3 Tips Memperhatikan Tanaman Anggur (Musim Hujan)

Anggur sebagai tanaman yang membutuhkan air dalam jumlah yang relatif sedikit dibanding tanaman lain akan sedikit mabuk :D dan kejang-jenag  jika diguyur air hujan terus menerus. Meskipun belum menemukan data pasti untuk daerah kita berapa banyak pasokan air yang dibutuhkan tanaman anggur secara proporsional.  Usaha kita hanya berdo’a dan memberikan perhatian exstra ketika musim penghujan datang karna bukan cerita lagi jika dimusim hujan akan banyak menemui kendala dan tantangan.

Berikut 3 hal yang mesti diwaspadai:

1. Populasi OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) meningkat.
Jika dimusim kemarau Kita kadang hanya dihadapkan dengan sedikit serangan hama dan penyakit, untuk musim hujan seperti ini saatnya kita masuk SIAGA-1, siapkan alat tempur terbaik (pestisida insektisida & pestisida pungisida).

Serangan OPT Downy Mildew yang sering sekali menyerang bagian pucuk daun bahkan bunga anggur akan sangat menyeramkan, ditambah dengan serangan grilya antraknosa rasanya sudah cukup beban penderitaan anggur kesayangan kita. ‘Ah ngeri ngeri sedap.!’ Untuk itu, Kita harus ekstra waspada, selalu memonitoring dan antisipasi sebelum semuanya terlambat.

Baca juga tips pembibitan cutting anggur 

dan cara pangkas pohon anggur yang baik

Gejala akibat serangan kedua OPT tersebut:

1. Downy Mildew (Jamur)

Gejala fisik awal biasanya berupa bercak kecil berwarna kuning, kemudian jika dibiarkan akan terus merambat sampai daun kelihatan kuning totol coklat mirip terbakar dan kadang  jika serangan penyakit parah, daun-daun tersebut dapat mengering sehingga daun akan mudah hancur dan tentu memiliki dampak negatif terhadap pertumbuhan pohon anggur secara keseluruhan akibat kerusakan dan kinerja daun tidak optimal. “Begono ceritane, cukup mengerikan bukan :D”

2. Antakronsa (gambar detail bisa dilihat dilik berikut Read)

a. Indikasi pada daun
– Daun anggur ditandai dengan bintik- bintik kecil, bulat gelap
– Bintik meluas dan berkembang menjadi berwarna pucat putih dengan tepi berwarna coklat dan kemudian hitam
– Membentuk lingkaran dan lobang pada daun.
– Infeksi berat mengakibatkan daun cacat, mengkerut dan drop tanpa didahului menguning.

b. Indikasi pada tunas/shoots/ranting
– Membentuk garis lurus memanjang dengan tepi berwarna abu dan coklat kemerahan.
– infeksi berat mengakibatkan ranting pecah dan rapuh.

c. Indikasi pada buah
– Size berry small (hanya mencapai diameter 6mm)
– Ditemukan bintik merah melingkar & dibagian tengah lingkaran berwarna abu kehitaman.
– Exstrimnya buah menjadi retak dan tidak membesar lagi akhirnya gugur.

Tips Antisipasi Mekanis:

– Rajin memperhatikan dan membuang daun atau ranting yang terindikasi infeksi kedua opt ini.
– Memperhatikan drainase setiap saat supaya bagian area penanaman anggur tidak tergenang.
– Membuat GH jika ada modal lebih :D
– Membuat pernyataan mundur jadi pengANGGURan ( jangan terlalu baperan )kikikkk
– Ya intinya sering patroli siang dan malam, begitu.

 

Tips Antisipasi Kimia:

– Siapkan alat tempur bermerk antacol (pestisida pungsida) lalu disemprotkan secara rutin.
– Nanti nunggu tukang obat berkomentar jika mau tahu merk merknya :D

2. Perebutan Nutrisi

Biji2an yang kadang kita buang dimusim kemarau saatnya menampakan kehidupan, ya salah siapa buang sampah tidak pada tempatnya :D. Perebutan nutrisi tanaman anggur kita VS gulma-gulma berkeliaran cukup mengganggu dan menguras tenaga. Selalu bawa pacul dan parang kemanapun Anda pergi, hihi, Kasihan dunk anggurnya masa malah gulma yang subur sedangkan anggur kerdil.

3. Kurang Intensitas Matahari

Yaaa mendung lagi, kapan mataharinya keluar, namanya juga musim hujan mak ya ademmm. Tanaman anggur kita tidak mau tahu bagaimana jalanya yang pasti mereka butuh sinar matahari yang cukup untuk berfotosintesis. Solusi bijaknya jika kita sayang sama itu anggur yaitu dengan cara mengatur tanaman jangan sampai terlalu rimbun supaya sinar masuk merata dan mengenai sasaran. Potongin aja yang kira2 mengahalangi, bisa terapkan jurus “potestock” siapa tahu bawa bunga. hihi.

TAMAT

TMAGROUP

 

 

 

  • Catatan & Spesifikasi Anggur Schiava Grossa

    Sekilas tentang anggur Schiava grossa/Black Hamburg/Trolyn.

    Dinegara Jerman nama varietas ini dikenal dengan sinonim Trollinger yang kemungkinan pertama kali ditanam di daerah South Tyrol dan Trentino, kemudian versi lain mengatakan bahwa jenis anggur ini berasal dari negara itailia yang dikenal dengan nama sinonimnya Schiava. Namun saat ini hampir secara eksklusif dibudidayakan diwilayah Württemberg Baden-Württemberg.

    Sebagai anggur meja, varietas ini kadang-kadang dikenal sebagai Black Hamburg dan kadang namanya suka tertukar dengan sinonim serupa yaitu Black Muscat (varietas yang sebenarnya hasil persilangan Trollinger dan Muscat dari Alexandria.

    Berikut deskripsi hasil ujicoba dinegri kita.

    by: Om Jimy

    – Nama Varietas: Schiava grossa/Black Hamburg/Trolyn.
    – Country of origin: Italia
    – Masa Pematangan buah: 120 hari
    – Ujicoba Penanaman:400 mdpl
    – Bentuk buah: bulat
    – Rasa: sedikit asam,dan manis bila pematangan sempurna
    – Diameter Buah: 20mm
    – Warna: Merah keunguan – mendekati hitam.
    – Daging Buah: kulit tebal
    – Berat Tandan: 100-125 gram
    – Brix: 18 -20 brix
    – Seedless/seeded: Seeded
    – Resistance terhadap jamur/air: yellow mildew
    – GA3 treatment: tidak
    – Jenis Rootstock: Roptstock
    – Dormex pasca pruning: no
    – Tingkat adaptasi: adaptif di dataran rendah sampai sedang
    – Teknik pruning: pangkas batang, cane, spur, potes pun jadi. :D

    Seperti biasa bahwa semua varietas & spesifikasi yang dipublikasikan adalah hasil dokumentasi kawan-kawan sebagai bahan informasi untuk memudahkan pencarian bagi yang membutuhkan.

    Untuk pengembangan dan pemantapan, silahkan Om/Tante bisa mencoba menanamnya sendiri.

  • Catatan & Spesifikasi Anggur Viking

    Anggur Jenis viking hasil persilangan Vostorg Krasnyj x Kodrianka. Dengan bentuk buah menarik, rasa manis dan cripsy, viking diantara jenis anggur yang wajib dimiliki setiap pengANGURAan :D.

    Deskripsi:

    – Nama Varietas: VIKING/ВИКИНГ
    – Country of origin: Ukraina
    – Hasil Persilangan: Vostorg Krasnyj x Kodrianka
    – Masa Pematangan buah: Early (100-11O days)
    – Bentuk buah: oval
    – Rasa: manis
    – Diameter Buah: (22 x 34 mm)
    – Warna: Hitam
    – Aroma: Harmonious
    – Kulit Buah: Tipis dengan daging padat
    – Berat Tandan: 500-700 g, up to 1 kg
    – Berat Butiran: 8-13 g
    – seeded: Berbiji
    – Resistance: mildew 3.5-4 points, to oidium – 3 points.
    – Frost resistance: -21 ° C;
    – Pollination Requirements: This Grape is (bisexual)
    – Jenis Rootstock:No
    – Dormex pasca pruning: no
    – Tingkat adaptasi: Baik
    – Teknik pruning: cane and spur

    Deskripsi diatas adalah hasil terjemahan dari situs саженец, jika ada kekeliruan ataupun yang perlu  ditambahkan silahkan masukan dikolom komentar.

  • Tips Penanganan Bibit Anggur Pasca Pengiriman

    Bibit hidup:

    1. Jika membeli bibit dari seller TMA, usahakan ketika datang diphoto kondisinya kemudian laporkan kepada seller bersangkutan.
    2. Biarkan bibit ditempat wadah dan media bawaanya dan tambahkan media tanam sampai polybag penuh lalu siram.
    3. Sementara hindari kontak langsung berlebihan dengan sinar matahari sampai bibit pulih dari stres kecuali pagi supaya sehat.
    4. Minggu pertama hindari pemberian pupuk kimia.
    5. Jika sudah keluar tunas baru, bibit siap dipindahkan ketempat yang lebih besar.

    Cutting:

    1. Rendam cutting dengan anti jamur jika sebelumnya belum ditreatment.
    2. Sayat bagian bawah cutting bentuk horizontal dan celupkan/oles perangsang akar.
    3. cutting siap disemai.

    Sekian & Semoga membantu.

    Tips lainya tambahkan dikolom komentar.

    TMAGroup.

  • Tips & Teknik Grafting Anggur

    Dalam dunia sambung menyambung ada istilah scions ( entres atau batang atas yang dipakai buat sambungan) dan stock atau rootstock ( batang bawah buat nempelin entres).

    Tujuan dilakukanya okulasi adalah:

    1. Memperoleh bibit atau pohon anggur hasil sambungan yang Kita harapkan lebih baik sesuai label varietasnya.
    2. Menjadikan pohon anggur yang lebih vigor dan cepat berproduksi.
    3. Membuat pohon anggur lebih kokoh dan tahan terhadap serangan hama sesuai dengan spesifikasi dan ketahanan rootstock yang digunakan.
    4. Memperbaiki jenis tanaman yang telah tumbuh dengan jenis yang diharapkan.
    5. Menghasilkan pohon anggur dengan berbagai macam jenis varietas bermacam-macam.

    Sebanarnya kalau melihat referensi, batang bawah yang biasa dijadikan rootstock hanya dari varietas tertentu yang spesifikasinya sudah memenuhi standar untuk dijadikan batang bawah dan dari vitis rupertis X riparia atau berlandieri X riparia seperti jenis SO4, Richter, 5BB, 5C, Freedom, Paulsen dll, yang mana sudah diuji karakternya terhadap serangan nematoda, phylloxera dan beradaptasi tinggi terhadap lingkungan setempat.

    Akan tetepi karna jenis diatas sangat sulit didapatkan bahkan mungkin saja belum ada yang punya atau masih disembunyikan :D, maka kita berbondong-bondong mencari solusi penggantinya dan ditemukanlah jenis bandel, kecut, tahan banting, tidak manja, termasuk miss primadona dan rajin berbuah adalah Isabella dari vitis labrusca yang menurut jumhur peng-anggur-an cukup baik digunakan. Ngikut ae lah, heuheuh.

    Back to grafting

    Pada praktek sambung batang anggur ini bisa dilakukan dengan berbagai metode dan variasi. Edisi kali ini akan diambil 2 teknik yang lazim dan tidak begitu sulit dilakukan ” menurut saya” :D

    Sebelumnya persiapkan terlebih dahulu entres dan rootstocknya, untuk entres bisa diambil dari batang muda atau tua tidak masalah dan untuk stock bisa yang sudah berakar (Rootstock), masih cutting/stek atau sudah berupa pohon, yang terpenting usahakan keduanya berdiameter sama atau mendekati.

    Kodenya seperti ini: —>
    Entres batang muda VS Rootstock (Bareroot)
    Entres batang muda VS Pohon (ditempel)
    Entres batang muda VS Cutting Hijau ( Don’t try bisa lembek :D)
    Entres batang tua VS Rootstock
    Entres batang tua VS pohon (ditempel)
    Entres batang tua VS Cutting Tua

    kedua yang harus dipersiapkan adalah pisau tajam/silet/cutter/ golok boleh :D dan tape grafting atau tali plastik buat mengikat. Semua harus bersih dan steril untuk menghindari infeksi bakteri.

    Praktek—>

    1. Model Cleft Graft / V graft
    – Bagian Scions/entres dipotong miring kiri kanan membentuk hurup V
    – Bagian stock dibelah tengah
    – Tempel dan ikat kencang dengan tape grape
    – Done.


    2. Model Whip Graft
    – Bagian sction dipotong miring satu arah
    – Bagian stock dipotong miring satu arah
    – Tempel dan ikat kencang jangan sampai air masuk atau angin :D
    – Done.


    TMA Group

Leave a Reply