Analisa Usaha Budidaya Anggur

Catatan 12-29-2017 (Analisa Usaha Anggur)
Let’s Go Together
 
#Pendahuluan:
 
Salam sejahtera teruntuk semua warga pecinta anggur dimanapun berada, salam sejahtra & sukses selalu.
 
Meningkatnya para pemerhati tanaman anggur skala rumahan dengan pemanfaatan lahan pekarangan sudah mulai menyentuh angka yang cukup dijadikan data bahwa virus virus anggur bisa dengan cepat menyebar meskipun 99% belum menuju target produksi buah, namun sikap optimisme kawan-kawan sudah sangat jelas terlihat.
 
Kesuburan tanah tempat kita berinjak adalah anurgrah yang wajib disyukuri, tinggal bagaimana kita memanfaatkanya secara maksimal dan bijaksana. Lets go together ‘Kita mulai dari diri & bersama kita bisa.
 
Misi mengajak masyarakat setempat untuk terlibat dalam pengembangan anggur skala rumahan bisa menjadi langkah awal dalam proses uji coba dan tebar pesona bagi yang lain. Usaha mengkikis paradigma yang selama ini menjadi momok menakutkan dan penghambat baik mental maupun spiritual akan sangat penting untuk perjalanan anggur kedepan. Asumsi masyarakat bahwa anggur tidak bisa produktif dengan baik dan ditambah bumbu warisan keyakinan tanpa dasar selalu melahirkan sikap pesimitis. Inilah diantara tugas kita sebagai peng-ANGGUR-an dalam memperbaikinya.
 
Jikalau melihat perkembanganya, sudah banyak varietas anggur yang behasil dibuahkan yang tentunya akan menjadi dokumentasi dan data penting untuk dijadikan bukti bahwa budidaya anggur skala besar memiliki potensi strategis yang cukup baik untuk persaingan kedepan.
 
Oleh sebabnya, kelompok tani dan pemerintah daerah memegang peranan penting untuk secara bersama-sama melangkah, menganalisis potensi dan survei yang kemudian menjadikan komoditas anggur sebagai sumber pendapatan ekonomi tambahan dalam meningkatkan kesejahtraan penduduk. Maka dianggap perlu adanya kebijakan yang mengarahkan kepada pemanfaatan lahan-lahan yang belum tergarap secara optimal sebagai fasilitas kondusif untuk kegiatan usaha tani anggur.
 
#Kondisi_Alam:
 
Jika dibanyak referensi mennyatakan bahwa pertumbuhan anggur hanya akan baik dan produktivitas tinggi ketika dibudidayakan didaerah dataran rendah dengan suhu rata-rata siang hari 28-35 °C) kelembaban udara 75% sd 80%, namun hal tersebut tidak menjadi tolak ukur bagi siapa saja yang berkeinginan terjun budidaya dan bukan pula keadaan daerah dibawah standar kelayakan tidak cocok untuk budidaya anggur.
 
Kita sebagai penghobi sudah membuktikanya menanam dibeberapa daerah berbeda dengan tingkat suhu bervariasi, hasilnya cukup signifikan dan tidak menjadi kendala berarti. Data terbaru menunjukan bahwa percobaan yang dilakukan di 1500-1800 mdpl hasilnya tidak kalah dengan 10-300 mdpl.
 
Kendala terbesar menurut hemat saya terdapat pada curah hujan tinggi yang kadang tidak bisa diprediksi untuk wilayah tertentu, sehingga demi tercapainya target perlu optimalisasi dan antisipasi dengan cara budidaya dibawah naungan plastic UV. Metode ini akan memberikan nilai positif terkait managament dan meminimalisir gangguan hama & penyakit.
 
Dalam meningkatkan produktivitas dan mutu anggur perlu diterapkanya teknologi, sistem tepat dan metode teruji hasil adopsi dari negara penghasil anggur sebagai referensi dalam penerapan system meskipun berada diiklim berbeda. Sampai detik ini, KitaTidak bisa menafyikan bahwa kiblat khazanah ilmu anggur masih harus merujuk negara subtropika meskipun pada kenyataaya bertolak belakang dari segi geogerafis dan iklim. Perjalanan waktu masih panjang untuk terus berkreasi & berinovasi menuju hari esok yang lebih baik.
 
Secara ekonomis budidaya anggur merupakan investasi jangka panjang yang memerlukan waktu relatif lama minimal dua tahun untuk menghasilkan produksi stabil walaupun secara faktual dalam jangka satu tahun sudah bisa memproduksi buah perdana. Kondisi ini karena pada tahun pertama pohon anggur masih dalam tahap fondation sehingga secara perhitungan investasi termasuk merugi.
 
Proporsi pengeluaran biaya yang diperlukan tahun pertama cukup besar karena dana yang diperuntukan untuk pengadaan benih, sarana & prasarana yang dibutuhkan kemudian pada tahun berikutnya akan berkurang karna hanya diperlukan buat biaya oprasional tetap termasuk pegawai, pupuk dll.
 
#Tujuan:
 
Perencanaan budidaya anggur ditujukan untuk meningkatkan kegiatan daerah, dunia usaha dan masyarakat umum, dimana sasaran yang hendak dicapai adalah:
 
– Terwujudnya panduan/percontohan awal dalam perencanaan dan pengembangan jangka panjang yaitu agrowisata.
 
– Terwujudnya motivasi bagi masyarakat untuk lebih mencintai dan berpartisipasi dalam upaya meningkatkan sumber daya alam hortikultura khususnya anggur.
 
– Terwujudnya peningkatan ekonomi dan pendapatan daerah/masyarakat.
 
– Mendorong apresiasi yang lebih baik bagi masyarakat luas tentang pentingnya mengembangkan sumber hortukultura sebagai penompang ekonomi daerah.
 
– Memberikan nilai tambah bagi produk-produk lokal dan meningkatkan pendapatan sektor agribisnis.
 
– Merangsang tumbuhnya lapangan kerja baru bagi penduduk setempat.
NEXT….
 
-> KOMPONEN:
-> METODE PENERAPAN:
-> ANALIS USAHA & KENUNTUNGAN
 
TMAGROUP

  • Tips Penanganan Bibit Anggur Pasca Pengiriman

    Bibit hidup:

    1. Jika membeli bibit dari seller TMA, usahakan ketika datang diphoto kondisinya kemudian laporkan kepada seller bersangkutan.
    2. Biarkan bibit ditempat wadah dan media bawaanya dan tambahkan media tanam sampai polybag penuh lalu siram.
    3. Sementara hindari kontak langsung berlebihan dengan sinar matahari sampai bibit pulih dari stres kecuali pagi supaya sehat.
    4. Minggu pertama hindari pemberian pupuk kimia.
    5. Jika sudah keluar tunas baru, bibit siap dipindahkan ketempat yang lebih besar.

    Cutting:

    1. Rendam cutting dengan anti jamur jika sebelumnya belum ditreatment.
    2. Sayat bagian bawah cutting bentuk horizontal dan celupkan/oles perangsang akar.
    3. cutting siap disemai.

    Sekian & Semoga membantu.

    Tips lainya tambahkan dikolom komentar.

    TMAGroup.

  • Selfie Terkece dan Terkeren versi TMA

    Setelah ditutupnya lomba selfie terkece versi TMA minggu kemarin yang hasil pilihan panitia tungal ‘Om Mas Ben menjagokan Tant Dewi Septiana Sulira sebagai urutan pertama.

    Karna Momen seperti ini mungkin sulit untuk diulangi lagi, maka Panitia berinisiaif mendokumentasikan karna bisa dibilang cukup spesial dan merupakan lomba selfie perdana yang diselenggarakan.

    Nah yuk bagi kita yang belum lihat bagaimana photo-photo kece dan kerenya mereka :D, lihat satu2. Klik untuk zoom gambar

  • Catatan Anggur Laura (Table Grape)

    Anggur Jenis Laura

    Diantara sekian banyak daftar varietas kategori table grape asal Ukraina yang masuk kedalam  varietas unggul, sekarang sudah berhasil dibuahkan dinegri Kita yaitu jenis “LAURA/Лора”

    Spesifikasi & Hasil Ujicoba

    Klik untuk memperbesar gambar

    – Nama Varietas: “LAURA/Лора”
    – Country of origin: Ukraina
    – Pematangan buah: 110-115 HSP+ dan untuk wilayah BANDUNG-JABAR membutuhkan waktu ± 100 HSP termasuk early.
    – Uji coba penanaman: 1600 mdpl.
    – Bentuk buah: silinder atau oval
    – Memiliki Rasa Manis dan kulit buah cendrung tipis
    – Aroma: kurang dominan dibanding jenis lainya.
    – Brix: None
    – Memiliki biji 1-2 untuk buah yg besar dan seedless untuk buah sedang dan kecil
    – Cukup Tahan terhadap hujan.
    – Adaptasi terhadap lingkungan baru cukup fleksibel.
    – Teknik pruning: none
    – Potensi bud fruitful : none

    Bagaimana apakah Om/tante tertarik menanamnya..?

    Lihat juga deskripsi anggur jenis lainya:

    Catatan Tentang Anggur Ninel

    Catatan Anggur Prabu Bestari (Table Grape)

    Catatan Tentang Anggur Julian

    Catatan Anggur Laura (Table Grape)

    Catatan Tentang Anggur Crimson Seedless

    Catatan Tentang Anggur Jupiter

    Catatan Anggur Schiava Grossa

    Catatan Anggur Black Panther

    Catatan Anggur Galahad (Table Grape)

    Catatan Anggur Red Globe

    Catatan Anggur Jenis Beauty

    Catatan Tentang Anggur Tuzbordo

    Catatan Tentang Anggur Bazhena

    Catatan Tentang Anggur Vanessa

    TMAGROUP

  • 3 cara memangkas anggur.

    Untuk menjadikan suatu varietas yang kita tanam supaya memberikan hasil produksi baik tidak semudah membalikan telapak tangan. Tahap pemeliharaan dan persentase adaptasi suatu jenis diwilayah tertentu akan sangat menentukan nasibnya. Jenis A ditanam didaerah A belum tentu sama dengan jenis A yang ditanam didaerah B. Maka dari itu perlu adanya uji coba menanam berbagai varietas dibeberapa daerah yang alhamdulillah sampai sekarang hal itu sudah terealisasi.

    Langkah selanjutnya yaitu bagaimana Kita mengumpulkan data dari hasil uji coba didaerahnya masing-masing dengan basis penanganan & pengaruh lingkungan adaptasi berbeda yang kemudian kita rangkum dan simpulkan sebagai bahan rekomendasi kepada kawan yang serius mengembangkanya tanpa harus menghabiskan energy dalam mencari referensi sistem pruning yang baik dan uji coba pemangkasan yang cocok untuk jenis yang ditanamnya.

    Basis Pruning types.

    1. High cultivars menggunakan Short spurs (2 buds)
    2. Medium cultivars Half-long/short canes (5-8 buds)
    3. Low cultivarsCanes menyisakan (10-14 buds)

    Sebab tidak semua cultivars hasil riset orang bule bisa kita ketahui lewat internet, jadi menurut saya kita harus lebih giat lagi mencoba dalam menentukan pemangkasan mana yang cocok untuk jenis yang kita tanam.

    Urgensitas mengetaahui Bud position and fruitfulness, saya kira tidak bisa kita diremehkan meski hal tersebut sangat sulit karna dipengaruhi intensitas cahaya, suhu setempat bahkan mungkin pemupukan.

    Jika pada kenyataanya kita sekarang hanya menggunakan pemangkasan bebas tanpa didasari niat menjadikan suatu varietas yang kita tanam benar2 menjadi andalan dengan spesifikasi dari hasil uji coba kita sendiri.

    Mulai saat ini, Saya berharap kawan-kawan yang sudah menanamnya dan berbuah untuk bisa sharing setidaknya sebagai acuan pertama untuk lebih baik kedepan. Menurut hemat saya untuk antisipasi mendapatkan potensi fruitful ada dibagian ujung ranting, sebaiknya kita mencoba dari cane-long-pruned, baru setelah karakternya kita pahami sedikit demi sedikit kita kurangi sampai pada batas kecocokan jenis tersebut.

    Data berikut adalah teknik pruning sebagian varietas yang direkomendasikan dinegara luar tapi bukan berarti akan cocok kita adopsi karna dengan berbagai alasan diatas.

    Untuk lebih memahami teknik pruning diatas lihat ilustrasi dilink berikut KLIK

    KLIK UNTUK FULL PICTURE

    TMA GROUP