Cara Mudah Semai Cutting/Stek Anggur (LENGKAP)

Banyak cara yang digunakan untuk meyemai cutting/stek anggur berikut media yang digunakan. Mulai dari semai air, pendam dengan cocopeat, sampai tancap masal dalam satu wadah besar. Terlepas dari semua itu, berikut tips semai cutting anggur termudah dengan megunakan media sederhana dan tingkat keberhasilan cukup tinggi.

By: Hasan

Media tanam yang digunakan:

  1. Tanah diambil dari bekas galian pohon pisang 25 kg
  2. Kohe kambing 5 kg
  3. Sekam bakar 1/4 karung ukuran 50 kg
  4. Tambahkan EM4 secukupnya kemudian semua media campuran harus didiamkan selama -+ 3 minggu.

Langkah:

  • Siapkan wadah berisi air sumur, pam atau air hujan, kemudian campurkan fungisida+atonik+B1 sesuai dosis dalam kemasan.
  • Kenali posisi mata tunas jangan sampai terbalik ketika tancap. Bagian bawah biasanya terdapat goresan bekas tangkai daun.
  • Potong bagian bawah cutting sekitar +- 2cm dari mata tunas.
  • Sayat 3 atau 4 goresan pada bagian bawah cutting secara horizontal.
  • Selanjutnya cutting direndam dengan air yang sudah dicampur fungisida selama 1 malam. lalu ketika sudah setelah proses perendaman angkat dan tiriskan.
  • Dihari berikutnya, ambil sedikit air dari sisa rendaman cutting ke dalam wadah secukupnya, Lalu tuangkan perangsang akar bentuk powder/pasta//cair, bebas sesuai yang dipesiapkan kemudian aduk hingga merata.
  • Rendam bagian bawah cutting dengan larutan perangsang akar beberapa saat sekitar 1/2jam, kemudian angkat dan diamkan selama beberapa saat.
  • Selanjutnya bungkus bagian atas cutting dengan plastik wrap/parfilm/lilin untuk menjaga kelembaban ketika kita semai.
  • Sediakan wadah semai berupa polybag atau cup pop ice atau apa saja yang bisa dipergunakan untuk penyemaian.
  • Masukan media tanam yang sudah kita persiapkan kedalam polibag lalu padatkan, pastikan media benar-benar padat dengan cara menekanya dengan jari. Cutting siap disemai.

Sekian dan semoga bermanfaat.

  • Tips Mencangkok Anggur Tanpa Kerat.

    Tips Mencangkok Anggur (Alami) Tanpa Kerat.

    Diantara teknik perbanyak bibit anggur secara vegetatif yaitu dengan cara dicangkok. Jika dalam tanaman lain dengan menggunakan teknik ini diharapkan cepat berbuah, tapi untuk anggur saya pribadi tidak yakin akan secepat itu karna tetap melalui step pembentukan (bahan diskusi).

    Baca juga tips pembibitan anggur dari cutting disini

    Untung & rugi:

    1. Sifat cangkok anggur yang dihasilkan akan sama dengan induknya meski belum berbuah atau mencangkok dari batang air, tidak lazim memang karna baisanya mencangkok dilakukan pada tanaman yang sudah berbuah.
    2. Teknik mencangkok anggur lebih praktis dibanding teknik stek dan okulasi. Faktanya bisa dilihat sendiri bahwa akar anggur meskipun hanya terkena media air atau keadaan area setempat lembab akan mudah mengeluarkan akar.
    3. Jika pohon induk terlalu banyak dicangkok biasanya akan sulit dibuahkan karna cabang yang berpotensi produktif pembawa bunga habis (cangkok tingkat extrim), curhatan Om Kresno Dewanto :D

    Tips:

    1. Siapkan media cangkok (cocopeat/tanah/dll)
    2. Siapkan wadah plastik, gelas plastik, polybag atau apa saja yang bisa menampung media cangkok.
    3. Setelah media cangkok siap, Bungkuskan/tempelkan pada bagian cabang yang hendak dicangkok. (entah hasil kerat, sudah keluar akar, atau bahkan tanpa kerat semua memungkinkan berhasil)

    -> selesai, hanya dengan 3 step diatas om/tant sudah memiliki bibit hasil cangkok sendiri.
    -> Hasil dari 5 percobaan mencangkok tanpa kerat 100% berhasil (Oleh Om Mustafa Akafi)
    -> Nanti ada tambahan dari ahli cangkok dikolom komentar.

    Selamat mencangkok ria

    TMAGRoup.

  • Hama & Penyakit Tanaman Anggur

    Sahabat TMA yang baik hati & tidak sombong :D. Semoga beneran.Amin

    Dalam budidaya tanaman tidak terkecuali anggur, pasti Kita dihadapkan dengan berbagai kendala entah serangan hama atau infeksi penyakit yang kadang sulit mencari sulusinya. Liku perjuangan dari mulai menanam cutting/stek tidak sedikit menyita pikiran dan tenaga. Tapi tetap semangat dan berdoa meski hasilnya kadang keluar dari jalur yang diinginkan.

    Edisi kali ini Kita akan sedikit mengenal beberapa penyakit dan hama yang menjadi musuh bubuyutan tanaman anggur.

    Sebelumnya seperti biasa siapkan alat perang, eh tulis, kopi pahit, padud, terutama cemilan jangan terlewatkan :D.

    Back to point…

    • HAMA

    1. Phylloxera Vitifolia
    Hama ini menyerang tanaman anggur di semua umur baik tanaman yang masih bibit maupun yang sudah tua, dan akibat yang ditimbulkannya adalah kering dan mati. Infeksi bagian tanaman yang diserang adalah daun dan akar tanaman secara langsung. Gejala umum yaitu daun terbentuk bisul-bisul kecil sedangkan akar tanamannya membengkak seperti kutil. Letak hama Phylloxera Vitifolia menetap di bawah kulit batang yang terkelupas dan dalam jaringan akar.

    2. Kumbang Apogonia destructor
    Berbentuk kumbang kecil dan warnanya hitam mengkilat. Bagian yang diserang adalah daun anggur saat waktu malam hari dan karakteristik kumbang Apogonia destructor adalah mudah tertarik oleh sinar lampu.

    3. Wereng Daun
    Akibat yang ditimbulkan dari serangan wereng ini adalah menyebabkan daun anggur berbintik putih, kemudian menjadi kuning coklat kemudian gugur.

    4. Kutu Putih
    Akibat yang terlihat dari serangan kutu putih ini adalah dapat menyebabkan pucuk/tunas menjadi kerdil.

    5. Ulat Daun
    Sesuai dengan namanya bagian yang diserang adalah bagian daun yang menjadikan daun anggur sebagai makanannya.

    6. Rayap
    Akibat yang terlihat jika serangan rayap datang saat menggerogoti akar tanaman yang masih muda sehingga membuat jadi layu yang akhirnya akhirnya mati.

    Penanggulangan yaitu dengan menyemprotkan insektisida pada bagian yang terkena hama yang dilakukan secara rutin. Tanya tukang obat :D ‘ sesuai hama yang mau dibasmi.

    • PENYAKIT

    A. (Die-back) adalah terjadinya kematian ranting atau cabang pada tanaman anggur dari bagian ujung atas kemudian meluas kebagian bawah akibat serangan patogen tanaman “Eutypa armeniacae” yang mengakibatkan terjadinya perubahan seperti pada bentuk cabang, ukuran, warna, tekstur dan kwalitas buah. Juga merupakan akibat kandungan air dalam tanah yang tinggi dan miskin unsur Cu (logam)

    Gejala:

    • Terjadi perubahan bentuk dan warna cabang/ranting tidak normal disebabkan etioplas (kurangnya cahaya sinar matahari)mulanya ditandai dengan munculnya getah berwarna kuning mengkilap diujung cabang kemudian keropos, mengering.
    • Curl/keriting, menguning dan kerdil dibagian daun dari cabang yang terinfeksi.
    • Pertumbuhan cabang pembuahan tidak sempurna dan mengakibatkan bunga berguguran atau buah tidak matang dan kurang berkwalitas.

    B. Lichen/lumut kerak sebagai dua organisme komposit yang terdiri dari alga biru/hijau dengan jamur jenis Ascomycotina atau Basidiomycotina yang bisa kita temukan pada kulit, cabang/ ranting pohon anggur,terutama sering terjadi dibeberapa lingkungan yang memiliki cuaca panas extrim,tidak terkecuali Indonesia kalau datang musim kemarau bisa mudah terinfeksi.

    C. Downy Mildew (Jamur)
    Gejalanya fisik yang kelihatan adalah daun kelihatan kuning, di bagian bawah terlihat ada tepung warna putih-kuning. Daun, bunga maupun tandan muda bisa mati bila terkena penyakit ini terutama saat musim penghujan atau kelembaban yang tinggi.

    D. Powdery Mildew

    Gejala fisik yang terlihat adalah pada permukaan daun terdapat bedak tipis putih kelabu. Bagian yang diserang pada tanaman anggur adalah bagian pucuk, bunga dan buah muda bahkan dapat merusak ranting sehingga jadi kerdil dan rusak.

    E. Penyakit busuk hitam

    Akibat yang ditimbulkan dari penyakit busuk hitam ini adalah buah anggur menjadi keriput, busuk dan gugur.

    F. Phakospora Vitis
    Ciri fisik yang terlihat adalah daun bagian bawah tertutup tepung berwarna orange (massa sporanya).

    G. Peronospora

    Bagian yang diserang adalah bagian daun anggur. Jika keadaan udara terlalu lembab, maka jamur ini menyerang daun anggur dan dapat dikenali karena spora berwarna kuning di bawah daun.

    Penanggulangan penyakit secara mekanis dan kimia

    • Menata dan merapihkan ranting tanaman anggur dengan selalu diikat pada kawat rambatan.
    • Menjaga kelembaban sekitar tanaman anggur
    • Membuang ranting tidak produktif dan ranting terinfeksi yang kemudian membakarnya diluar area perkebunan.
    • Penyemprotan pestisida dengan bahan aktif tembaga oksiklorida, (28,5%) /100 liter air dengan jarak semprot 250cm dari tanaman.
    • Penyemprotan fungisida dengan bahan aktif tembaga hidroksida 250 g / 100 liter air.
    • Penyemprotan pestisida dengan bahan aktif Tembaga oksi sulfat (10%) atau belerang dengan kadar 125 g/100liter air.
    • Selalu menjaga kadar air tanah jangan sampai perakaran tanaman anggur tergenang air.
    • Menambahkan sedikit pupuk berunsur Cu (logam) bertujuan untuk pembentukan enzim-enzim dan pemulihan hijau daun (khlorofil)

    Sumber artikel: Kumpulan hasil searcing Mbah Google.

    TMA-Group

     

  • Catatan & Deskripsi Anggur Manicure Finger

    Sayang sekali jika Anda sebagai pecinta anggur belum memiliki dan menanam jenis Manicure Finger. Jenis ini termasuk favorit dan banyak dicari, lhoo kenapa? ya pertama karna bentuk buah lonjong dan diameter buah diatas rata2 akan memberikan kepuasan tersendiri bagi pemiliknya.

    Bisa dikatakan hampir 99% sudah dimiliki para pecinta anggur diberbagai daerah dan hampir sudah bisa nikmati buahnya.

    Jenis ini juga termasuk jenis yang biasanya masuk etalase rekomended untuk para pemula diberbagai group anggur.

    Ayo tunggu apa lagi segera hunting bibitnya dan hiasi pekarangan rumah Anda dengan anggur jenis ini.

    Berikut deskripsinya:

    Nama Varietas: Manicure Finger
    Persilangan: Unicorn x Baladi2
    Warna buah: merah/violet bercorak kuning jika belum 100% matang
    Bentuk: Oval
    Rasa: manis
    Berat butiran: 13-20gram
    Diameter rata2 buah: P 46mm, L21mm
    Pematangan: 110-120 hari
    Tingkat adptasi: sangat baik & vigor (rekomended)

    Lihat videonya di YOUTUBE

    Lihat varietas buah lainya dara koleksi warga tma disini

    TMAgroup

  • Manfaat Giberrelin GA3 Untuk Anggur.

    Aplikasi Giberrelin GA3 Pada Anggur.

    klik gambar untuk zoom

    Asam Gibberellic (GA3) adalah senyawa alami/hormon tanaman yang disebut gib-berellins. Ada 2 respont pasca aplikasi GA3 pada cluster yaitu:

    Respon Positif:
    a. Biasanya anggur kategory seedless (tanpa biji) memiliki ukuran diameter standar secara alami, namun setelah aplikasi gibrelin sering kali secara dramatis meningkatkan size berry. kenapa ? presumably because they partially substitute for the natural production of gibberellins from seeds.

    b. Aplikasi GA3 pertama pada waktu midbloom/timing bloom tidak hanya bisa meningkatkan ukuran berry namun pada beberapa varietas tertentu bisa mengurangi jumlah butiran buah per/cluster. Waktu optimum untuk aplikasi dalam upaya meningkatkan ukuran buah sering dilakukan pada timing berry berdiameter 4 sampai 12 mm, dengan 1 atau 2 kali semprot/celup.

    c. Aplikasi percobaan GA3 untuk varietas tanpa biji yang sebelumnya belum pernah dilakukan treatment GA3 dengan konsentrasi 40-50 ppm hasilnya cukup efektif, namun kadang hanya 25 ppm yang harus digunakan pada jenis tertentu seperti ‘venesa dan hanya 5 ppm yang dianggap optimal untuk beberapa varietas lainya.

    Respon Negatif:
    a. Aplikasi GA3 juga memiliki efek negatif pada buah anggur, pengaruh terhadap rasa buah, penuruan ketahanan pada musim dingin dan penurunan tingkat kesuburan. Jadi gunakanlah dengan bijaksana dan sesuai aturan.

    b. Regulator pertumbuhan tanaman (PGRs), seperti GA3, diklasifikasikan sebagai pestisida dan mungkin disebagian wilayah tertentu penggunaanya tidak direkomendasikan untuk anggur atau untuk kultivar tertentu.

    c. Memiliki efek pada homeostasis redoks, yang berpotensi menyebabkan kerusakan sel (we found that GA3 application had an effect on redox homeostasis, which could potentially cause cell damage and subsequent seed abortion.)

    Pertanyaanya adalah Kenapa cluster/tandan buah yang terlalu bergerombol sering kali bermasalah dan membuat buah tidak optimal..?

    Karna pada beberapa varietas anggur, ketika set buah yang berlebihan dapat menyebabkan terlalu berdesakan yang berdampak pada buah rentan membusuk dan size tidak serempak. Dengan demikian, kita sering melakukan penjarangan jumlah buah dalam 1 tandan, terutama pada categori table grape. Maka dari itu, penjarangan buah dan aplikasi asam giberelat (GA3), dapat menjadi solusi terbaik untuk mengatasi hal diatas.

    Aplikasi & Dosis:

    Jumlah GA3 yang dibutuhkan untuk optimalisasi size berry tergantung pada varietas dan beberapa faktor lainnya, namun 10 sampai 60 g /H adalah termasuk tingkat dosis pada umumnya. GA3 juga dapat diterapkan 1x atau beberapa kali pada varietas tertentu.

    Waktu aplikasi sangat penting dan juga bervariasi , bagi banyak varietas, aplikasi pertama dilakukan pada awal ketika kondisi bunga mekar (Timing bloom) 50%-90%,  selanjutnya pada timing  size berry, atau ketika diameter buah mencapai sekitar 3-5 mm,6-7mm,4-5mm,8-10mm dan 12-15mm. Telat Aplikasi akan berdampak pada waktu pematangan buah terlambat dan bisa menghambat terhadap penyempurnaan set warna buah.

    Pada Anggur seeded(Berbiji) umumnya aplikasi dengan GA3 sekitar tiga minggu sebelum mekar dengan larutan yang mengandung 1 sampai 10 mg/L, hanya hasilnya akan kurang responsif terhadap perlakuan GA3 dibandingkan varietas seedless. Maka dari itu, penggunaan GA3 terhadap jenis anggur berbiji dengan tujuan untuk meningkatkan ukuran/size buah tidak terlalu banyak dilakukan.

    Adapun untuk anggur seedless (Tanpa biji) pada umumnya berlaku antara 0,5 sampai 20 g / hektar dan jenis seedless lebih toleran terhadap GA3 daripada anggur seeded.

    Berikut table hasil percobaan terhadap anggur jenis  Berbiji jenis Khoyo-Red Globe-Thomson Seedless

    Karna artikel ini hasil terjemahan sealakadarnya dari beberapa sumber, jadi jika ada kesalahan terjemah yang kurang sesuai atau informasi yang terlampir kurang tepat dan tidak sama dengan referensi yang om/tante temukan diartikel berbeda, mohon dikoreksi dan diluruskan.

    NEXT Article:
    -> PGR for improving grape berry color
    -> Forchlorfenuron (CPPU), a synthetic cytokinin

    TMAGROUP

2 thoughts on “Cara Mudah Semai Cutting/Stek Anggur (LENGKAP)

Leave a Reply