Catatan & Spesifikasi Anggur Velez

VELEZ adalah salah satu jenis anggur Hybrid hasil persilangan Sofia X Rusbol oleh seorang pemulia tanaman anggur Zagorulko Vitaly Vladimirovich dari wilayah Zaporozhye. Jenis ini termasuk koleksi terbaik yang telah memenangkan medali emas pada kompetisi international di Simferopol dan membawanya sebagai jenis anggur paling populer dan memiliki prospek bagus diwilayah CIS Ukraina.

Diantara keunggulan jenis ini diantaranya termasuk kategory very early/pematangan tidak terlalu lama, hanya memakan waktu -+100-105 hari. Ukuran tandan buah beratnya bisa mencapai 1500 gram bahkan sering sekali mencapai ukuran yang sangat fantastik up 3 kg. Ditambah dengan polesan warna kulit luar pink dan bentuk buah oval sudah begitu menjadi daya tarik luar biasa.

Deskripsi:

– Nama Varietas: VELEZ/ВЕЛЕС
– Country of origin: Ukraina
– Masa Pematangan buah: very early (100-105 days)
– Bentuk buah: oval
– Rasa: manis
– Diameter Buah:
– Warna: pink
– Aroma: Muscat flavor
– Kulit Buah: Tipis
– Berat Tandan: 500-1500 g, up to 3 kg
– Berat Butiran: 4-6 g
– seeded: Berbiji
– Resistance terhadap jamur dan oidium: to mildew and oidium 3.5 points
– Frost resistance: -21 ° C;
– GA3 treatment: 40 mg/L (Pre Bloom stage – 10 hari setelahnya)
– Jenis Rootstock:No
– Dormex pasca pruning:
– Tingkat adaptasi: Baik
– Teknik pruning: cane (8 mata tunas)

Deskripsi diatas hanyalah hasil terjemahan dari situs саженец, jika ada kekeliruan ataupun yang perlu ditambahkan silahkan masukan dikolom komentar.

  • Laporan LGT bulan juni 2017.

    Nama-nama yang masuk sesi selanjutnya di LGT 1.2&3.
    _____________

    LGT PART -1

    1. Adjie -> Update
    7. Adi rahman -> Update
    14. Budiyanto -> Update
    22. Yuyun -> Update
    27. Aanwar -> Update
    30. Hendry -> Update
    35. Indra -> Update
    41. Jarwanto -> Update
    47. Mulyadi -> Update
    53. M azhar -> Update
    56. Nur ali -> Update
    60. Romi ardiansyah -> Update
    68. Ridwan Itje thea -> Update
    74. Suparjan -> Update
    78. Samirzon -> Update
    80. Taufik hidayat -> Update
    82. Tri wahyuni -> Update
    86. Vitri Anggriani -> Update
    87. Wisbar -> Update
    93. Mas yadi kokka -> Update
    94. Yunus Indra -> Update
    107. M yusuf -> Update
    110. Supri handoko -> Update
    116. Setiadi tailor -> Update
    119. W bayu g murti -> Update
    120. Bambang dwi -> Update
    122. Aryo -> Update
    130. Kaerudin -> Update
    132. Sasa -> Update
    137. Dyah layung -> Update
    141. Muslehadi -> Update
    144. Dwi martawi -> Update
    67. Rio aditya
    ___________

    LGT PART -2

    Benny kurniawan –> hidup 2
    Selis tyanto –> hidup 3
    Nooray Ali -> hidup 3
    Bre kabhumian -> hidup 5
    De arfendie -> hidup 2
    Sri anita -> hidup 5
    Elly rochlia -> hidup 2
    Thoyeb -> hidup 2
    ____________

    LGT PART -3

    1. Mdwim martawi -> Update
    2. Kodok idjoe -> Update
    3. Tiyin sutinah -> Update
    4. Nooray ali -> Update
    5. Slamet mukidi -> Update
    6. Setiadi tailor -> Update
    7. Muhammad mursyid -> Update
    8. Agus soesanto -> Update
    9. Setiawan iwan -> Update
    10. Hasan -> Update
    11. Wahyu -> Update
    12. Eliss Elisajja -> Update
    13. Fahmi Rakha -> Update
    14. Rohmandolop -> Update
    15. M Hary adv -> Update
    16. Rizki alid -> Update
    17. Ayu jogja -> Update
    18. Yulia latief -> Update
    19. Mulyadi -> Update
    20. Hen bo bon -> Update
    21. Yuni djarkasih -> Update
    22. Tini suwartini -> Update
    23. Dadan kurniawan -> Update
    24. Tri idra jaelani -> Update
    25. Pak ros canarys -> Update
    26. W bayu g murti -> Update
    27. Madhe sumardhana -> Update
    28. Yusep bray -> Update
    29. Algca vatira -> Update
    30. Kang bro bin mas bro -> Update
    31. Nashrul alam -> Update
    32. Huseinbasyuni -> Update
    33. Sarif paving -> Update
    34. Ayung cecy almeera -> Update
    35. Nikki zaen -> Update
    36. Kaerudin didin -> Update
    37. At tin/ M azhar -> Update
    38. Ina ramdhani -> Update
    39. Agung epo darmawan -> Update
    40. Aryono Arya Lingga -> Update
    41. Bhre kabhumian -> Update
    42. Ade umy -> Update
    43. Erfan hannz -> Update
    44. Indra syafri -> Update
    45. Hanafi Kentos
    46. Setiadi Tailor

    Mohon dikoreksi jikalau ada kesalahan.
    ——————–
    TMA GROUP

  • Penanganan “Jamur Powdery Mildew/Embun Tepung ” pada tanaman anggur

    Embun Tepung (Powdery Mildew) adalah jamur fungus
    (Micrsphaera diffusa) yang sering sekali menyerang tanaman

    anggur. Jamur ini mudah menyebar dilokasi lembab dengan sirkulasi udara buruk terutama pada musim hujan.

    Awal infeksi tumbuh berbentuk bercak putih lalu keabu-abuan dan
    meluas kemudian daun mengering & berguguran, dampak terparah ketika menyerang diwaktu pembuahaan.

    Memang tidak begitu berbahaya namun jika tidak segera ditangani
    baik secara mekanik & kimia akan berdampak negatif terhadap
    pertumbuhan pohon terutama pada saat pembuahan karena akan menyebabkan pada bunga rontok. Buah yang terjangkit jamur ini permukaanya akan diselimuti bercak putih dan tidak akan matang sempurna.

    Dua hal yang harus dilakukan yaitu penanganan secara mekanik dengan cara membuang semua daun yang terinfeksi dan kemudian dibuang jauh dari area pohon atau dibakar.

    Jika pohon sudah terinfeksi berat terpaksa harus penanganan kimia disemprot rutin.1 minggu 1x, bisa aplikasi “Fungisida Amistartop, Dithane atau Antrol” Dosis 4 gram/mili per liter air.

    Lihat video lengkapnya di youtube -> disini

    TMaGroup.

  • Catatan & Deskripsi Anggur DIXON

    Cepetan deh siapin lobang dan cari bibitnya segera tanam dari pada diam dan hanya melihat buah anggur milik orang:D

    Gak peduli Anda pemula atau sebaliknya pokonya kudu wajib koleksi anggur jenis DIXON ya. Testimoninya seh sudah banyak yang berbuah dibeberapa daerah bahkan hasilnya mirip dengan deskripsi aslinya.

    Jika dilihat dari persentase pemburu bibit digroup, jenis ini selalu dicari bibitnya. Memang seh ngeri juga kalau lihat divideo, diameternya aja segede jempol,ditambah warna buahnya hijau mengkilap, kebayang deh jika buahnya bergelantungan dipekarangan rumah Kalian. jadi pingin deh :D

    Ayo tunggu apa lagi segera hunting bibitnya dan hiasi pekarangan rumah Anda dengan anggur jenis ini.

    Berikut deskripsinya:

    Nama Varietas: Dixon
    Warna buah: Hijau-kuning
    Bentuk: Silinder
    Rasa: manis
    Berat butiran: 18-20 gram
    Berat tandan: 600-1000gram
    Brix: 17-22%
    Pematangan: 120-125 hari
    Tingkat adptasi: sangat baik & vigor (rekomended)

    Lihat videonya di YOUTUBE

  • Manfaat Giberrelin GA3 Untuk Anggur.

    Aplikasi Giberrelin GA3 Pada Anggur.

    klik gambar untuk zoom

    Asam Gibberellic (GA3) adalah senyawa alami/hormon tanaman yang disebut gib-berellins. Ada 2 respont pasca aplikasi GA3 pada cluster yaitu:

    Respon Positif:
    a. Biasanya anggur kategory seedless (tanpa biji) memiliki ukuran diameter standar secara alami, namun setelah aplikasi gibrelin sering kali secara dramatis meningkatkan size berry. kenapa ? presumably because they partially substitute for the natural production of gibberellins from seeds.

    b. Aplikasi GA3 pertama pada waktu midbloom/timing bloom tidak hanya bisa meningkatkan ukuran berry namun pada beberapa varietas tertentu bisa mengurangi jumlah butiran buah per/cluster. Waktu optimum untuk aplikasi dalam upaya meningkatkan ukuran buah sering dilakukan pada timing berry berdiameter 4 sampai 12 mm, dengan 1 atau 2 kali semprot/celup.

    c. Aplikasi percobaan GA3 untuk varietas tanpa biji yang sebelumnya belum pernah dilakukan treatment GA3 dengan konsentrasi 40-50 ppm hasilnya cukup efektif, namun kadang hanya 25 ppm yang harus digunakan pada jenis tertentu seperti ‘venesa dan hanya 5 ppm yang dianggap optimal untuk beberapa varietas lainya.

    Respon Negatif:
    a. Aplikasi GA3 juga memiliki efek negatif pada buah anggur, pengaruh terhadap rasa buah, penuruan ketahanan pada musim dingin dan penurunan tingkat kesuburan. Jadi gunakanlah dengan bijaksana dan sesuai aturan.

    b. Regulator pertumbuhan tanaman (PGRs), seperti GA3, diklasifikasikan sebagai pestisida dan mungkin disebagian wilayah tertentu penggunaanya tidak direkomendasikan untuk anggur atau untuk kultivar tertentu.

    c. Memiliki efek pada homeostasis redoks, yang berpotensi menyebabkan kerusakan sel (we found that GA3 application had an effect on redox homeostasis, which could potentially cause cell damage and subsequent seed abortion.)

    Pertanyaanya adalah Kenapa cluster/tandan buah yang terlalu bergerombol sering kali bermasalah dan membuat buah tidak optimal..?

    Karna pada beberapa varietas anggur, ketika set buah yang berlebihan dapat menyebabkan terlalu berdesakan yang berdampak pada buah rentan membusuk dan size tidak serempak. Dengan demikian, kita sering melakukan penjarangan jumlah buah dalam 1 tandan, terutama pada categori table grape. Maka dari itu, penjarangan buah dan aplikasi asam giberelat (GA3), dapat menjadi solusi terbaik untuk mengatasi hal diatas.

    Aplikasi & Dosis:

    Jumlah GA3 yang dibutuhkan untuk optimalisasi size berry tergantung pada varietas dan beberapa faktor lainnya, namun 10 sampai 60 g /H adalah termasuk tingkat dosis pada umumnya. GA3 juga dapat diterapkan 1x atau beberapa kali pada varietas tertentu.

    Waktu aplikasi sangat penting dan juga bervariasi , bagi banyak varietas, aplikasi pertama dilakukan pada awal ketika kondisi bunga mekar (Timing bloom) 50%-90%,  selanjutnya pada timing  size berry, atau ketika diameter buah mencapai sekitar 3-5 mm,6-7mm,4-5mm,8-10mm dan 12-15mm. Telat Aplikasi akan berdampak pada waktu pematangan buah terlambat dan bisa menghambat terhadap penyempurnaan set warna buah.

    Pada Anggur seeded(Berbiji) umumnya aplikasi dengan GA3 sekitar tiga minggu sebelum mekar dengan larutan yang mengandung 1 sampai 10 mg/L, hanya hasilnya akan kurang responsif terhadap perlakuan GA3 dibandingkan varietas seedless. Maka dari itu, penggunaan GA3 terhadap jenis anggur berbiji dengan tujuan untuk meningkatkan ukuran/size buah tidak terlalu banyak dilakukan.

    Adapun untuk anggur seedless (Tanpa biji) pada umumnya berlaku antara 0,5 sampai 20 g / hektar dan jenis seedless lebih toleran terhadap GA3 daripada anggur seeded.

    Berikut table hasil percobaan terhadap anggur jenis  Berbiji jenis Khoyo-Red Globe-Thomson Seedless

    Karna artikel ini hasil terjemahan sealakadarnya dari beberapa sumber, jadi jika ada kesalahan terjemah yang kurang sesuai atau informasi yang terlampir kurang tepat dan tidak sama dengan referensi yang om/tante temukan diartikel berbeda, mohon dikoreksi dan diluruskan.

    NEXT Article:
    -> PGR for improving grape berry color
    -> Forchlorfenuron (CPPU), a synthetic cytokinin

    TMAGROUP

Leave a Reply