11 Kunci Sukses Budidaya Anggur

11 Kunci Sukses Budidaya Anggur
 
1. Niat
Ingat-ingat, tidak ada sebab akibat tanpa niat, maka tanamkanlah niat, dan luruskanlah :D
 
2. Modal
Niat menanam anggur sudah bulat tapi dompet kempes, BLT pun tak kunjung datang, hasilnya null.
 
3. Bibit
Tak ada bibit anggur ya beli atau ikut program LGT, pohon beringin mustahil berbuah anggur :D
 
4. Praktek
Teori tanpa praktek kadang membuat kepala botak :D bijaklah dalam penggunaan minyak rambut, :D
 
5. lahan
Gak mungkinlah panci dapur habis dan beralih fungsi, kecuali ricecooker kosong dan piring melayang :D
 
6. Pengetahuan
Jika berjalan malam biasakan bawa senter/obor, mungkin saja PLN gangguan.
 
7. Yakin
Make today amazing, tegap memandang hari esok yang lama biarlah berlalu.
 
8. Berdo’a
Penting! untuk melucuti kesombongan dalam diri
 
9. Tawakkal
tanam dan lupakan :D
 
10. Memetik hasil
hihi panen panen…
 
11. Bersyukur
Kontrol diri, kritik, intropeksi & beramal niscaya barokah dan anggurnya tambah subur.
TAMAT.

  • Gejala unsur hara pada anggur

    Mungpung malam minggu jadi lumayan hasil ngeranda, opss ngeronda sambil nyari referensi.

    Kadang indikasi nampaknya kekurangan unsur hara sudah terindikasi tapi kadang Kita bingung termasuk kedalam kategori yang mana dan
    bagaimana cara menanggulanginya. ah lieur…to the point ae.!
    1. Nitrogen

    Unsur Nitrogen sangat diperlukan dari mulai masa vegetatif, fruit bud formation, fruit set, size, kwalitas produksi.
    maka cara paling mudah Mengenal tanaman anggur yang kekurangan nitrogen adalah dari daun.

    a. Indikasi kekurangan:

    – Pertumbuhan stagnan ( kurang ceria alias cahuleun:D)
    – Warna hijau daun pucat dan kekuningan. ( Bukan pucat muka dimalam minggu karna dompet tipis pastinya :D).
    – Tunas muda, tangkai daun dan cluster cendrung pink bahkan kemerahan.
    – Tunas/shoots kurang semangat tumbuh.
    – Lebih exstrim bisa kering dan rontok.

    b. indikasi kelebihan

    – Ruas ranting/dahan ( internodes) pertumbuhanya cepat memanjang dan besar.
    – Literal shoots atau tunas akan tumbuh berkembang secara berlebihan.
    – warna daun cendrung hijau tua gelap ( bukan tua keladi :D)
    – set buat anggur lemah dari masa bloom (mekar) sampai pematangan akan lambat.
    – proses pematangan ranting lama, wuihh gak matang2 kapan pruningnya ya…hiii

    Catatan# Pemberian nitrogen sangat dianjurkan secara proporsional dan sesuai ketentuan yang direkomendasikan
    setelah analisis gejala dan hindari penggunaan unsur N ketika masa akhir pematangan buah karna bisa memperlambat proses pematangan.

    2. Potassium/Kalium
    Disamping baik untuk merangsang proses pembungaan, unsur kalium sangat penting untuk set warna buah, tahan rotok, pertumbuhan pohon dan tahan terhadap penyakit.

    a. Indikasi kekurangan & kelebihan

    – Daun tua cendrung purple-keunguan, tulang daun agak hijau gelap, margin daun tidak normal, ceking alias begang, mengering dari ujung dan mungkin menggulung kebagian bawah atau atas.
    – lebih exstrim dapat mempengaruhi ketahanan pohon anggur dan kwalitas pembuahan menurun.
    – Gejala kelebihan unsur K biasanya terjadi setelah pohon anggur melalui masa pembuahan yang akan ditandai dengan daun berwarna coklat kehitaman.

    Catatan# terkena gejala kekurangan unsur kalium Karena kekurangan biasanya diakibatkan tergangguna proses penyerapan, entah dengan genangan air, media tanah padat dan kering. dan tingginya kandungan kalsium, magnesium, natrium dan nitrogen bisa mempengaruhi proses penyerapan.
    tips: – perbaikan tanah
    – perbaikan drainese/saluran pembuangan air.
    – pemberian pupuk K dengan semprot.

    3. Boron
    Boron memainkan peran penting dalam struktur dinding sel dan set buah karna merupakan komponen protein dan metabolisme karbohidrat.

    a. indikasi pada ranting:
    – Shoots atau ranting muda dan cluster layu bahkan bisa mati.

    b. indikasi pada daun

    – Daun berwarna lebih gelap dibanding daun normal.
    – small size alias kerdil dan mengkerut
    – Ujung daun kuning dan mengalami nekrosis

    c. Indikasi pada buah
    – dari 1 tandan hanya beberapa biji yang bisa selamat.
    – small size dan tidak normal bentuk.

    Catatan# kekurangan boron dapat diamati pada tanah yang basa/Ph tinggi,
    Tips: Pengukuran ph tanah sebelum menanam atau netralisir dengan dolomit adalah anjuran untuk mengkonfirmasi tinggkat kandungan bioron dalam tanah.
    bisa semprotkan gandasil D/nutrisi daun kandungan boron.

    4. Iron/zat besi (fe)
    Zat besi dibutuhkan untuk pembentukan klorofil, respirasi tanaman dan pembentukan beberapa protein.

    indikasi gejala:

    – Daun menguning diantara bagian urat daun.
    – Daun muda tampak putih karena kurang klorofil.
    – Daun bisa kering dan rontok.
    – Tunas yang mulai tumbuh bisa meti dampak dari kekurangan yang tidak diantisipasi.
    – adapun kelebihan zat besi bisa mengakibatkan bintik hitam pada daun.

    Catatan# tips: karna faktor kekurangan zat besi lebih dominan dipengaruhi ph tanah tinggi, kandungan magnesium, boron dll. maka dianjurkan perbaikan
    tanah terutama dengan memberikan bahan2 organik yang cukup dapat membantu stabilisasi kandungan zat besi dalam tanah.
    – Penyemprotan daun sesuai anjuran atau dosis.

    5. Magnesium
    Magnesium merupakan bagian penting dari klorofil dan membantu dalam pembentukan gula, minyak dan lemak. Analisis daun merupakan cara terbaik untuk mengevaluasi kebutuhan magnesium

    indikasi kekurangan:

    – daun tua cendrung pucat yang pada awalnya bintik coklat kecil dekat tulang daun dan menyebar.
    – selanjutnya garis kuning akan terbentuk dari mulai tepi daun sampai membentang ke bagian tengan berbentuk garis.
    – kemudian dibagian tengah akan terdapat garis hijau akhirnya menggulung dan kering rontok.
    – Proses pematangan buah bakal early/prematur dan mempunyai warna kontras.

    tips: – Aplikasi/pemberian kalium tinggi dapat menyebabkan gejala defisiensi magnesium pada tanah.
    – Penyemprotam daun dapat digunakan tetapi tergantung pada keparahan kekurangan.

    6. Mangan
    Mangan terlibat dalam fotosintesis dan klorofil karna membantu mengaktifkan enzim dalam distribusi pengatur tumbuh.
    Meski tidak dibutuhkan dalam jumlah banyak tetapi tetap sangat diurgen bagi tanaman anggur.

    Indikasi/gejala:

    – Gejala awal biasa nampak pada daun muda.
    – Ketika masuk kemarau biasanya daun mulai pucat dan terkena bintik kuning kemudian
    menyebar dibagian tepi daun.
    – Size daun dan bentuk biasanya normal akan tetapi bintik kuning akan terus menyebar.
    – Jika dibiarkan berkepanjangan akan berakibat pada petumbuhan tunas, buah dan pematangan ranting lambat.

    Catatan# Kekurangan mangan dapat muncul di awal dalam kondisi kelembaban yang berlebihan dan lebih umum terjadi ketika pH tanah tinggi.
    Tips: – Aplikasi tinggi magnesium atau fosfour dapat menyebabkan gejala defisiensi mangan pada tanah.
    jadi gunakan pupuk secara proporsional setelah melihat indikasinya.

    7. Zink
    Zinc sangat penting dalam pertumbuhan tanaman awal dan dalam pembentukan biji. Ini juga memainkan peran dalam klorofil dan karbohidrat produksi.

    Indikasi pada daun:

    – Gejala akan muncul di ujung tunas muda.
    – daun kerdil dan mengkerut ( kayak kerupuk kehujanan :D)kadang menggulung akhirnya kering dan rontok.
    – ujung daun berubah menjadi hijau muda kekunigan kadang merah sementara urat daun terlihat jelas dengan sekatan corak hijau.

    indikasi pada berry

    – size small, cilik.
    – warna buah kuning pucat
    – dalam satu tandan becorak ceria ada yg kecil dan besar dan sama2 abnormal :D, haha
    – bentuk buah tidak karuan, yang seharusnya termasuk varian lonjong jadi bentuk benjol gak tentu.
    Tips: – aplikasi pemberian fosfour berlebih dapat membuat ketersediaan unsur zink berkurang.
    – seperti biasa lakukan penyemprotan daun sesuai anjuran. Jangan tanya merk ntr disangka promosi :D, tanya saja sama ahli pupuk.

    segitu dulu lah capek nyari referensinya apalagi khusus anggur kudu rajin nanya2 om google baru dapat.

    kekurangan bisa ditambahkan dikolom komentar buat dokumentasi biar kedepan kalau ada kawan yang membutuhkan tidak repot nyari.
    ————————————
    SUMBER: MINISTRY OF AGRICULTURE

    TMA-GROUP.

  • Optimalisasi Warna Buah Anggur

    Ethephon adalah seyawa 2-chloroethyl phosphonic acid yang jika diaplikasikan akan berpengaruh terhadap pematangan buah dan pengaturan warna. Berdasarkan beberapa hasil penelitian ternyata pemberian atau pemakaian Ethephon memang dapat meningkatkan kemasakan yang seragam pada buah anggur dengan catatan keberhasilan dipengaruhi oleh konsentrasi, cara penggunaan,dan varietasnya.

    Konsentrasi yang direkomendasikan hasil penelitian dimaroco pada percobaan beberapa kultivar anggur di dua perkebunan komersial adalah berkisar 100 sampai 960 ppm dengan efek dan hasil berbeda. Seperti aplikasi ketika masa veraison dengan konsentrasi 300 ppm untuk jenis thompson seedless, cardinal dan red flame dan 500 ppm untuk jenis beauty seedless cendrung meningkatkan berat buah, level brix dan pematangan serempak yang cukup signifikan

    Efek dari konsentrasi ethephonn terlalu tinggi dapat enyebabkan warna anggur kusam dan kerusakan apikal meristem. Tentunya  juga karna termasuk bahan kimia jadi akan berdampak kurang baik terhadap kesehatan jika kurang bijaksana dalam penggunaanya.

    Berikut artikel pdf download dibawah.

    Link-1

    Link-2

    TMAGROUP

  • Suka & Duka Menanam Anggur

    Penasaran dengan kisah suka & duka menjadi pengANGGURan..? ini dia hasil rangkumanya.
    NYesel deh kalau gak dibaca, lucu2, hihi

    Maaf konten lagi diperbaiki

  • Media Tanam Anggur Terbaik

    Media tanam anggur terbaik (versi TMA)

    Artikel ini sebenarnya sudah ada dalam artikel Tips Pembibitan Anggur hanya sedikit perapihan dan modifikasi supaya lebih spesifik.

    Baca juga 3 Cara Kreatif Menanam Anggur

    Dalam Memilih dan menentukan struktur tanah sebagai media tanam sangatlah penting, mengingat bahwa proses pertumbuhan akar suatu tanaman merupakan cermin dari akar sehat dalam memberikan hasil maksimal.

    Media tanam senantiasa disesuaikan dengan karakteristik jenis tanamanya, media padat atau terlalu poros sering sekali menjadi faktor penyebab tanaman anggur kita tidak dapat tumbuh dengan baik. Ya, permasalahan serius akan berdampak pada tanaman anggur Kita stagnan ataupun busuk akar. Memang banyak alasan, namun secara umum yang menjadi pemicu tersebut biasanya dari media tanam yang kita gunakan.

    Nah, untuk itu dalam membuat/mencampur komposisi bahan-bahan yang akan kita jadikan media sebaiknya menjadi bahan pertimbangan terutama untuk media tabulampot dan polybag. Bagi kawan-kawan bisa mencoba resep berikut sesuai pengalaman pribadi, siapa tahu cocok dan berhasil.

    METAN (Media tanam) pilihan:

    1. Tanah gembur (Om/tante bisa mengambilnya dari daerah yang banyak ditanami bamboo/jagung atau tanah bekas ditumbuhin tanaman berakar serabut seperti bekas menanam bawang, cabe, kentang dll.
    2. Kompos / Bokashi (pupuk kandang terfermentasi)
    3. Arang sekam
    4. Cocopeat atau sabut kelapa yang dihaluskan
    5. dolomit / kapur pertanian secukupnya
    6. Pupuk kandang terfrementasi
    7. Tambkan NPK 16:16:16

    perbandinga tanah2 : kompos2: arang sekam1: cocopeat1: pukan1:
    Aduk semua media dan simpan selama -+2 minggu baru siap digunakan.

    TMAGROUP

Leave a Reply