3 Cara Kreatif Menanam Anggur

3 Cara Kreatif Menanam Anggur

By Ria Wijiati Ras

Menanam pohon anggur agar bisa tumbuh dan berbuah memang menjadi suatu tantangan tersendiri karena memerlukan perlakuan khusus mulai dari media, lingkungan hingga penanganan hama serta penyakit. Kemajuan jaman now begitu memudahkan para pecinta tanaman anggur untuk mendapatkan informasi tentang segala macam hal tentang tanaman anggur yang mereka tanam termasuk inspirasi menanam tanaman anggur agar terlihat bagus dipandang mata.

Ada tiga cara kreatif menanam anggur yang bisa diterapkan, yaitu:

1. Menanam tanaman anggur langsung ditanah (grounding)
Kebanyakan tanaman anggur dapat tumbuh dengan baik ketika ditanam langsung dilahan. Namun kondisi lahan juga harus diperhatikan untuk menunjang pertumbuhan tanaman anggur seperti kondisi tanah gembur dan subur dengan sistem drainase yang baik.

Keadaan tanah yang terlalu lembab akan mengakibatkan pembusukan akar sehingga menghambat pertumbuhan tanaman anggur. Proses grounding lebih baik dilakukan pada awal musim kemarau karena intensitas hujan juga tidak banyak sehingga tanaman bisa beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang tidak terlalu becek dan perakarannya sudah kuat ketika musim hujan tiba.

Tanaman anggur adalah tanaman yang tumbuh merambat, maka ketika tanaman sudah tumbuh tinggi perlu adanya pemangkasan untuk pembentukan batang sekunder dan batang tersier. Batang tersier ini yang nantinya akan membawa bunga dan buah anggur yang pasti akan memanjakan mata ketika sudah bergelantung manis diantara dedaunan.

[su_custom_gallery source="media: 3922,3923,3924,3925,3926,3927,3928,3929" limit="100" link="lightbox" width="60" height="60" title="never"]

 

2. Menanam tanaman anggur dalam pot (tanggurlampot)
Tren menanam pohon buah dalam pot memang banyak digunakan terutama bagi pecinta tanaman yang mempunyai lahan terbatas tapi tetap ingin menghijaukan rumah. Prinsip menanam anggur dalam pot hampir sama dengan grounding, tanah dalam pot yang digunakan untuk menanam harus gembur dan subur dengan sistem drainase yang baik.

Selain itu ukuran pot yang digunakan juga harus menyesuaikan dengan besarnya tanaman agar pertumbuhan akar tidak stagnan sehingga produksitvitas pohon tetap bagus. Perlakuan tambahan seperti pupuk atau penanganan hama penyakit pun hampir sama dengan metode grounding.

[su_custom_gallery source="media: 3930,3931,3932,3933" limit="100" link="lightbox" width="60" height="60" title="never"]

3. Menanam tanaman anggur metode hidroponik
Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas.

Tanaman anggur pun bisa ditanam menggunakan metode hidroponik seperti yang dilansir dari laman berikut bahwa tanaman anggur jenis Cabernet franc bisa ditanam menggunakan metode hidroponik. Batang bawah tanaman anggur diletakkan dalam ember besar yang ditengahnya terdapat net pot yang berisi batu agar posisi batang tetap stabil, sedangkan akar menjuntai melebihi net pot dan terendam larutan nutrisi beroksigen.

Sebuah stopper di setiap reservoir memungkinkan akses untuk memeriksa dan menjaga pH hara, tingkat air, dan EC (konduktivitas listrik) nutrisi. Setiap 10-14 hari nutrisi dalam ember nutrisi diganti dan nutrisi dalam ember tanaman anggur juga dibuang dan diganti dengan yang baru.

Metode penanaman menggunakan hidroponik biasanya menggunakan media tanam berupa rockwool, spons, kerikil, arang sekam, serbuk kayu, serbuk sabut kelapa (cocopeat), pasir, batang pakis, moss, kompos, pupuk kandang, pecahan batubata, humus, tanah liat, gabus/styrofoam. Ada media tanam lain yang masih jarang digunakan antara lain hydrogel, perlit, vermikulit, pumice dan expanded clay/hydroton.

[su_custom_gallery source="media: 3934,3935,3936" limit="100" link="lightbox" width="60" height="60" title="never"]

Sekedar inspirasi
Perakaran tanaman dapat ditingkatkan dengan membuat dua lubang disekitar tanaman dimana satu lubang bermanfaat sebagai aerasi agar oksigen dalam tanah meningkat dan sebagai drainase agar air dapat cepat meresap kedalam tanah.

Aerasi dan drainase saling mendukung sama lain, ketika drainase buruk maka aerasi tanah juga akan berkurang dan menyebabkan akar kekurangan oksigen dalam tanah. Satu lubang dibuat dengan menancapkan pipa pralon yang bagian pinggirnya telah dilubangi dan satu lubang lagi bisa menggunakan kawat ayak pasir yang digulung.

Pipa pralon bisa digunakan sebagai sarana irigasi, pemberian pupuk atau perlakuan lainnya. Sedangkan lubang berisi kawat ayak pasir sebagai pemasok oksigen dalam tanah.

Artikel ini hasil quis ‘ide kreatif menanam anggur’

TMAGROUP

 

  • Peserta LGT-4 November

    Berikut nama peserta LGT-4 yang berhasil melanjutkan perlombaan. Bagi peserta yang belum tercatat No ID member atau belum terdaftar harap diinformasikan dikolom komentar.

  • Catatan Tentang Anggur Angelica

    Catatan Tentang Anggur Angelica/Анжелика/Xenia

    Varietas Angelica/Анжелика/Xenia hasil persilangan alisman x Kish-mish radiant,It was received by VN Krajonov and already identified by Voroniuk I.N. Dengan ciri khas buah bentuk oval memanjang, daging padat, renyah, ketebalan kulit sedang. Pertumbuhan jenis ini cukup vigor dan tahan terhadap jamur sehingga respont petani untuk memilih dan mengembangkan varietas ini sangat baik dan menjanjikan.

    Berikut deskripsinya:

    – Country of origin: Ukraina
    – Variety Name: Angelica/Анжелика/Xenia
    – Parentage: Talisman x Kish-mish radiant
    – Ripening: Early (115-125 days)
    – Pollination Requirements: This Grape is self-fertile (bisexual)
    – Color of berry skin: Red
    – Bushes: vigorous
    – Brix – 20-25% dengan keasaman 5 g / l.
    – Berry weight: 10-12 g, sometimes 15-20 g
    – Bunch weight: 800-1500 g, individual up to 2 kg
    – The sugar content is up to 25% brix with an acidity of 5 g / l.
    – Taste Berries: Harmonious
    – Seeded
    – Resistance to diseases:high.
    – Frost resistance: -24 ° С;

    Deskripsi made in INDONESIA

    by: Om R Shodik Manunggal
    – Nama Varietas: Angelica/Анжелика
    – Country of origin: Ukraina
    – Masa Pematangan buah: 100-110 hsp
    – Ujicoba Penanaman: 0-10 mdpl
    – Bentuk buah: bulat memanjang silindrik
    – Rasa : very sweet and crunch
    – Diameter Buah: 1.5 cm -2.2cm
    – Warna: orange
    – Aroma: cukup
    – Daging Buah: crunch
    – Berat Tandan: 500 gr – 1.000 (belum max)
    – Berat Butiran: 7-14 gr
    – Brix: 22 -26
    – Seedless/seeded: seeded (seedless with GA)
    – Resistance terhadap jamur/air: cukup kuat
    – GA3 treatment: ya
    – Dormex pasca pruning: no
    – Tingkat adaptasi: sangat baik
    – Teknik pruning: spur 3-5 bud

    Semua varietas & spesifikasi yang dipublikasikan adalah hasil dokumentasi kawan-kawan sebagai bahan informasi untuk memudahkan pencarian bagi yang membutuhkan. Untuk optimalisasi dan pemantapan silahkan Om/Tante bisa mencoba menanamnya sendiri.

  • Pengendalian Busuk Akar Pada Anggur

    Pengendalian Busuk Akar Pada Anggur


    Jangan heran ketika tanaman anggur kita tiba-tiba layu atau mati mendadak, kemungkinan terbesar yang terjadi adalah disebabkan busuk akar dimana hal tersebut disebabkan kedua faktor berikut:

    1. Busuk akar bisa terjadi akibat infeksi patogen jamur seperti fusarium solani, Rhizoctonia solani dkk yang menyerang area perakara tanaman anggur kita. Indikasi awal ditandai dengan daun menguning-mengering-berguguran sampai ranting gosong yang mengakibatkan pertumbuhan terhambat dan menyebabkan kematian.

    2. Busuk akar akibat kadar air tanah berlebih. Bukan rahasiah lagi bahwa disamping berkahnya musim penghujan tiba, adakalanya menjadi momok menyeramkan bagi kita selalu pecinta anggur, ya karna dampak dari air berlebih bisa mengancam keselamatan anggur kesayangan.

    Gejala:

    a. Tanaman anggur yang terkena busuk akar biasanya kerdil dan pertumbuhan stagnan karena terhambat.
    b. Tanaman anggur kurang kokoh dan ketika tanaman dicabut akar melepuh busuk.
    c. selain kedua point diatas juga dapat ditemukan benang (hifa) berwarna putih beraroma bau busuk.
    d. Gejala dini bisa dilihat dari daun yang dihasilkan tidak normal atau kecil dibandingkan dengan tanaman sehat seusianya.

    Pengendalian mekanis dan kimia:

    1. Selalu memperhatikan dan memperbaikin drainese aliran air sehingga media tanam atau seputar tanaman anggur kita tidak tergenang.
    2. Mengurangi penggunaan pupuk berunsur Nitrogen tinggi dan mulai aplikasi pupuk berkalium untum memperkokoh bagian perakaran.
    3. Menaburkan kapur pertanian (dolomit) seputar tanaman.
    4. Memperhatikan & menjaga supaya jangan sampai perakaran terkena luka atau goresan benda tajam.
    5. Pemberian trichoderma dan PGPR dengan terget meminimalisir serangan patogen jahat.
    6. Siapkan fungisida antracol/dithane dan sejenisnya kemudian dikocor pada bagian perakaran anggur.

    Semoga Bermanfaat.

    TMAGROUP

  • Management Practices & Grapevine Nutrition

Leave a Reply