Budidaya Durian: Pemilihan Lokasi, Iklim dan Penanaman

Salah satu jenis tanaman yang cukup menarik dan digemari untuk dikembangakan adalah durian. Durian sangat digemari oleh setiap orang, sehingga ada yang menamakannya sebagai raja buah atau ratu buah. Disamping buahnya yang manis, harum dengam warna daging putih kekuningan serta kaya akan kalori, vitamin, lemak dan protein, batangnya juga bisa digunakan sebagai bahan bangunan.

Pemilihan Lokasi Penanaman Durian

a. Iklim:

  • Durian tumbuh baik pada daerah tropika basah.
  • Curah hujan ideal adalah lebih dari 2000 mm pertahun dan tersebar merata sepanjang tahun.
  • Lama bulan basah 9-10 bulan pertahun. Musim kering lebih dari 3 bulan akan menggangu pematangan buah durian.

b. Ketinggian tempat

  • Ketinggian yang ideal adalah 100 – 500 m dari permukaan air laut.
  • Bila ditanam pada tempat yang lebih tinggi akan terjadi penurunan kualitas berbuah.

c. Tanah

  • Durian tumbuh baik pada tanah dengan pH netral.
  • Durian menghendaki tanah dalam, dengan drainase baik karena akar durian peka terhadap genangan air.

Baca juga: Teknik Budidaya Tanaman Mangga

Budidaya Durian Skala Perkebunan

a. Perbanyakan tanaman

Durian dapat diperbanyak dengan cara generatif (dengan biji) atau dengan cara
vegetatif.

b. Pengolahan tanah

  • Bersihkan tanah dari rerumputandan batang serta kayu yang ada di sekitarnya, kemudian dibajak dan dicangkul.
  • Buat parit-parit drainase di sekitar kebun bila drainase kurang baik.
  • Lakukan pengolahan tanah menjelang atau sebelum musim hujan.

c. Penanaman di lapangan

  • Buat lubang tanam pada Jarak 10-12 m x 10-12 m.
  • Gali lubang dengan ukuran 80 x 80 x 70 atau 70 x 70 x 60 cm.
  • Siapkan lubang tanam 2-4 minggu sebelum tanam.
  • Tempatkan tanah galian lapisan atas (pada kedalaman lebih kurang 20 cm) di sisi lubang secara terpisah dari lapisan bawah, lalu campur kompos/pupuk kandang + 30 kg/lubang dan biarkan 2-3 minggu.
  • Letakkan bibit di tempat lubang tanam sejajar dengan permukaan tanah dan.buka keranjang atau polibag secara hati-hati.
  • Perhatikan mata tunas okulasi pada bibit menghadap ke arah timur.
  • Tutup lubang tanam dengan tanah lapisan atas dan lapisan bawah kemudian padatkan dan ratakan.
  • Tanam bibit pada awal musim hujan dan beri naungan untuk menghindari sengatan matahari, guyuran hujan dan terjangan angin kencang.
  • Tutup tanah di sekitar tanaman dengan jerami kering agar kelembaban tanah tetap stabil.
  • Bongkar naungan setelah tanaman berumur 3-5 bulan.

Pemeliharaan Tanaman Durian

a. Penyiraman

  • Siram setiap hari (tergantung cuaca) pada awal pertumbuhan
  • Selanjutnya lakukan 1-3 kali seminggu di musim kemarau, terutama ketika tanaman berbuah. Kekurangan air akan mengakibatkan buah rontok.

b. Penyiangan

  • Apabila di sekitar batang tanaman ditumbuhii rerumputan, lakukan penyiangan.
  • Lakukan penyiangan pada tanaman muda dengan hati-hati.

c. Pemupukan

  • Beri NPK 500g pada umur 1 tahun. Jumlah pupuk meningkat setiap tahun, 1 kg NPK pada umur 2 tahun, 1.5 kg NPK pada umur 3 tahun, 2 kg NPK pada umur 4 tahun.
  • Tempatkan pupuk pada rorak (selokan) melingkari tanaman dengan kedalaman 10-15 cm. Lingkaran berubah mengikuti pertumbuhan tanaman dan tajuk pohon.
  • Taburkan pupuk secara merata ke rorak dan tutup kembali dengan tanah.

d. Pengendalian hama dan penyakit

  • Kendalikan hama penggerek buah, perusak batang dan perusak daun pada tanaman muda dengan insektisida (misalnya Sumithion atau Thiodan EC dengan dosis 2 liter air).
  • Lakukan penyuntikan dengan pestisida sistemik pada tanaman tua.

Pemanenan Buah Durian

a. Berbunga

  • Bunga pertama muncul pada usia r 8 tahun.
  • Musim berbunga jatuh pada musim kemarau, sekitar bulan Juni-September.

b. Berbuah

  • Kurang lebih 4-5 bulan setelah berbunga, buah sudah matang.
  • Buah yang matang akan jatuh sendiri.
  • Buah yang belum masak dipetik, langsung, dianginkan 1-2 hari, kemudian diperam.

Responses (4)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Open chat
Hello..
Ada yang bisa dibantu ?