3 cara memangkas anggur.

Untuk menjadikan suatu varietas yang kita tanam supaya memberikan hasil produksi baik tidak semudah membalikan telapak tangan. Tahap pemeliharaan dan persentase adaptasi suatu jenis diwilayah tertentu akan sangat menentukan nasibnya. Jenis A ditanam didaerah A belum tentu sama dengan jenis A yang ditanam didaerah B. Maka dari itu perlu adanya uji coba menanam berbagai varietas dibeberapa daerah yang alhamdulillah sampai sekarang hal itu sudah terealisasi.

Langkah selanjutnya yaitu bagaimana Kita mengumpulkan data dari hasil uji coba didaerahnya masing-masing dengan basis penanganan & pengaruh lingkungan adaptasi berbeda yang kemudian kita rangkum dan simpulkan sebagai bahan rekomendasi kepada kawan yang serius mengembangkanya tanpa harus menghabiskan energy dalam mencari referensi sistem pruning yang baik dan uji coba pemangkasan yang cocok untuk jenis yang ditanamnya.

Basis Pruning types.

1. High cultivars menggunakan Short spurs (2 buds)
2. Medium cultivars Half-long/short canes (5-8 buds)
3. Low cultivarsCanes menyisakan (10-14 buds)

Sebab tidak semua cultivars hasil riset orang bule bisa kita ketahui lewat internet, jadi menurut saya kita harus lebih giat lagi mencoba dalam menentukan pemangkasan mana yang cocok untuk jenis yang kita tanam.

Urgensitas mengetaahui Bud position and fruitfulness, saya kira tidak bisa kita diremehkan meski hal tersebut sangat sulit karna dipengaruhi intensitas cahaya, suhu setempat bahkan mungkin pemupukan.

Jika pada kenyataanya kita sekarang hanya menggunakan pemangkasan bebas tanpa didasari niat menjadikan suatu varietas yang kita tanam benar2 menjadi andalan dengan spesifikasi dari hasil uji coba kita sendiri.

Mulai saat ini, Saya berharap kawan-kawan yang sudah menanamnya dan berbuah untuk bisa sharing setidaknya sebagai acuan pertama untuk lebih baik kedepan. Menurut hemat saya untuk antisipasi mendapatkan potensi fruitful ada dibagian ujung ranting, sebaiknya kita mencoba dari cane-long-pruned, baru setelah karakternya kita pahami sedikit demi sedikit kita kurangi sampai pada batas kecocokan jenis tersebut.

Data berikut adalah teknik pruning sebagian varietas yang direkomendasikan dinegara luar tapi bukan berarti akan cocok kita adopsi karna dengan berbagai alasan diatas.

Untuk lebih memahami teknik pruning diatas lihat ilustrasi dilink berikut KLIK

KLIK UNTUK FULL PICTURE

TMA GROUP

  • Catatan & Deskripsi Anggur Souvenir

    Meski jenis anggur ini masing tergolong baru masuk Indonesia beberapa tahun kebelakang, namun tidak dipungkiri sudah menyebar dan banyak dikoleksi diberbagai daerah.

    Dari hasil testimoni & pengalaman, souvenir cukup mudah berbuah dibanding dengan jenis lainya. Penampilan buahnya juga menarik, diameter standar layaknya table grape & memiliki rasa manis. Cukup eksotik untuk dikoleksi dan menghiasi pekarangan rumah Anda.

    Berikut deskripsinya:

    Nama Varietas: Souvenir
    Warna buah: Hitam
    Bentuk: Oval
    Rasa: manis
    Berat tandan: 300-400gram
    Diameter rata2 buah: P 22-29 mm, L 12-15 mm
    Brix: 16-20%
    Pematangan: 110-120 hari
    Tingkat adptasi: sangat baik & vigor

    Ayo tunggu apalagi segera mulai menanamnya.

    Lihat videonya disini

    TMAgroup

  • Catatan & Deskripsi Anggur Manicure Finger

    Sayang sekali jika Anda sebagai pecinta anggur belum memiliki dan menanam jenis Manicure Finger. Jenis ini termasuk favorit dan banyak dicari, lhoo kenapa? ya pertama karna bentuk buah lonjong dan diameter buah diatas rata2 akan memberikan kepuasan tersendiri bagi pemiliknya.

    Bisa dikatakan hampir 99% sudah dimiliki para pecinta anggur diberbagai daerah dan hampir sudah bisa nikmati buahnya.

    Jenis ini juga termasuk jenis yang biasanya masuk etalase rekomended untuk para pemula diberbagai group anggur.

    Ayo tunggu apa lagi segera hunting bibitnya dan hiasi pekarangan rumah Anda dengan anggur jenis ini.

    Berikut deskripsinya:

    Nama Varietas: Manicure Finger
    Persilangan: Unicorn x Baladi2
    Warna buah: merah/violet bercorak kuning jika belum 100% matang
    Bentuk: Oval
    Rasa: manis
    Berat butiran: 13-20gram
    Diameter rata2 buah: P 46mm, L21mm
    Pematangan: 110-120 hari
    Tingkat adptasi: sangat baik & vigor (rekomended)

    Lihat videonya di YOUTUBE

    Lihat varietas buah lainya dara koleksi warga tma disini

    TMAgroup

  • Hama & Penyakit Tanaman Anggur

    Sahabat TMA yang baik hati & tidak sombong :D. Semoga beneran.Amin

    Dalam budidaya tanaman tidak terkecuali anggur, pasti Kita dihadapkan dengan berbagai kendala entah serangan hama atau infeksi penyakit yang kadang sulit mencari sulusinya. Liku perjuangan dari mulai menanam cutting/stek tidak sedikit menyita pikiran dan tenaga. Tapi tetap semangat dan berdoa meski hasilnya kadang keluar dari jalur yang diinginkan.

    Edisi kali ini Kita akan sedikit mengenal beberapa penyakit dan hama yang menjadi musuh bubuyutan tanaman anggur.

    Sebelumnya seperti biasa siapkan alat perang, eh tulis, kopi pahit, padud, terutama cemilan jangan terlewatkan :D.

    Back to point…

    • HAMA

    1. Phylloxera Vitifolia
    Hama ini menyerang tanaman anggur di semua umur baik tanaman yang masih bibit maupun yang sudah tua, dan akibat yang ditimbulkannya adalah kering dan mati. Infeksi bagian tanaman yang diserang adalah daun dan akar tanaman secara langsung. Gejala umum yaitu daun terbentuk bisul-bisul kecil sedangkan akar tanamannya membengkak seperti kutil. Letak hama Phylloxera Vitifolia menetap di bawah kulit batang yang terkelupas dan dalam jaringan akar.

    2. Kumbang Apogonia destructor
    Berbentuk kumbang kecil dan warnanya hitam mengkilat. Bagian yang diserang adalah daun anggur saat waktu malam hari dan karakteristik kumbang Apogonia destructor adalah mudah tertarik oleh sinar lampu.

    3. Wereng Daun
    Akibat yang ditimbulkan dari serangan wereng ini adalah menyebabkan daun anggur berbintik putih, kemudian menjadi kuning coklat kemudian gugur.

    4. Kutu Putih
    Akibat yang terlihat dari serangan kutu putih ini adalah dapat menyebabkan pucuk/tunas menjadi kerdil.

    5. Ulat Daun
    Sesuai dengan namanya bagian yang diserang adalah bagian daun yang menjadikan daun anggur sebagai makanannya.

    6. Rayap
    Akibat yang terlihat jika serangan rayap datang saat menggerogoti akar tanaman yang masih muda sehingga membuat jadi layu yang akhirnya akhirnya mati.

    Penanggulangan yaitu dengan menyemprotkan insektisida pada bagian yang terkena hama yang dilakukan secara rutin. Tanya tukang obat :D ‘ sesuai hama yang mau dibasmi.

    • PENYAKIT

    A. (Die-back) adalah terjadinya kematian ranting atau cabang pada tanaman anggur dari bagian ujung atas kemudian meluas kebagian bawah akibat serangan patogen tanaman “Eutypa armeniacae” yang mengakibatkan terjadinya perubahan seperti pada bentuk cabang, ukuran, warna, tekstur dan kwalitas buah. Juga merupakan akibat kandungan air dalam tanah yang tinggi dan miskin unsur Cu (logam)

    Gejala:

    • Terjadi perubahan bentuk dan warna cabang/ranting tidak normal disebabkan etioplas (kurangnya cahaya sinar matahari)mulanya ditandai dengan munculnya getah berwarna kuning mengkilap diujung cabang kemudian keropos, mengering.
    • Curl/keriting, menguning dan kerdil dibagian daun dari cabang yang terinfeksi.
    • Pertumbuhan cabang pembuahan tidak sempurna dan mengakibatkan bunga berguguran atau buah tidak matang dan kurang berkwalitas.

    B. Lichen/lumut kerak sebagai dua organisme komposit yang terdiri dari alga biru/hijau dengan jamur jenis Ascomycotina atau Basidiomycotina yang bisa kita temukan pada kulit, cabang/ ranting pohon anggur,terutama sering terjadi dibeberapa lingkungan yang memiliki cuaca panas extrim,tidak terkecuali Indonesia kalau datang musim kemarau bisa mudah terinfeksi.
    C. Downy Mildew (Jamur)
    Gejalanya fisik yang kelihatan adalah daun kelihatan kuning, di bagian bawah terlihat ada tepung warna putih-kuning. Daun, bunga maupun tandan muda bisa mati bila terkena penyakit ini terutama saat musim penghujan atau kelembaban yang tinggi.
    D. Powdery Mildew
    Gejala fisik yang terlihat adalah pada permukaan daun terdapat bedak tipis putih kelabu. Bagian yang diserang pada tanaman anggur adalah bagian pucuk, bunga dan buah muda bahkan dapat merusak ranting sehingga jadi kerdil dan rusak.
    E. Penyakit busuk hitam
    Akibat yang ditimbulkan dari penyakit busuk hitam ini adalah buah anggur menjadi keriput, busuk dan gugur.
    F. Phakospora Vitis
    Ciri fisik yang terlihat adalah daun bagian bawah tertutup tepung berwarna orange (massa sporanya).
    G. Peronospora
    Bagian yang diserang adalah bagian daun anggur. Jika keadaan udara terlalu lembab, maka jamur ini menyerang daun anggur dan dapat dikenali karena spora berwarna kuning di bawah daun.

    Penanggulangan penyakit secara mekanis dan kimia

    • Menata dan merapihkan ranting tanaman anggur dengan selalu diikat pada kawat rambatan.
    • Menjaga kelembaban sekitar tanaman anggur
    • Membuang ranting tidak produktif dan ranting terinfeksi yang kemudian membakarnya diluar area perkebunan.
    • Penyemprotan pestisida dengan bahan aktif tembaga oksiklorida, (28,5%) /100 liter air dengan jarak semprot 250cm dari tanaman.
    • Penyemprotan fungisida dengan bahan aktif tembaga hidroksida 250 g / 100 liter air.
    • Penyemprotan pestisida dengan bahan aktif Tembaga oksi sulfat (10%) atau belerang dengan kadar 125 g/100liter air.
    • Selalu menjaga kadar air tanah jangan sampai perakaran tanaman anggur tergenang air.
    • Menambahkan sedikit pupuk berunsur Cu (logam) bertujuan untuk pembentukan enzim-enzim dan pemulihan hijau daun (khlorofil)

    Sumber artikel: Kumpulan hasil searcing Mbah Google.

    TMA-Group

     

  • How to Prune a Grape Vine

    How to Prune a Grape Vine.

    Andrew Teubes-VG Nurseries link pdf download

    In this presentation

    1. Pruning objectives

    a. Controlling the size and structure of the vine
    b. Regulate crop size
    c. Maintain a balance between vegetative growth and fruiting – maximizing the yield potential while maintaining the health of the plant

    2. Grape fruitfulness

    a. Fruitfulness depends on
    – Grape variety (genetic)
    – Foliage management (summer practices)
    b. Sunlight penetration into canopy during and after flowering
    c. Fruitfulness involves the number of clusters per bud as well as the weight of the clusters per bud as well as the weight of the clusters

    3. Types of pruning

    a. Short spurs/bearers (2 buds)
    – High fertility cultivars on cordon trellis
    – Flame Seedless, Victoria, Dan-ben-Hannah, Alphonse Lavalleé

    – Used for varieties that shows high enough fruitfulness on basal buds
    – Vine structure is permanent cordon system
    – Shoot positioning normally vertical (VSP) or at angle (Gable, Y-trellis)
    – Spacing between spurs of 12-15 cm important ( Sunlight penetration, Space for the clusters)

    c. Cane/short canes (5-8 buds) & Canes (10-14 buds)

    – Medium fertile cultivars
    – Red Globe, Autumn Royal
    – Low fertility cultivars
    – Thompson Seedless/Kishmish

    – Used for varieties with low natural fruitfulness on basal buds (1-3)
    – Vine structure consists of permanent trunk with annual renewal canes
    – Shoot positioning can be vertical or horizontal
    – VERY IMPORTANT: For every one (1) cane that is pruned, one (1) 2 bud spur must also be left below the cane for renewal
    – Length of cane depends on the position of highest bud fruitfulness

    For more information please visit our website  here

     

Leave a Reply