Catatan & Spesifikasi Anggur Black Panther

Jenis anggur Black Panther udah adaptasi dan berhasil dibuahkan dinegri kita, jenis asal ukraina ini direlease pada tahun 2005 hasil persilangan silang AIA 1 x Harapan EPA + Valek yang melahirkan nama Black Panther dengan warna buah hitam dengan bentuk oval mampu menghasilkan ukuran buah relatif besar mencapai 25-35mm, dengan tingkat resistensi terhadap jamur cukup baik dan tahan terhadap suhu exstrim  dingin.

Mari kita bandingkan deskripsi diatas dengan hasil percobaan kawan kita dibawah ini:

Nama Varietas: Black Panther

– Country of origin: ukraine
– Masa Pematangan buah: 100hsp
– Ujicoba Penanaman mdpl: 85mdpl
– Bentuk buah: oval
– Rasa: manis
– Warna: hitam
– Brix: 17-19
– Seedless atau seeded: seeded
– Resistance terhadap jamur, air, hama: sedang
– GA3 treatment: no
– Tingkat adaptasi: bagus
– Perlakuan Teknik pruning: spur pruning
– Dormex treatment: no

Sekali lagi perlu diketahui bahwa semua varietas & spesifikasi yang dipublikasikan adalah hasil dokumentasi kawan-kawan dengan tujuan supaya menjadi bahan informasi bahwa hampir 100% varietas yang berhasil berbuah  sudah mirip dengan yang dihasilkan negara aslinya. Adapun untuk mengembangkan dan memaksimalkanya,  Om/Tante bisa mencoba menanamnya sendiri.

  • Catatan & Spesifikasi Tentang Anggur Sherkhan

    Catatan Tentang Anggur Sherkhan/Шерхан

    Berikut deskripsinya made in ukraina:

    – Country of origin: Unknow
    – Variety Name: Sherkhan/Шерхан
    – Parentage: Talisman x Kish-mish radiant
    – Ripening: Eearly-middle maturity on August 25-30.
    – Period is 125-130 days./ 115-125 days.
    – Pollination Requirements: This Grape is self-fertile (bisexual)
    – Color of berry skin: Dark Pink
    – Bushes: vigorous
    – Brix : 21-23%
    – Berry weight: 14-16 g, Size 38×26 mm
    – Bunch weight: 700-1500 g.
    – Taste Berries: Harmonious
    – Seeded
    – Resistance to mildew 3 points. Frost resistance of -22 ° C .

    Deskripsi made in INDONESIA

    by: Om Wie Day
    – Nama Varietas: Sherkhan/Шерхан
    – Country of origin: –
    – Masa Pematangan buah: 115-120 hsp
    – Ujicoba Penanaman: 0 – 25 m dpl
    – Rasa : hasil hampir sama transfiguran
    – Warna: Pink
    – Aroma: –
    – Kulit Buah: Relatif tebal
    – Brix: 24
    – Seedless/seeded: seeded
    – Resistance terhadap jamur: baik namun daun kadang kriting.
    – GA3 treatment: No
    – Dormex pasca pruning: No
    – Tingkat adaptasi: baik
    – Teknik pruning: cane 6-10

    Semua varietas & spesifikasi yang dipublikasikan adalah hasil dokumentasi kawan-kawan sebagai bahan informasi untuk memudahkan pencarian bagi yang membutuhkan. Untuk optimalisasi dan pemantapan silahkan Om/Tante bisa mencoba menanamnya sendiri.

  • 3 Tips Memperhatikan Tanaman Anggur (Musim Hujan)

    Anggur sebagai tanaman yang membutuhkan air dalam jumlah yang relatif sedikit dibanding tanaman lain akan sedikit mabuk :D dan kejang-jenag  jika diguyur air hujan terus menerus. Meskipun belum menemukan data pasti untuk daerah kita berapa banyak pasokan air yang dibutuhkan tanaman anggur secara proporsional.  Usaha kita hanya berdo’a dan memberikan perhatian exstra ketika musim penghujan datang karna bukan cerita lagi jika dimusim hujan akan banyak menemui kendala dan tantangan.

    Berikut 3 hal yang mesti diwaspadai:

    1. Populasi OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) meningkat.
    Jika dimusim kemarau Kita kadang hanya dihadapkan dengan sedikit serangan hama dan penyakit, untuk musim hujan seperti ini saatnya kita masuk SIAGA-1, siapkan alat tempur terbaik (pestisida insektisida & pestisida pungisida).

    Serangan OPT Downy Mildew yang sering sekali menyerang bagian pucuk daun bahkan bunga anggur akan sangat menyeramkan, ditambah dengan serangan grilya antraknosa rasanya sudah cukup beban penderitaan anggur kesayangan kita. ‘Ah ngeri ngeri sedap.!’ Untuk itu, Kita harus ekstra waspada, selalu memonitoring dan antisipasi sebelum semuanya terlambat.

    Baca juga tips pembibitan cutting anggur 

    dan cara pangkas pohon anggur yang baik

    Gejala akibat serangan kedua OPT tersebut:

    1. Downy Mildew (Jamur)

    Gejala fisik awal biasanya berupa bercak kecil berwarna kuning, kemudian jika dibiarkan akan terus merambat sampai daun kelihatan kuning totol coklat mirip terbakar dan kadang  jika serangan penyakit parah, daun-daun tersebut dapat mengering sehingga daun akan mudah hancur dan tentu memiliki dampak negatif terhadap pertumbuhan pohon anggur secara keseluruhan akibat kerusakan dan kinerja daun tidak optimal. “Begono ceritane, cukup mengerikan bukan :D”

    2. Antakronsa (gambar detail bisa dilihat dilik berikut Read)

    a. Indikasi pada daun
    – Daun anggur ditandai dengan bintik- bintik kecil, bulat gelap
    – Bintik meluas dan berkembang menjadi berwarna pucat putih dengan tepi berwarna coklat dan kemudian hitam
    – Membentuk lingkaran dan lobang pada daun.
    – Infeksi berat mengakibatkan daun cacat, mengkerut dan drop tanpa didahului menguning.

    b. Indikasi pada tunas/shoots/ranting
    – Membentuk garis lurus memanjang dengan tepi berwarna abu dan coklat kemerahan.
    – infeksi berat mengakibatkan ranting pecah dan rapuh.

    c. Indikasi pada buah
    – Size berry small (hanya mencapai diameter 6mm)
    – Ditemukan bintik merah melingkar & dibagian tengah lingkaran berwarna abu kehitaman.
    – Exstrimnya buah menjadi retak dan tidak membesar lagi akhirnya gugur.

    Tips Antisipasi Mekanis:

    – Rajin memperhatikan dan membuang daun atau ranting yang terindikasi infeksi kedua opt ini.
    – Memperhatikan drainase setiap saat supaya bagian area penanaman anggur tidak tergenang.
    – Membuat GH jika ada modal lebih :D
    – Membuat pernyataan mundur jadi pengANGGURan ( jangan terlalu baperan )kikikkk
    – Ya intinya sering patroli siang dan malam, begitu.

     

    Tips Antisipasi Kimia:

    – Siapkan alat tempur bermerk antacol (pestisida pungsida) lalu disemprotkan secara rutin.
    – Nanti nunggu tukang obat berkomentar jika mau tahu merk merknya :D

    2. Perebutan Nutrisi

    Biji2an yang kadang kita buang dimusim kemarau saatnya menampakan kehidupan, ya salah siapa buang sampah tidak pada tempatnya :D. Perebutan nutrisi tanaman anggur kita VS gulma-gulma berkeliaran cukup mengganggu dan menguras tenaga. Selalu bawa pacul dan parang kemanapun Anda pergi, hihi, Kasihan dunk anggurnya masa malah gulma yang subur sedangkan anggur kerdil.

    3. Kurang Intensitas Matahari

    Yaaa mendung lagi, kapan mataharinya keluar, namanya juga musim hujan mak ya ademmm. Tanaman anggur kita tidak mau tahu bagaimana jalanya yang pasti mereka butuh sinar matahari yang cukup untuk berfotosintesis. Solusi bijaknya jika kita sayang sama itu anggur yaitu dengan cara mengatur tanaman jangan sampai terlalu rimbun supaya sinar masuk merata dan mengenai sasaran. Potongin aja yang kira2 mengahalangi, bisa terapkan jurus “potestock” siapa tahu bawa bunga. hihi.

    TAMAT

    TMAGROUP

     

     

     

  • Catatan & Spesifikasi Anggur Ninel

    Catatan Tentang Anggur Ninel

    Sebelumnya harap koreksi jika ada kesalahan & tambahkan jika kurang.

    Seperti biasa bahwa semua varietas & spesifikasi yang dipublikasikan adalah hasil dokumentasi kawan-kawan sebagai bahan informasi untuk memudahkan pencarian bagi yang membutuhkan. Untuk optimalisasi dan pemantapan silahkan Om/Tante bisa mencoba menanamnya sendiri.

    Sepertinya jenis ninel sudah tidak asing lagi, dari mulai tingkat adaptasi tinggi, tahan terhadap infeksi mildew dan sangat mudah dibuahkan menjadi pilihan tepat untuk pemula yang ingin mencoba menanamnya, sebentar lagi mungkin akan menjadi anggur sejuta umat mendampingi sang primadona :D.

    Hasil ujicoba dinegri Kita:
    By: OM Bahru Rozik

    – Nama Varietas: Ninel
    – Country of origin: ukaraine
    – Masa Pematangan buah: 100-110hsp
    – Ujicoba Penanaman mdpl: 85mdpl
    – Bentuk buah: oval
    – Rasa: manis
    – Warna: merah
    – Aroma:-
    – Brix: 19-21
    – Seedless atau seeded: seeded
    – Resistance thdap jamur, air, hama: kuat
    – GA3 treatment: no
    – Tingkat adaptasi: bagus
    – Perlakuan Teknik pruning: spur pruning
    – bud fruitfuly/potensi urutan bud pembawa bunga :
    – Dormex treatment: no

    Tambahan:

    • Hasil percobaan pakai ownroot diameter buah standar dan pematangan 130 hsp (yogyakarta)
    • Pakai Rootstock Isabela pematangan 110 hsp, buah standar dan pematangan (yogyakarta)
    • Pakai rootstock yelowbelgia pematangan 95 hsp, buah standar dan pematangan. (yogyakarta)
  • Cara Menumbuhkan Cutting/Stek Anggur Dengan Media Air [Mudah]

    Cara Cutting/Stek Anggur Dengan Media Air

    Tips By: Yudi Hariyanto

    Hai Sahabat TMA, kali ini akan membagikan Tips Menumbuhkan Cutting dengan Media Air.

    Banyak sekali teknik menumbuhkan cutting/stek batang anggur dari mulai dengan cara dipendam terlebih dahulu atau bahkan ditancap langsung dipolybag, setiap teknik pastinya memiliki kekurangan dan kelebihan.

    Contoh misalkan teknik pendam cocopeat, setelah pertumbuhan cukup baik, Kita harus memindahkanya ke media tanam tanah dipolybag. Nah jika tidak ekstra hati-hati, kadang meskipun akar sudah terlihat lebat dan sehat, menjelang beberapa hari pasca pemindahan suka tiba-tiba layu dan akar busuk.

    Beda dengan teknik semai langsung dimedia tanah (polybag) semaian bibit tidak akan terganggu karena tidak dipindah-pindah kecuali jika bibit sudah siap ditanam ditanah langsung.

    Begitu juga dengan Teknik Semai Air, kita harus hati2 ketika proses pemindahan ke media padat.

    Jika Sahabat TMA ingin mencoba teknik semai air, ikuti langkah berikut:

    Siapkan Cutting/Stek anggur yang akan Kita semai air dengan kriteria sebagai berikut:

    1. Pilih cutting anggur yang sehat, bebas hama dan jamur.

    2. Pilih diameter standar “minimal ukuran pensil

    3. Pilih cutting yang sudah matang (warna kecoklatan)

    4. Ambilah minimal 3 mata tunas setiap cutting

    Langkah Penyemaian:

    1. Siapkan wadah/gelas transparan, bisa bekas air mimeral atau gelas.

    2. Isi wadah dengan air biasa, percobaan yang dilakukan 0,5cm atau kurang lebih mata tunas pertama terendam.

    3. Masukan Cutting yang sudah kita potong, posisi berdiri tegak

    4. Simpan semaian ditempat teduh (tidak tersinari matahari extrim kecuali pagi)

    5. Biarkan semaian sampak akar serabut muncul

    6. Ketika proses perendaman, ganti air secara berkala jika sudah keruh.

    Proses Pemindahan:

    1. Setelah muncul akar-akar serabut, boleh dikatakan persemaian cutting sudah 99% keatas survive.

    2. Cutting sudah bisa dipindahkan ke Polybag, Pot atau Planterbag untuk proses pertumbuhan selanjutnya.

    3. Gunakan Media tanam yang porous. komposisi yang dipakai pada percobaan sekam 2 : tanah 1 : kohe 1.

    4. Frekuensi penyiraman dilakukan 2 – 3 hari sekali.

    5. Semaian disimpan ditempat Sinar Matahari pagi.

    Selamat Mencoba
    TMAgroup

Leave a Reply