Catatan & Deskripsi Anggur Siyana

Satu lagi jenis table grape yang menjadi incaran koleksi pecinta anggur yaitu jenis anggur #Siyana. Awal pemulaan jenis ini oleh Dimitar Todorov di Institut Pertanian dan Produksi Benih Sifovtsov Chiflik, Ruse, Bulgaria dan sudah terdaftar dalam list varietas anggur di Bulgaria pada tahun 2007.

Masa pematangan cukup lama rata-rata 115 – 125, meskipun hampir menembus 151 hari dibagian wilayah Bulgaria selatan dan 181 hari dibagian utara. Pertumbuhanya tidak terlalu vigor alias sedang layaknya anggur seperti biasanya, cukup memiliki ketahanan terhadap embun beku dimusim dingin dan juga cukup tahan terhadap phylloxera, jamur, oidium, busuk abu-abu.

Berikut rangkumanya:

Nama varietas:Siyana(Selection: D. Todorov, Bulgaria)
Periode Panen: 115 – 125 days
Tingkat adaptasi: Baik
Berat tandan: 500-800 g
Diameter butiran: 30 x 36 mm
Berat butiran: 10-15 g
Brix: 17%
Flower functionality: bisexual
Karakter buah: manis, bentuk lonjong daging tebal, kulit tipis,
Warna buah: blue-black
Resistance to mildew, oidium,gray rot,phylloxera

Ingin melihat lebih jelas bentuk buahnya lihat vidieonya di YOUTUBE_TMA

Jelajahi deskripsi jenis anggur lainya disini

Join FB Group disini

  • Catatan & Spesifikasi Anggur Beauty
    Catatan Anggur Jenis Beauty Klik bagian gambar untuk zoom Kabar baik bagi pecinta anggur bahwa daftar jenis anggur yang berhasil dibuahkan sudah bertambah banyak, Meskipun masih hanya sebatas koleksi dan belum dibudidayakan secara masal, namun cukup menjadikan informasi awal bagi yang serius mengadopsinya. Berikut spesifikasi jenis anggur beauty yang wajib Om/Tante miliki:
    By: Ale Suryadi Saleh – Nama Varietas: Beauty – Country of origin: Rusia/Ukraina – Masa Pematangan buah: 100-110 HSP – Ujicoba Penanaman: 1500-1700 mdpl – Bentuk buah: oval – Rasa: Manis – Diameter Buah: Ukuran koin 500/±3 cm – Warna: Merah Marun / Merah Gradasi Ungu – Aroma: dominan ( sangat terasa ) – Daging Buah: Crunchy – Berat Tandan: Rata-rata 387gram – Berat Butiran: Rata-rata 7 gram. – Brix: 17-20 – Seedless/seeded: Seeded(berbiji), 1-4 biji untuk ukuran besar dan seedless untuk buah ukuran kecil – Resistance: Sangat baik dengan menggunakan ownroot (tanpa grafting) & Cukup tahan terhadap serangan jamur. – GA3 treatment: No – Dormex pasca pruning: No – Tingkat adaptasi: Mudah beradaptasi ditanam diberbagai daerah. – Teknik pruning: spur (2-4 bud )Potensi pembuahan keluar dari tunas 2-4, namun jika berniat mencoba dengan teknik cane (diatas 6 bud/tersier) bisa dicoba untuk melihat hasilnya.
    Note : Recomended untuk ditanam dan dibudidayakan skala kebun. Hasil data ini sewaktu-waktu bisa berubah berdasarkan hasil percobaan disetiap daerah dengan suhu berbeda. Namun setidaknya jenis ini sudah beradaptasi dengan baik untuk daerah dengan ketinggian 1700 mdpl, jadi bisa disimpulkan ketika ditanam didataran rendah kurang dari 300 mdpl dengan suhu panas hasilnya akan semakin optimal. TMAGROUP
  • Catatan & Spesifikasi Anggur Queen Nina
    Catatan Tentang Anggur Queen Nina Queen Nina adalah varietas anggur yang direlease pada tahun 1992 oleh National Agriculture and Food Research Organization, Institute of Fruit Tree Science, Akitsu (NIFTS) Jepang. Awal percobaan masal yang diuji di 36 lokasi pada tahun 2010-2004 yang kemudian pada tahun 2009 mendapat SK pelepasan sebagai anggur pilihan dan rekomendasi dengan daftar No. 20733 dibawah pengawasan ‘The Plant Variety and Seedling Act of Japan’ Queen Nina hasil persilangan Akitsu-20 X Aki Queen’ yang mana Akitsu-20 sendiri adalah anggur hibryd hasil silang ‘Benizuiho’ × ‘Hakuho’. Buah dengan ukuran cukup besar Ini memiliki rasa manis, renyah, warna kulit merah, butiran buah mencapai 15 sampai 20 g dengan tingkat konsentrasi keasaman sangat rendah. Meskipun pada awalnya tergolong seedeed ‘berbiji namun berhasil dikonversi menjadi seedless dengan aplikasi GA3 pada stage full bloom + 15 hari dan hasil setelahnya menjadi varietas unggulan seedless. Pematangan pada akhir Agustus sampai awal September di Akitsu sekitar 4-7 hari lebih dini dari jenis Kyoho dan Pione. Ketahanan terhadap cuaca exstrim dingin diperkirakan cukup kuat daripada ‘Kyoho’, dan terkait perlakuan penjarangan Kluster bunga sangat direkomendasikan untuk mendapatkan kluster yang menarik selayaknya kultivar komersial lainya di Jepang. Deskripsi:
    – Prime name: QUEEN NINA (4N) – Color of berry skin: ROUGE – Variety number VIVC: 24056 – Country of origin of the variety: JAPAN – Location of publication : Tsukuba – Species : VITIS INTERSPECIFIC CROSSING – Pedigree as given by breeder/bibliography: AKITSU 20 X AKI QUEEN – Prime name of parent 1: AKITSU 20 (4N) – Prime name of parent 2: AKI QUEEN (4N) – Year of crossing: 1992
    Mari kita lihat Deskripsi (made in indonesia)
    by: Om Handika Permana – Nama Varietas: QUEEN NINA – Country of origin:jepang – Masa Pematangan buah:100hsp – Ujicoba Penanaman mdpl: kurleb 80 – Bentuk buah:bulat-oval – Rasa:manis – Warna:merah – Aroma:_ – Brix:16-20 – Seedless atau seeded:seeded – Resistance thdap jamur, air, hama:cukup tahan jamur – GA3 treatment:no – Tingkat adaptasi:bagus – Perlakuan Teknik pruning: sekedar potes – bud fruitfuly/potensi urutan bud pembawa bunga : – Dormex treatment:no – Berat buah 7,9-10gr
    Seperti biasa bahwa semua varietas & spesifikasi yang dipublikasikan adalah hasil dokumentasi kawan-kawan sebagai bahan informasi untuk memudahkan pencarian bagi yang membutuhkan. Untuk optimalisasi dan pemantapan silahkan Om/Tante bisa mencoba menanamnya sendiri.
  • Tips dan Cara Pembibitan Anggur
    Pengadaan benih terbaik direkomendasikan secara vegetatif yaitu perbanyakan stek/cutting dengan panjang standar sekitar 25 cm (3 ruas mata tunas), berwarna coklat matang, berdiameter 1 cm (pensil) yang diambil dari pohon induk berumur di atas satu tahun. Metode pembibitan dilakukan dengan cara mencelupkan bagian bawah stek kedalam zat perangsang tumbuh (Rooting Up) kemudian disemai dalam polybag hitam berukuran 30 yang diletakan didalam green house selama enam bulan dan bibit siap dipindahkan kelapangan.
    1. Persiapan metan:  Tanah gembur/berpasir  Sekam bakar  NPK  Dolomit  Pupuk kandang terfrementasi  Polybag warna hitam  Perbandingan Tanah 2: Sekam1: Pukam1: npk 1 sendok teh: puradan 1 sendok teh (untuk setiap polybag)
    2. Aduk semua media tanam dan sementara simpan selama minimal 1 minggu sebelum cutting ditancapkan.
    3. Setelah cutting ditanam sebaiknya ditempatkan ditempat yang terkena matahari tidak langsung/ terhalang plastik dengan tetap memperhatikan sirkulasi udarasupaya tunas yang sprout selalu sehat. Hindari penanaman cutting ditempat teduh atau bahkan tidak terjangkau sinar matahari karna akan mengundang jamur & tunas tidak sehat dan cepat layu.
    4. Penyiraman bisa dikondisikan dengan suhu setempat. Untuk anggur tidak mesti disiram setiap hari karna kalau terlalu becek akan berakibat akar busuk dan tunas layu, cukup masukan telunjuk kedalam polybag kalau masih terasa lembab tidak mesti disiram. Yang saya lakukan idealnya 3x1minggu dimusim hujan.
    5. Penyemprotan insektisida pembasmi hama juga harus diperhatikan sebelum terserang meskipun dalam ruangan semut/serangga pemakan daun selalu ada.
    6. Nutrisi daun bisa disemprotkan setelah cuting tumbuh daun beberapa helai. Bisa menggunakan POC atau apa saja yang terpenting ada asupan zat/unsur nutrisi yang dibutuhkan.
    7. Pemberian NPK bisa dilakukan 3 minggu 1x (1 sendok teh disetiap bagian pinggir polybag).
    8. Setelah umur bibit minimal 6 bulan bisa dipindahkan ketempat yang lebih besar atau ditanam ditanah langsung.

    TMA
  • Management Practices & Grapevine Nutrition

Leave a Reply