Catatan & Spesifikasi Tentang Anggur Rizamat

Catatan Tentang Anggur Rizamat/Ризамат

Varietas rizamat berasal dari Uzbekistan hasil persilangan jenis Katta-Kurgan X Parkent. Sejahrah penamaan dengan rizamat dikaitkan dengan seorang pemerhati/petani anggur uzbekistan bernama Rizamat Musamukhamedov. Jenis ini termasuk table grape yang memiliki tingkat adaptasi pertumbuhan cukup baik dan menghasilkan tandan besar dengan butiran buah rata-rata 14 gram tanpa treatment GA3, adapun jika aplikasi ga3 diperkirakan bisa mencapai 20g/berries.

Menurut deskripsi aslinya bahwa kwalitas akar rizamat tanpa grafting (ownroot) cukup baik dan kuat dibandingkan varietas lainya, namun tidak menutup kemungkina jika digunakan batang bawah (rootstock) akan lebih meningkatkan kwalitas.

Berikut deskripsinya:

– Country of origin: Uzbekistan
– Variety Name: Rizamat/Ризамат
– Parentage: Katta-Kurgan x Parkent
– Ripening: Early-middle (125-135 days)
– Pollination Requirements: This Grape is self-fertile (bisexual)
– Color of berry skin: Red
– Brix – 20-25% dengan keasaman 5 g / l.
– Berry weight: 9-14 g (45 x 25 mm)
– Bunch weight: 600-1000 g
– The sugar content is up to 25% brix with an acidity of 5 g / l.
– Taste Berries: Harmonious & pulp is fleshy, skin is not felt when eating
– Seeded
– Resistance to : Oidiumlow, -18 ° С

  Deskripsi made in INDONESIA

by: Om R Shodik Manunggal
– Nama Varietas: Rizamat/Ризамат
– Country of origin: Ukraina
– Masa Pematangan buah: 140-150 hsp
– Ujicoba Penanaman: 0-10 mdpl
– Bentuk buah: bulat memanjang
– Rasa: kombinasi fleshy dan crunch
– Diameter Buah: 1.8 cm -2.3cm
– Warna: merah kehitam
– Aroma: normal
– Daging Buah:
– Berat Tandan: 500 gr – 1.000 (belum max)
– Berat Butiran: 8 -14 gr
– Brix: 18-20
– Seedless/seeded: seeded
– Resistance terhadap jamur/air: cukup kuat
– GA3 treatment: ya
– Dormex pasca pruning: no
– Tingkat adaptasi: sangat baik
– Teknik pruning: spur 3-5 bud

Semua varietas & spesifikasi yang dipublikasikan adalah hasil dokumentasi kawan-kawan sebagai bahan informasi untuk memudahkan pencarian bagi yang membutuhkan. Untuk optimalisasi dan pemantapan silahkan Om/Tante bisa mencoba menanamnya sendiri.

  • Menanam Anggur Bersama TMA (LGT)

    Jika pada event LGT (Lets Grow Together ) sebelumnya masih bergelut seputar menumbuhkan stek/cutting anggur, untuk lgt6 2019 kali ini ada yang berbeda dan lebih menantang bagi para pejuang LGT mengingat target dari perlombaan adalah kwalitas buah.

    Ini menjadi daya tarik bagi penghobi untuk berusaha seoptimal mungkin dan membawa varietas jagoanya dijuara tiga besar.

    Tentunya menjadi juara bukan hal utama yang lebih penting dari itu semua adalah konsistensi & kontinuitas dalam menjalin persatuan dan kebersamaan sehobi sepeng-anggur-an.

    LGT#6 (2019) akan dikemas menjadi dua seri lomba yaitu.

    #SeriA “Lomba membuahkan” dengan bahan pohon induk yang dimiliki setiap peserta
    #SeriB “Lomba membuahkan” dari mulai menanam cutting/grafting

    Berikut syarat & mekanisme #LGT6_SeriA

    1. Bahan & Teknis

    a. Bahan lomba adalah pohon induk yang dimiliki peserta
    b. Umur pohon tidak dibatasi
    c. Varietas bebas (“Lokal/Import”)
    d. Model pruning bebas
    e. Treatment bebas

    2. Kategori Point & Penilaian:
    a. Jumlah tandan/pohon = 20 point
    b. Berat tandan = 25 point
    c. Berat butiran buah = 5 point
    d. Banyak butiran/tandan = 5 point
    e. Kwalitas warna buah = 10 point.
    f. Mulus tidak berjamur 25 point
    g. Dokumentasi + tips diakhir lomba = 10 point

    Kenapa varietasnya bebas …?
    1. Karena tidak setiap orang memiliki induk jenis tertentu.
    2. Supaya lebih variatif mengingat setiap jenis berbeda karakter dan hasil, begitu juga pengaruh alam dan campur tangan pemiliknya.

    Contoh: Peserta No1 memilih varietas A, anggap saja genjah, mudah berbuah, mantep, top markotop bla, bla,bla. Namun hasil akhir belum tentu mendapatkan ke-7 point diatas yang berjumlah 100 point. Semua kemungkinan bisa terjadi meskipun mengandalkan varietas biasa.

    #Pemenang
    adalah yang berhasil mengumpulkan 100 point, jika tidak ada akan diambil yang paling besar. Pertama, kedua dan ketiga.

    #Diskualifikasi
    – Peserta yang pohon anggurnya zonk pasca pruning “tidak membawa bunga”, otomatis dianggap gugur.
    – Peserta yang tidak laporan bulanan otomatis gugur

    #Waktu_Pruning
    Waktu pemangkasan akan diberlakukan awal bulan 3 (maret) sampai akhir. Bagi peserta lomba bisa memilih tanggal tertentu dibulan 3 dan harus mendokumentasikanya untuk laporan pertama.

    #Dana_konstribusi
    Untuk menambah biaya pengadaan hadiah cuma-cuma diakhir lomba, setiap peserta akan dibebani sejumlah Rp. 25.000 (Transfer ke dompet TMA)

    #Hadiah
    Hadiah berupa uang tunai dan pernak pernik lainya akan diinfokan setelah melihat calon terdaftar.

    #Pendaftaran
    Waktu pendaftaran dibuka mulai sekarang dan bisa diajukan dikolom komentar link disini

    dengan format: Nama + Varietas + Umur pohon Contoh: Bayu + Isabela

    Yukk meriahkan LGT kali ini dengan warna warni buah anggur dan ajukan varietas terbaik-mu diajang #LGT6_SeriA.

    #Ketentuan yang dianggap perlu akan ditambahkan kemudian.

    #Silahkan untuk mengajukan saran & pertanyaan jika kurang difahami.

    Tim LGT#6TMAgroup

  • 10 Jenis Anggur Hitam Lengkap Deskripsinya

    Tidak kalah dengan warna buah anggur lainya, buah anggur warna hitam sangat digemari konsumen maupun kolektor, dari segi rasa dan penampilan sangat menggoda.

    Jenis anggur berwarna hitam yang sudah banyak dikoleksi kawan2 yang pertumbuhanya cukup adaptasi baik dan mudah dibuahkan seperti akademik, souvenir dkk, Read. Ada juga yang menurut testimoni memerlukan perawatan extra seperti autumn royal. Tentunya banyak faktor pendukung supaya tanaman anggur kita lebih berkwalitas.

    Berikut 10 Jenis Anggur Hitam Lengkap Deskripsinya

    Rhombic

    Athos

    Lorano

    Autumn Royal

    Autumn Black

    Swallow

    Dominic

    Kodryanka

    Monaco

    Charade

    Ini deskripsi asli di Ukraina, adapun deskripsi hasil penanaman di Indonesia belum ada testimoni dari ke 10 jenis diatas kecuali autumn royal dan autumn black yang memang memerlukan perhatian extra untuk lebih giat lagi dalam membuahkanya seoptimal mungkin.

    Lihat videonya via YOUTUBE

    TMA

  • Catatan & Deskripsi Anggur Romeo

    Ternyata sosok “Romeo” bukan hanya berada dalam kisah cinta Juliet karya Wiliam Shakerspeare bahkan dalam kisah pengANGGURan juga ikut eksis.

    Hasil jelajah digroup anggur, ada postingan buah jenis romeo dari Om Tonnie Wong Juniarto. Buahnya cukup lebat dan membuat semangat kawan2. Warna buah menggiurkan dengan bentuk lonjong meski tanpa perlakuan ga3.

    Setelah scroll kebawah ternyata banyak juga yang posting buah anggur jenis romeo ini, tentunya ditanam didaerah berbeda dan dengan perlakuan bervariatif.

    Bisa disimpulkan bahwa jenis ini sudah adaptasi dan wajib dikoleksi. Ayo tunggu apa lagi segera hunting bibitnya dan hiasi pekarangan rumah Anda dengan anggur jenis ini.

    Berikut deskripsinya:

    Nama Varietas: Romeo
    Warna buah: merah
    Bentuk: Oval
    Rasa: manis
    Berat butiran: 9-10gram
    Berat tandan: 500-800gram
    Brix: 19-22%
    Pematangan: 120-130 hari
    Tingkat adptasi: sangat baik & vigor (rekomended)

    Lihat videonya di YOUTUBE

  • Cara Pangkas Anggur (FOUNDATION PRUNING/BACK PRUNING)

    FOUNDATION PRUNING/BACK PRUNING

    Penterjemah: Dodik Novie Purwanto

    Mumpung lagi LGT6, berikut beberapa tips dari NRC India. Mari kita belajar sama-sama, mohon koreksi dan reviewnya, sehingga bisa ditambahkan info2 lainnya).

    FOUNDATION PRUNING/BACK PRUNING (APRIL PRUNING)

    Back pruning atau disebut juga sebagai Foundation Pruning adalah pruning dasar untuk persiapan pembuahan berikutnya yang dilakukan dengan cara menyiapkan cane yang subur dan juga menyiapkan pasokan nutrisinya.

    Sekitar 80% potensi produksi berikutnya dipengaruhi fase ini. Sehingga, perawatan perlu dilakukan pada tahapan berikut:

    1. Pre-pruning
    2. Pruning dan pertumbuhan tunas

    a. Pengembangan arsitektur canopy
    b. Fruit bud differentiation

    3. Penuaan/pematangan Cane (cane maturity)

    a. Fruit bud development
    b. Penyimpanan nutrisi

    I. PRE-PRUNING

    a. Masa istirahat sekitar 25-30 hari diperlukan anggur untuk recovery dari panen sebelumnya.

    b. Pemupukan segera untuk perkembangan akar setelah panen, sekitar 10% dari total pemupukan setahun.

    c. Penyiraman dilanjutkan sampai pruning sekitar 4000 l/acre/hari (rata-rata penguapan sekitar 7.14 mm). Kira-kira sekitar 9880 l/ha/hari (0.988 l/m2/hari atau 1 l/m2/hari).

    d. Pemberian pupuk kandang 10 ton + single super fosfat 500 kg tiap acre, 10 hari sebelum pruning (sekitar 25 ton pupuk kandang + 1235 kg SSP per hektar, atau 2.5 kg pupuk kandang + SSP 125 gr per m2).

    II. PRUNING DAN PERTUMBUHAN TUNAS

    1) PRUNING

    a. Pruning anggur dengan hanya menyisakan 1-2 bud per cane

    b. Batang/cabang kayu yang mati dibuang. Renovasi cordon jika diperlukan.

    c. Taruh hasil pruning di pit yang nantinya bisa dimanfaatkan sebagai kompos. Musnahkan yang terinfeksi dengan cara dibakar.

    d. Aplikasikan Hidrogen Sianamida (dormex) 1.5% (1 mL/33 mL atau 3 mL/100 mL atau 30 ml/L untuk kandungan Dormex 50%) untuk anggur dari grafting dan 1% (1 mL/50 mL atau 2mL/100 mL atau 20 ml/L) untuk anggur ownroot. Beri pewarna sebagai indicator.

    e. Semprot Bordeaux mixture 1% (Copper Sulphate 1 kg + kapur (lime) 0.6 – 0.8 kg per 100 L air) dalam waktu 48 jam setelah pruning (Copper Sulphate 10 gr + lime 6 – 8 gr per 1 L air).

    f. Pemberian Urea 80 kg + Magnesium Sulphat (MgSO4) 8 kg per acre setelah pruning (sekitar 200 kg urea + 20 kg MgSO4 per hektar atau sekitar 20 gr urea + 2 gr MgSO4 per m2)

    g. Penyiraman sekitar 12650 L/acre/hari (rata-rata penguapan 7.53 mm). Sekitar 31235 L/ha/hari atau 3.1 L/m2/hari).

    2) BUD SPROUTING

    a. Bud mulai sprout dalam waktu 8 hari (ownroot) atau 15 hari (grafted) setelah pruning (Note : waktu yang dibutuhkan untuk sprout dipengaruhi beberapa hal misalnya stress akibat panen sebelumnya, masa istirahat, kondisi tanah (pengairan, kelembaban, kadar garam) dll)

    b. Serangan kutu Flea umumnya terjadi pada periode ini akibat iklim yang panas. Semprot dengan Carbaryl @ 2g/l atau Imidacloprid @ 0.4 ml/l atau Lambda Cyalothrin @ 0.5 ml/l). (Note : bisa menggunakan produk Sevin 85SP, Demolish 18EC,atau Avidor 25WP).
    Contoh kutu Flea

    3) TAHAPAN 5 DAUN (7 hari setelah sprout)

    a. Setelah sprout, tunas tumbuh sangat cepat dan bias tumbuh 5 daun dalam 7 hari.

    b. Semprot CCC @ 500 ppm untuk mengontrol vigour.

    c. Penjarangan tunas dilakukan dengan menyisakan 1 tunas per 1.5 – 2 Sq.ft yang merata di cordon (1 tunas per 1.7 – 2.2 m2).

    4) TAHAPAN 9 DAUN (10-12 hari setelah sprout).

    a. Potes pucuk hingga menyisakan 7 mata tunas untuk menginisiasi sub cane.

    b. Pemupukan dengan DAP (18:46:0) @180 kg/acre (sekitar 444 kg/ha atau 44 gr/m2)

    c. Penyiraman sekitar 12650 L/acre/hari (rata-rata penguapan 7.53 mm). Sekitar 31235 L/ha/hari atau 3.1 L/m2/hari).

    Teknik SUB CANE adalah metode “Stop & Go” pengembangan tunas yang menjamin perkembangan fruitful bud/mata tunas buah dengan pengalihan sementara nutrisi ke mata tunas yang diinginkan.

    5) PERTUMBUHAN SUB CANE (30-50 setelah sprout)

    a. Pada tahapan 7+5 daun SUB CANE, atau 12 daun straight cane, semprot dengan CCC @ 500-750 ppm untuk mengontrol pertumbuhan lebih lanjut.

    b. Pemupukan dengan Sulphate of Potash/Potasium sulphate/ZK @ 87 kg/acre (21.5 gr/m2) pada 30-35 hari setelah sprout dan MgSO4 8 kg/acre (sekitar 2 gr/m2) 8-10 hari setelah pemupukan ZK

    c. Pada tahapan ini, differensiasi terjadi pada bud untuk membentuk “inflorescence primordia”.

    d. Semprot 6-BA @ 10 ppm pada hari ke 40 dan 50 dan Uracil @ 50 ppm pada hari ke 45.

    e. Penyiraman 2650 liter/acre/hari (sekitar 6543 L/ha/hari atau 0.65 l/m2/hari) untuk lahan dengan penguapan rata-rata 4.72 mm.

    f. Pertumbuhan tunas dicontrol pada tahapan 7+5+3 daun atau 15 daun dengan memotes tunas apical (pucuk). Pertumbuhan tunas ditahan dengan potes pucuk dan semprot CCC @ 500 -1000 ppm sesuai dengan kondisi tunas dan cuaca.

    III. PENUAAN/PEMATANGAN CANE/CANE MATURITY

    1) FRUIT BUD DEVELOPMENT (51-80 hari setelah sprout)

    a. Setelah pembentukan “inflorescence primordia”, perkembangannya selanjutnya terjadi di dalam “dormant bud”.

    b. Pemupukan ZK @87 kg/acre 60 hari setelah sprout untuk perkembangan bunch dan MgSO4 12 kg/acre pada hari ke 80 (ZK @ 215 kg/ha dan MgSO4 @ 30 kg/ha atau ZK @ 22 gr/m2 dan MgSO4 @3 gr/m2).

    c. Penyiraman @ 1820 L/acre/day (@4493 L/ha/hari atau 0.45 L/m2/hari) untuk penguapan rata-rata 3.25 mm. Bila curah hujan melebihi 4-5 mm/hari, penyiraman tidak diperlukan.

    2) PENYIMPANAN NUTRISI ANGGUR (81-110 hari setelah sprout)

    a. Tidak boleh ada tunas muda muncul dan jaga daun agar kondisinya sehat.

    b. Penyiraman @ 1380 L/acre/hari (@ 3407 L/ha/hari atau 0.34 L/m2/hari) selama tidak ada hujan.

    c. Sebagai bagian dari IPM (Integrated Pest Management) untuk kutu Mealy Bug (kutu putih), lakukan tindakan sbb selama periode ini:

    1. Singkirkan populasinya dengan menguas tanaman dengan Dichlorvos 2 ml/l + Neem oil 5 ml/l + Fish oil 2 ml/l.

    2. Buang kulit kayu dan pasang “gum banding” to menghindari semut dan rayap.

    3. Beri insektisida sekitar pohon dengan diameter 3” – 4” menggunakan Malathion atau Chlorpyriphos @25 kg/ha (2.5 gr/m2)

    4. Semprot dengan fungisida sulfur @ 2 gr/l air untuk mengontrol Powdery Mildew selama penuaan cane.

    5. Semprot dengan Carbendazim @ 1 gr/l air untuk mengontrol Anthracnose dan juga buang tunas-tunas baru.

    Note:

    Irigasi/penyiraman pada masing-masing tahapan tergantung kondisi tanah dan cuaca/iklim setempat.

    Note:

    – Pemupukan tergantung kondisi tanah setempat.

    – Terjemahan bebas dari “Some Tips On Cultural Practices After April Pruning” by ICAR National Research Centre For Grape

    – India (dan beberapa penjelasan tambahan)

    – Info tentang kandungan pestisida/fungisida yang beredar di Indonesia, bisa dilihat disini 

    Penterjemah: Dodik Novie Purwanto

    Link Posting via Group Facebook

    TMAGroup.

Leave a Reply