Dokumentasi KORDA

[su_tabs] [su_tab title="NGAPAK "] [su_custom_gallery source="media: 1570,1569,1568,1571,1572,1573,1574" limit="24" link="lightbox" title="always"] [/su_tab] [su_tab title="KEBUMEN "]Tab 3 content [/su_tab] [su_tab title="RIAU "] Tab 3 content [/su_tab] [su_tab title="KARAWANG "] [su_custom_gallery source="media: 1814,1815,1816,1817,1818,1821,1822,1823,1824,1825,1826,1827" limit="24" link="lightbox" title="always"] [/su_tab] [su_tab title="PALEMBANG"] [su_custom_gallery source="media: 1714,1715,1716,1717,1718,1719,1720" limit="24" link="lightbox" title="always"] [/su_tab] [su_tab title="KALIMANTAN "] Tab 3 content [/su_tab] [su_tab title="TANGERANG "] Tab 3 content [/su_tab] [su_tab title="BOGOR "] Tab 3 content [/su_tab] [su_tab title="JOGJA "] Tab 3 content [/su_tab] [su_tab title="SEMARANG "] [su_custom_gallery source="media: 1728,1729,1730,1731,1732,1733,1734" limit="24" link="lightbox" title="always"] [/su_tab] [su_tab title="MEDAN"] Tab 3 content [/su_tab] [su_tab title="CIAYUMAJALUNING"] Tab 3 content [/su_tab] [su_tab title="KEDIRI"] Tab 3 content [/su_tab] [su_tab title="KALTENG"] Tab 3 content [/su_tab] [su_tab title="SUKABUMI"] [su_custom_gallery source="media: 1735,1736,1737,1738,1739" limit="24" link="lightbox" title="always"] [/su_tab] [su_tab title="NAD-1"] Tab 3 content [/su_tab] [su_tab title="NAD-2"] Tab 3 content [/su_tab] [/su_tabs] [su_posts posts_per_page="10" tax_term="12" tax_operator="2" order="desc" orderby="title" ignore_sticky_posts="yes"]

Markas masing-masing KORDA bisa dikunjungi melalui link berikut:

Korda KEBUMEN -> KLIK DISINI

Korda RIAU -> KLIK DISINI

Korda KARAWANG-> KLIK DISINI

Korda PALEMBANG -> KLIK DISINI

Korda KALIMANTAN -> KLIK DISINI

Korda TANGERANG -> KLIK DISINI

Korda BOGOR -> KLIK DISINI

Korda JOGJA -> KLIK DISINI

Korda SEMARANG -> KLIK DISINI

Korda NGAPAK -> KLIK DISINI

Korda MEDAN-> KLIK DISINI

Korda CIAYUMAJALUNING -> KLIK DISINI

Korda KEDIRI -> KLIK DISINI

Korda SUKABUMI -> KLIK DISINI

Korda NAD -> KLIK DISINI

Korda NAD 1-> KLIK DISINI

Korda NAD 2-> KLIK DISINI

Korda Belitung -> KLIK DISINI

——————-
TMA GROUP

  • Tips Mencangkok Anggur Tanpa Kerat.

    Tips Mencangkok Anggur (Alami) Tanpa Kerat.

    Diantara teknik perbanyak bibit anggur secara vegetatif yaitu dengan cara dicangkok. Jika dalam tanaman lain dengan menggunakan teknik ini diharapkan cepat berbuah, tapi untuk anggur saya pribadi tidak yakin akan secepat itu karna tetap melalui step pembentukan (bahan diskusi).

    Baca juga tips pembibitan anggur dari cutting disini

    Untung & rugi:

    1. Sifat cangkok anggur yang dihasilkan akan sama dengan induknya meski belum berbuah atau mencangkok dari batang air, tidak lazim memang karna baisanya mencangkok dilakukan pada tanaman yang sudah berbuah.
    2. Teknik mencangkok anggur lebih praktis dibanding teknik stek dan okulasi. Faktanya bisa dilihat sendiri bahwa akar anggur meskipun hanya terkena media air atau keadaan area setempat lembab akan mudah mengeluarkan akar.
    3. Jika pohon induk terlalu banyak dicangkok biasanya akan sulit dibuahkan karna cabang yang berpotensi produktif pembawa bunga habis (cangkok tingkat extrim), curhatan Om Kresno Dewanto :D

    Tips:

    1. Siapkan media cangkok (cocopeat/tanah/dll)
    2. Siapkan wadah plastik, gelas plastik, polybag atau apa saja yang bisa menampung media cangkok.
    3. Setelah media cangkok siap, Bungkuskan/tempelkan pada bagian cabang yang hendak dicangkok. (entah hasil kerat, sudah keluar akar, atau bahkan tanpa kerat semua memungkinkan berhasil)

    -> selesai, hanya dengan 3 step diatas om/tant sudah memiliki bibit hasil cangkok sendiri.
    -> Hasil dari 5 percobaan mencangkok tanpa kerat 100% berhasil (Oleh Om Mustafa Akafi)
    -> Nanti ada tambahan dari ahli cangkok dikolom komentar.

    Selamat mencangkok ria

    TMAGRoup.

  • Dompet TMA bulan Agustus

    DOMPET TMA-GROUPSelain misi dalam mengajak semua member untuk selalu giat dan semangat dalam menanam anggur, TMA-GROUP berencana mencanangkan program santunan jompo, anak yatim dan piatu yang dananya akan dikumpulkan dari hasil donasi, penjualan dan lelang bibit amal. Kemudian setelah terkumpul dan mencapai angka yang pantas akan disalurkan melalui ketua korda/provinsi masing-masing yang telah ditunjuk dan disepakati.

    DAFTAR PENGURUS:

    -> Kang Yadi (Admin)
    -> Romi Ardiansyah (Admin)
    -> Raspo (Admin)
    -> Rawnaa Na (Admin)
    -> Yuliastuti (Bendahara)
    -> Hasan (Admin)
    -> Bayu W Giri (Admin)
    -> Hen Bobon (Admin)
    -> Ecko (Modrator)
    -> Noory Ali (Moderator)
    -> Windy (Modrator)
    -> Ahmad Syafei (Modrator)
     
    Info saldo dompet TMA-GROUP.
     
    Rekening A/N Yuli Widi Hastuti (BRI No.6912-01-025971-53-8)
    Link via group facebook disini
     
    Mari Kita menanam & beramal.
    TMA-GROUP
  • Istilah Dalam Budidaya Anggur

    Istilah PengANGGURan

    Kumpulan istilah ini adalah rangkuman hasil kuis 4 bulan yang lalu. Tambahkan dikolom komentar untuk istilah lainya. Apasaja boleh selagi berhubungan dan familiar dengan anggur, usahakan tidak double.

    1. PengANGGURan : Orang gila anggur / terinfeksi virus anggur, kerjaanya nganggur hanya mikirin anggur. Bahasa kerenya hobbies/pemerhati tanaman anggur.

    2. Cutting/Stek : Potongan batang anggur untuk bahan bibit minimal 3 mata tunas & sudah berwarna coklat dengan diameter pencil.

    3. Node/Bud/Matun : Mata tunas

    4. Bareroot : Bibit cabutan yang telah memiliki perakaran kuat dan siap tanam.

    5. Pruning: Pemangkasan pada batang/ranting anggur untuk pembentukan atau pembuahan.

    6. Seed/Seedling: Menggunakan biji anggur sebagai bahan bibit.

    7. Tendrill/Sulur : Cabang pembelit
    Berfungsi untuk melilit objek sekitar rambatan.

    8. SPAP : Stess Air, Pemupukan, Jenuh Air, Pruning (teknik untuk merangsang pembuahan)atau proses rekayasa dormancy seperti yg terjadi dinegara subtropika dengan harapan ranting matang dan setelah dipangkas berbuah sempurna.

    9. Budbreak : Pecah tunas/tunus mulai mekar

    10. Callusting : Teknik menumbuhkan akar terlebih dahulu dari stek atau tahapan awal sebelum keluar akar.

    11. FC : Fresh Cangkok : bibit yg berasal dari cangkok yang baru saja diturunkan dari batang induk

    12. Ajir : Tiang rambatan anggur secara vertikal

    13. Para-para: Tempat rambatan anggur secara horizontal dari bahan kawat.

    14. Rootstock : Batang bawah untuk grafting atau okulasi

    15. Entress/scion : Batang atas untuk digrafting pada rootstock

    16. Grafting : Teknik perbanyakan bibit dengan cara menyambung 2 jenis varietas

    17. Cane pruning adalah pemangkasan dicabang ketiga/tersier dengan menyisakan 8-12 mata tunas yang secara praktek sama dengan metode spur.

    18. Spur Prunning adalah timing backto 2 bud ( pemangkasan cabang ketiga/tersier dengan menyisakan 2 mata tunas yang kedua mata tunas tersebut akan selalu diremajakan disetiap pemangkasan)

    19. Table Grape : Varietas anggur yang buahnya siap dikonsumsi langsung.

    20. anggur wine : Varietas anggur sebagi bahan wine/minuman.

    21. Grafting tool: peralatan grafting/okulasi

    22. Mini grafting: grafting dengan menyambungkan entress berupa potongan beberapa bud diatas root stock batang bawah.

    23. Parafilm: bahan sambung grafting berbahan semiplastik lilin.

    24. Gradasi: tingkat perubahan warna yang terjadi selama proses pematangan buah anggur.

    25. Trunk
    Trunk adalah bagian batang anggur yang pertama kali tumbuh atau biasa disebut dengan batang utama pohon anggur.

    26. Cordon
    Cordon atau biasa disebut dengan batang sekunder berjumlah dua batang dengan arah yang berlawanan, kiri dan kanan.

    27. Head
    Head adalah sebuatan untuk bagian atas trunk yang merupakan bagian transisi sebelum terbentuknya cordon, spurs atau cane.

    28. Shoots (Tunas muda)
    adalah calon batang yang masih hijau dan belum matang. Tumbuh dari bud/mata tunas yang ada pada batang berumur 1 tahun atau berwarna kecoklatan.

    29. Cabang Sekunder
    adalah cabang kedua yang tumbuh dari mata tunas yang ada dibagian trunk/batang utama. Disetiap pohon idealnya terdapat 2-7 cabang sekunder sesuai system yang digunakan

    30. Fruit cane (Ranting buah)
    adalah istilah cluster pembawa buah setelah dilakukan pemangkasan sebelumnya.

    31. Arm
    adalah penghubung antara batang’trunk’dan sekunder

    32. Ripening
    Adalah Proses pematangan buah

    33. Pariderm Browning
    Adalah Proses perubahan ranting menjadi berwarna kecoklatan

    34. Dormant / Rest
    Adalah masa terhentinya pertumbuhan aktif karena factor lingkungan, yang di tandai dengan daun yang berguguran

    35. Training System
    “Training systems” dalam budidaya tanaman anggur adalah sistem pemeliharaan pohon anggur dari mulai penanaman, pemangkasan sampai ke tahap pembuahan yang bertujuan untuk mendapatkan bentuk pohon yang sesuai kapasitasnya & untuk mempermudah dalam melakukan pemangkasan

    37. Anggur hybrid
    Hybrid dihasilkan oleh cross polination atau penyerbukan silang dari dua jenis yang berbeda. Hasil dari penyerbukan silang ini adalah mendapatkan bibit yang mewarisi keunggulan kedua indukan/tetuanya. Hasilnya adalah bibit yg stabil secara produksi, lebih bagus, lebih besar, lebih banyak, lebih produktif dan lebih manis tentunya. Namun sayangnya anggur-anggur jenis hybrid ini umumnya akan gagal menurunkan sifat stabil itu kepada anakannya yang bersumber dari biji.

    38. Repoting / Grounding
    Penanaman anggur langsung ditanah setelah kondisi bibit siap ditanam

    39. Vigour: Pertumbuhan cepat

    40. Internode: Jarak antar mata tunas atau shoot

    42. Full sun: Terkena sinar matahari dari pagi hingga sore

    43. Full rain: Bebas terkena air hujan langsung

    44. Trellis: Terali/tempat rambat

    45. Sucker : Biasa juga disebut dengan Tunas Air, yaitu tunas muda yang muncul pada bagian batang tua, seperti pada bagian trunk ataupun head.

    46. BLT= bantuan langsung tancap

    47. LGT: Lets Grow Together

    48. HST: Hari setelah tanam

    49. HSP: Hari setelah prunning

    50. Girdling adalah proses menguliti kulit pohon atau cabang yang akan diinduksi pembungaanya selebar 2.5mm tergantung diameter pohonya.

    ——————
    TMA GROUP

  • Cara Menumbuhkan Cutting/Stek Anggur Dengan Media Air [Mudah]

    Cara Cutting/Stek Anggur Dengan Media Air

    Tips By: Yudi Hariyanto

    Hai Sahabat TMA, kali ini akan membagikan Tips Menumbuhkan Cutting dengan Media Air.

    Banyak sekali teknik menumbuhkan cutting/stek batang anggur dari mulai dengan cara dipendam terlebih dahulu atau bahkan ditancap langsung dipolybag, setiap teknik pastinya memiliki kekurangan dan kelebihan.

    Contoh misalkan teknik pendam cocopeat, setelah pertumbuhan cukup baik, Kita harus memindahkanya ke media tanam tanah dipolybag. Nah jika tidak ekstra hati-hati, kadang meskipun akar sudah terlihat lebat dan sehat, menjelang beberapa hari pasca pemindahan suka tiba-tiba layu dan akar busuk.

    Beda dengan teknik semai langsung dimedia tanah (polybag) semaian bibit tidak akan terganggu karena tidak dipindah-pindah kecuali jika bibit sudah siap ditanam ditanah langsung.

    Begitu juga dengan Teknik Semai Air, kita harus hati2 ketika proses pemindahan ke media padat.

    Jika Sahabat TMA ingin mencoba teknik semai air, ikuti langkah berikut:

    Siapkan Cutting/Stek anggur yang akan Kita semai air dengan kriteria sebagai berikut:

    1. Pilih cutting anggur yang sehat, bebas hama dan jamur.

    2. Pilih diameter standar “minimal ukuran pensil

    3. Pilih cutting yang sudah matang (warna kecoklatan)

    4. Ambilah minimal 3 mata tunas setiap cutting

    Langkah Penyemaian:

    1. Siapkan wadah/gelas transparan, bisa bekas air mimeral atau gelas.

    2. Isi wadah dengan air biasa, percobaan yang dilakukan 0,5cm atau kurang lebih mata tunas pertama terendam.

    3. Masukan Cutting yang sudah kita potong, posisi berdiri tegak

    4. Simpan semaian ditempat teduh (tidak tersinari matahari extrim kecuali pagi)

    5. Biarkan semaian sampak akar serabut muncul

    6. Ketika proses perendaman, ganti air secara berkala jika sudah keruh.

    Proses Pemindahan:

    1. Setelah muncul akar-akar serabut, boleh dikatakan persemaian cutting sudah 99% keatas survive.

    2. Cutting sudah bisa dipindahkan ke Polybag, Pot atau Planterbag untuk proses pertumbuhan selanjutnya.

    3. Gunakan Media tanam yang porous. komposisi yang dipakai pada percobaan sekam 2 : tanah 1 : kohe 1.

    4. Frekuensi penyiraman dilakukan 2 – 3 hari sekali.

    5. Semaian disimpan ditempat Sinar Matahari pagi.

    Selamat Mencoba
    TMAgroup

Leave a Reply