Dompet TMA bulan Agustus

DOMPET TMA-GROUPSelain misi dalam mengajak semua member untuk selalu giat dan semangat dalam menanam anggur, TMA-GROUP berencana mencanangkan program santunan jompo, anak yatim dan piatu yang dananya akan dikumpulkan dari hasil donasi, penjualan dan lelang bibit amal. Kemudian setelah terkumpul dan mencapai angka yang pantas akan disalurkan melalui ketua korda/provinsi masing-masing yang telah ditunjuk dan disepakati.

DAFTAR PENGURUS:

-> Kang Yadi (Admin)
-> Romi Ardiansyah (Admin)
-> Raspo (Admin)
-> Rawnaa Na (Admin)
-> Yuliastuti (Bendahara)
-> Hasan (Admin)
-> Bayu W Giri (Admin)
-> Hen Bobon (Admin)
-> Ecko (Modrator)
-> Noory Ali (Moderator)
-> Windy (Modrator)
-> Ahmad Syafei (Modrator)
 
Info saldo dompet TMA-GROUP.
 [su_document url="http://tma-group.net/2017/wp-content/uploads/2017/09/dompet-tmA.docx"]
Rekening A/N Yuli Widi Hastuti (BRI No.6912-01-025971-53-8)
Link via group facebook disini
 
Mari Kita menanam & beramal.
TMA-GROUP

  • Laporan LGT#5 Desember 2018

    DAFTAR PESERTA BERTAHAN LGT5, Update ke#8 (Desember) 2018.

    Perlu diperhatikan bahwa laporan peserta setiap bulan sifatnya wajib, jadi jika tdk ada akan diskualifikasi dari lomba.

    Format Laporan #No_Varietas

    3. Bie Moeslem ✓Update
    6. Anna Widyanti ✓Update
    7. Saifudin ✓Update
    9. Muh Har ✓Update
    11. Aryo Haryono Hry ✓Update
    16. Sarif Paving ✓Update
    21. Dani Setiawan ✓Update
    32. Pa Itam ✓Update
    38. Samli Marrung Jaya ✓Update
    46. Dharma Sirait ✓Update
    50. Saifudin St ✓Update
    70. Cecep Mangku Langit ✓Update
    73. Yusuf Anwari ✓Update
    75. Muhammad Mursyid ✓Update
    79. Adenk Deni ✓Update
    87. Hendry Tan ✓Update
    89. Uzie Tok ✓Update
    93. Trisha oh Trisha ✓Update
    97. Tsukumo Mutsu ✓Update
    100. Arifin Sumar ✓Update
    101. Dhe Susanto ✓Update
    102. Yudi Marsudiharjo ✓Update
    104. Nazhirul Asrofi Hanan ✓Update
    105. Alin Sardjito ✓Update
    109. Supri Handoko ✓Update
    112. Suparno Anotesa ✓Update
    115. Cacai Gunawan ✓Update
    116. Rahman dental ✓Update
    118. Putri Putri ✓Update
    119. Syafran Riyadi ✓Update

    Update via group klik disini

    TMA
    Panitia LGT#5

  • Cara Menanam Anggur (TMA)

    Step Pertama: Pembibitan

    Pengadaan benih terbaik direkomendasikan secara vegetatif yaitu perbanyakan stek/cutting dengan panjang standar sekitar 25 cm (3 ruas mata tunas), berwarna coklat matang, berdiameter 1 cm (pensil) yang diambil dari pohon induk berumur di atas satu tahun.

    Metode pembibitan dilakukan dengan cara mencelupkan bagian bawah stek kedalam zat perangsang tumbuh (Rooting Up) kemudian disemai dalam polybag hitam berukuran 30 yang diletakan didalam green house selama enam bulan dan bibit siap dipindahkan kelapangan.

    a. Persiapan metan
    – Tanah gembur/berpasir
    – Sekam bakar
    – NPK
    – Dolomit
    – Pupuk kandang terfrementasi
    – Polybag warna hitam
    – Perbandingan Tanah 2: Sekam1: Pukam1: npk 1 sendok teh: puradan 1 sendok teh (untuk setiap polybag)
    – Aduk semua media tanam dan sementara simpan selama minimal 1 minggu sebelum cutting ditancapkan.

    b. Lokasi penyimpanan.
    Setelah cutting ditanam sebaiknya ditempatkan ditempat yang terkena matahari tidak langsung/ terhalang plastik dengan tetap memperhatikan sirkulasi udarasupaya tunas yang sprout selalu sehat.
    Hindari penanaman cutting ditempat teduh atau bahkan tidak terjangkau sinar matahari karna akan mengundang jamur & tunas tidak sehat dan cepat layu.

    c. Penyiraman
    Penyiraman bisa dikondisikan dengan suhu setempat. Untuk anggur tidak mesti disiram setiap hari karna kalau terlalu becek akan berakibat akar busuk dan tunas layu, cukup masukan telunjuk kedalam polybag kalau masih terasa lembab tidak mesti disiram.
    Yang saya lakukan idealnya 3x1minggu dimusim hujan.

    Penyemprotan insektisida pembasmi hama juga harus diperhatikan sebelum terserang meskipun dalam ruangan semut/serangga pemakan daun selalu ada.

    d. Penambahan nutrisi
    Nutrisi daun bisa disemprotkan setelah cuting tumbuh daun beberapa helai. Bisa menggunakan POC atau apa saja yang terpenting ada asupan zat/unsur nutrisi yang dibutuhkan. Pemberian NPK bisa dilakukan 3 minggu 1x (1 sendok teh disetiap bagian pinggir polybag).
    Setelah umur bibit minimal 6 bulan bisa dipindahkan ketempat yang lebih besar atau ditanam ditanah langsung.

    Step Kedua: Grounding

    Setelah umur bibit cukup kuat antara 4-6 bulan, bibit siap dipindahkan ketanah.

    a. Masa pertumbuhan

    -> Biarkan pohon anggur tumbuh lurus keatas mengikuti tiang ajir untuk membentuk batang primernya, kemudian etelah tingginya 3 m atau diameter sebesar pensil harus segera dipotong diketinggian sama dengan tinggi tiang.
    -> Pemotongan bertujuan untuk membentuk cabang sekunder yang nantinya ketika sudah dipotong akan keluar dari bud/mata tunas batang utama.
    -> Ketika masa pertumbuhan diatas, cabang yang keluar dari ketiak daun akan selalu dibuang supaya pertumbuhanya cepat. Banyaknya cabang sekunder yang dipelihara idealnya tidak lebih dari 4 cabang atau minimal 2 cabang (cordon) Pengaturan cabang sekunder/kedua diarahkan kearah berbeda dan diikat rapi.
    -> Setelah cabang sekunder memiliki diameter pensil harus dipotong untuk merangsang pertumbuhan cabang ketiga/tersier.
    -> Perlakuan ketika memelihara sekunder sama dengan ketika pemeliharaan primer yaitu setiap cabang yang keluar dari ketiak selalu dibuang.
    -> Selanjutnya ketika sekunder sudah dipotong nanti akan keluar tersier dari setiap bud/mata tunas sekunder dan siap dipelihara.
    -> Setelah tersier berdiameter pensil harus dipotong untuk dilakukan ketahap pembuahan dengan perpaduan metode spur & cane.
    -> Jarak setiap cabang tersier tidak terlalu rapat sekitar 1 jengkal.

    b. Perawatan sebelum pangkas dan ketika pembuahan

    -> Pemberian kapur dolomit 2 sendok/pohon untuk stabilisasi ph tanah,
    -> pemberian pupuk SP 36 atau MKP 2 sendok/pohon dan KCL 1 sendok/pohon kemudian dilakukan pengairan.
    -> Stres Air ( selama 2 minggu total tidak dilakukan pengairan dan -+ 1 bulan setelahnya pengairan secara priodik 2 hari 1 x.
    -> Kemudian ketika pohon anggur ditandai dengan daun menguning, ranting berubah warna kecoklatan, pohon anggur sudah siap dipruning/pangkas.
    -> Setelah pemangkasan dilakukan, penyemprotan ZPT/Dormex kemudian tambahkan NPK dan MKP dosis 2 sendok/pohon merata seputar perakaran.
    -> Tunas-tunas baru setelah tumbuh pasca pemangkasan disemprot cairan pupuk kandungan unsur hara mikro
    -> Penyemprotan GA3 bagi yang melakukanya.

    c: Pasca panen
    -> Setelah masa panen segera tambahkan Sp36 dan NPK.
    -> Biarkan pohon induk melalui masa istirahat minimal 1-2 bulan sampai siap dilakukan pemangkasan kembali

    Step ketiga: Tips Pembuahan

    Ada dua teori penting yang perlu diperhatikan tentang pembuahan pohon anggur.

    -> Pembungaan / pembuahan tidak akan optimal kecuali dirangsang (diinduksi).
    -> Tidak terjadi pembungaan dikarenakan kondisi cuaca tidak sesuai dan adanya kandungan zat atau jaringan penghambat dalam pohon yang mesti Kita cegah.

    Dari kedua teori diatas bisa simpulkan bahwa untuk membuat pohon anggur keluar bunga ada beberapa tips yang perlu diperhatikan.

    -> Stres air ( tidak disiram selama beberapa waktu kalau terkendala hujan bisa direkayasa dengan penutupan bagian perakaran dengan mulsa perak dan memperbaiki drainese. Stres air sangat penting karna kondisi kering memacu pertumbuhan generatif jadi untuk mengoptimalkan induksi pembungaan, pertumbuham vegetatif harus ditekan semaksimal mungkin.
    -> Mengatur suhu udara, dalam hal ini bisa dilakukan dengan pemasangam green house.
    -> Stabilisasi Ph tanah supaya tetap diantara 6-7 (pemberian dolomit rutin)
    -> Pemberian nutrisi pupuk makro dan mikro (N,P,K,CA,BORON,ZINC,CU,FE dll.)
    -> Saya sendiri aplikasi pakai NPK, kalium Nitrat (kno3), gandasil D&B. Kcl atau mkp.
    -> Penyemprotan zpt. Hal yang mungkin dilakukan untuk merangsang pembungaan adalah dengan penyemprotan ZPT tujuanya untuk menurunkan enzim proteolitik dan meningkatkan protein yang menunjang terjadinya pembungaan. biasanya saya menggunakan pupuk hantu atau pilih apa saja yang ada ditoko.
    -> Aplikasi teknik girdling.

    Girdling adalah proses menguliti kulit pohon atau cabang yang akan diinduksi pembungaanya selebar 2.5mm tergantung diameter pohonya.
    Keberhasilan girdling dipengaruhi beberapa faktor diantaranya kodisi tanaman, waktu yang tepat saat diaplikasikan & prosedur atau tekniknya.
    Tingkat keberhasilan gridling yaitu pada saat kambium literal aktif dan ketika kulit mudah dikuliti. (sebelum kemarau tiba).

    Sehinga pemberesihan floem & xilem mudah dilakukan tanpa melukai bagian dalam batang.
    Ketika Xilem yang berfungsi untuk mengangkut bahan fotosintesis yang berupa mineral dan air dan floem yang berfungsi untuk mengangkut hasil dari fotosintesis berupa nutrsisi makanan dari daun menuju ke seluruh bagian tumbuhan dihambat dengan proses gridling, maka semua nutrisi akan terfokus dibagian atas pohon anggur karena pertumbuhan vegetatif dan akumulasi karbohidrat dibagian atas akan meningkat.
    Efeknya dapat merangsang dan mempercepat proses pembungaan.

    Disamping itu untuk mengoptimalkan berry size, tingkat brix dan color.
    Untuk memastikan proses pembersihanjaringan floem sempurna, bisa ditunggu sekitar 30 menit kalau masih tersisa segera dibersihkan.
    =================>
    Artikel ini hasil percobaan sendiri dan masih banyak kekurangan, lain waktu akan dishare kembali versi lainya.

    TMA GROUP
    Kang Yadi
    www.tma-group.net

  • Istilah Dalam Budidaya Anggur

    Istilah PengANGGURan

    Kumpulan istilah ini adalah rangkuman hasil kuis 4 bulan yang lalu. Tambahkan dikolom komentar untuk istilah lainya. Apasaja boleh selagi berhubungan dan familiar dengan anggur, usahakan tidak double.

    1. PengANGGURan : Orang gila anggur / terinfeksi virus anggur, kerjaanya nganggur hanya mikirin anggur. Bahasa kerenya hobbies/pemerhati tanaman anggur.

    2. Cutting/Stek : Potongan batang anggur untuk bahan bibit minimal 3 mata tunas & sudah berwarna coklat dengan diameter pencil.

    3. Node/Bud/Matun : Mata tunas

    4. Bareroot : Bibit cabutan yang telah memiliki perakaran kuat dan siap tanam.

    5. Pruning: Pemangkasan pada batang/ranting anggur untuk pembentukan atau pembuahan.

    6. Seed/Seedling: Menggunakan biji anggur sebagai bahan bibit.

    7. Tendrill/Sulur : Cabang pembelit
    Berfungsi untuk melilit objek sekitar rambatan.

    8. SPAP : Stess Air, Pemupukan, Jenuh Air, Pruning (teknik untuk merangsang pembuahan)atau proses rekayasa dormancy seperti yg terjadi dinegara subtropika dengan harapan ranting matang dan setelah dipangkas berbuah sempurna.

    9. Budbreak : Pecah tunas/tunus mulai mekar

    10. Callusting : Teknik menumbuhkan akar terlebih dahulu dari stek atau tahapan awal sebelum keluar akar.

    11. FC : Fresh Cangkok : bibit yg berasal dari cangkok yang baru saja diturunkan dari batang induk

    12. Ajir : Tiang rambatan anggur secara vertikal

    13. Para-para: Tempat rambatan anggur secara horizontal dari bahan kawat.

    14. Rootstock : Batang bawah untuk grafting atau okulasi

    15. Entress/scion : Batang atas untuk digrafting pada rootstock

    16. Grafting : Teknik perbanyakan bibit dengan cara menyambung 2 jenis varietas

    17. Cane pruning adalah pemangkasan dicabang ketiga/tersier dengan menyisakan 8-12 mata tunas yang secara praktek sama dengan metode spur.

    18. Spur Prunning adalah timing backto 2 bud ( pemangkasan cabang ketiga/tersier dengan menyisakan 2 mata tunas yang kedua mata tunas tersebut akan selalu diremajakan disetiap pemangkasan)

    19. Table Grape : Varietas anggur yang buahnya siap dikonsumsi langsung.

    20. anggur wine : Varietas anggur sebagi bahan wine/minuman.

    21. Grafting tool: peralatan grafting/okulasi

    22. Mini grafting: grafting dengan menyambungkan entress berupa potongan beberapa bud diatas root stock batang bawah.

    23. Parafilm: bahan sambung grafting berbahan semiplastik lilin.

    24. Gradasi: tingkat perubahan warna yang terjadi selama proses pematangan buah anggur.

    25. Trunk
    Trunk adalah bagian batang anggur yang pertama kali tumbuh atau biasa disebut dengan batang utama pohon anggur.

    26. Cordon
    Cordon atau biasa disebut dengan batang sekunder berjumlah dua batang dengan arah yang berlawanan, kiri dan kanan.

    27. Head
    Head adalah sebuatan untuk bagian atas trunk yang merupakan bagian transisi sebelum terbentuknya cordon, spurs atau cane.

    28. Shoots (Tunas muda)
    adalah calon batang yang masih hijau dan belum matang. Tumbuh dari bud/mata tunas yang ada pada batang berumur 1 tahun atau berwarna kecoklatan.

    29. Cabang Sekunder
    adalah cabang kedua yang tumbuh dari mata tunas yang ada dibagian trunk/batang utama. Disetiap pohon idealnya terdapat 2-7 cabang sekunder sesuai system yang digunakan

    30. Fruit cane (Ranting buah)
    adalah istilah cluster pembawa buah setelah dilakukan pemangkasan sebelumnya.

    31. Arm
    adalah penghubung antara batang’trunk’dan sekunder

    32. Ripening
    Adalah Proses pematangan buah

    33. Pariderm Browning
    Adalah Proses perubahan ranting menjadi berwarna kecoklatan

    34. Dormant / Rest
    Adalah masa terhentinya pertumbuhan aktif karena factor lingkungan, yang di tandai dengan daun yang berguguran

    35. Training System
    “Training systems” dalam budidaya tanaman anggur adalah sistem pemeliharaan pohon anggur dari mulai penanaman, pemangkasan sampai ke tahap pembuahan yang bertujuan untuk mendapatkan bentuk pohon yang sesuai kapasitasnya & untuk mempermudah dalam melakukan pemangkasan

    37. Anggur hybrid
    Hybrid dihasilkan oleh cross polination atau penyerbukan silang dari dua jenis yang berbeda. Hasil dari penyerbukan silang ini adalah mendapatkan bibit yang mewarisi keunggulan kedua indukan/tetuanya. Hasilnya adalah bibit yg stabil secara produksi, lebih bagus, lebih besar, lebih banyak, lebih produktif dan lebih manis tentunya. Namun sayangnya anggur-anggur jenis hybrid ini umumnya akan gagal menurunkan sifat stabil itu kepada anakannya yang bersumber dari biji.

    38. Repoting / Grounding
    Penanaman anggur langsung ditanah setelah kondisi bibit siap ditanam

    39. Vigour: Pertumbuhan cepat

    40. Internode: Jarak antar mata tunas atau shoot

    42. Full sun: Terkena sinar matahari dari pagi hingga sore

    43. Full rain: Bebas terkena air hujan langsung

    44. Trellis: Terali/tempat rambat

    45. Sucker : Biasa juga disebut dengan Tunas Air, yaitu tunas muda yang muncul pada bagian batang tua, seperti pada bagian trunk ataupun head.

    46. BLT= bantuan langsung tancap

    47. LGT: Lets Grow Together

    48. HST: Hari setelah tanam

    49. HSP: Hari setelah prunning

    50. Girdling adalah proses menguliti kulit pohon atau cabang yang akan diinduksi pembungaanya selebar 2.5mm tergantung diameter pohonya.

    ——————
    TMA GROUP

  • Tips & Teknik Grafting Anggur

    Dalam dunia sambung menyambung ada istilah scions ( entres atau batang atas yang dipakai buat sambungan) dan stock atau rootstock ( batang bawah buat nempelin entres).

    Tujuan dilakukanya okulasi adalah:

    1. Memperoleh bibit atau pohon anggur hasil sambungan yang Kita harapkan lebih baik sesuai label varietasnya.
    2. Menjadikan pohon anggur yang lebih vigor dan cepat berproduksi.
    3. Membuat pohon anggur lebih kokoh dan tahan terhadap serangan hama sesuai dengan spesifikasi dan ketahanan rootstock yang digunakan.
    4. Memperbaiki jenis tanaman yang telah tumbuh dengan jenis yang diharapkan.
    5. Menghasilkan pohon anggur dengan berbagai macam jenis varietas bermacam-macam.

    Sebanarnya kalau melihat referensi, batang bawah yang biasa dijadikan rootstock hanya dari varietas tertentu yang spesifikasinya sudah memenuhi standar untuk dijadikan batang bawah dan dari vitis rupertis X riparia atau berlandieri X riparia seperti jenis SO4, Richter, 5BB, 5C, Freedom, Paulsen dll, yang mana sudah diuji karakternya terhadap serangan nematoda, phylloxera dan beradaptasi tinggi terhadap lingkungan setempat.

    Akan tetepi karna jenis diatas sangat sulit didapatkan bahkan mungkin saja belum ada yang punya atau masih disembunyikan :D, maka kita berbondong-bondong mencari solusi penggantinya dan ditemukanlah jenis bandel, kecut, tahan banting, tidak manja, termasuk miss primadona dan rajin berbuah adalah Isabella dari vitis labrusca yang menurut jumhur peng-anggur-an cukup baik digunakan. Ngikut ae lah, heuheuh.

    Back to grafting

    Pada praktek sambung batang anggur ini bisa dilakukan dengan berbagai metode dan variasi. Edisi kali ini akan diambil 2 teknik yang lazim dan tidak begitu sulit dilakukan ” menurut saya” :D

    Sebelumnya persiapkan terlebih dahulu entres dan rootstocknya, untuk entres bisa diambil dari batang muda atau tua tidak masalah dan untuk stock bisa yang sudah berakar (Rootstock), masih cutting/stek atau sudah berupa pohon, yang terpenting usahakan keduanya berdiameter sama atau mendekati.

    Kodenya seperti ini: —>
    Entres batang muda VS Rootstock (Bareroot)
    Entres batang muda VS Pohon (ditempel)
    Entres batang muda VS Cutting Hijau ( Don’t try bisa lembek :D)
    Entres batang tua VS Rootstock
    Entres batang tua VS pohon (ditempel)
    Entres batang tua VS Cutting Tua

    kedua yang harus dipersiapkan adalah pisau tajam/silet/cutter/ golok boleh :D dan tape grafting atau tali plastik buat mengikat. Semua harus bersih dan steril untuk menghindari infeksi bakteri.

    Praktek—>

    1. Model Cleft Graft / V graft
    – Bagian Scions/entres dipotong miring kiri kanan membentuk hurup V
    – Bagian stock dibelah tengah
    – Tempel dan ikat kencang dengan tape grape
    – Done.


    2. Model Whip Graft
    – Bagian sction dipotong miring satu arah
    – Bagian stock dipotong miring satu arah
    – Tempel dan ikat kencang jangan sampai air masuk atau angin :D
    – Done.


    TMA Group

Leave a Reply