Inilah 5 negara penghasil anggur terbesar di dunia

Buah anggur termasuk tanaman paling disukai tidak terkecuali warga TMA, Terdapat ribuan varietas anggur yang berbeda diseluruh dunia.  Selain dimakan secara langsung, anggur bisa kita konsumsi dalam berbagai ragam olahan atau minuman.  Berikut 5 negara penghasil anggur terbesar di dunia versi TMAGROUP.

[su_spoiler title="1. China" icon="folder-1"]
Luas area : 9.596.961 km2
Penduduk : 1.372.820.000 orang (2015)
PDB Nominal : $11,212 triliun
PDB perkapita : $8.154
Produksi Anggur : 5.212.090 metrik ton
Keterangan : Saat ini luasan tanaman anggur di Cina sudah mencapai 6.000 kilometer persegi. Dengan luasan tanaman anggur saat ini saja ini tidak banyak negara lain di dunia yang dapat menyaingi China dalam memproduksi anggur.  Para pengusaha Cina  membangun industri anggur mulai dari awal, termasuk pembangunan pabrik pengolahan dan penyimpanannya. Gurun yang tandus telah diubah menjadi hamparan tanaman anggur dengan sistem irigasi yang sangat canggih. Dan yang paling mengejutkan adalah konsumsi terbesar anggur di dunia saat ini dipegang oleh China.
[/su_spoiler] [su_spoiler title="2. Spanyol" icon="folder-1"]
Negara : Spanyol
Luas area : 505.990 km2
Penduduk : 47.088.000 orang (2015)
PDB Nominal : $1.406 triliun
PDB perkapita : $30.278
Produksi Anggur : 5.676.985 metrik ton
Keterangan : Anggur sudah mulai ditanam di Spanyol sejak abad permulaan. Sedangkan wine diproduksi di Spanyol sejak sebelum abad ke-1. Seorang sejarawan Romawi, Pliny, mencatat wine tertua di Spanyol berasal dari wilayah yang sekarang bernama Alella, dekat Barcelona. Orang Romawi lainnya, Ovid, mencatat bahwa wine yang paling populer di Roma (dari Spanyol tentunya) dikenal sebagai Saguntum. Pemerintah Daerah Catalan menemukan reruntuhan tempat pengolahan wine zaman Romawi kuno di Teia di dekat Alella, dan mereka membangun sebuah museum interaktif untuk memperlihatkan bagaimana proses pembuatan wine pada saat itu.
[/su_spoiler] [su_spoiler title="3. Amerika" icon="folder-1"]
Negara : Amerika
Luas area : 9.826.675 km2
Penduduk : 321.034.355 orang (2015)
PDB Nominal : $17,418 triliun
PDB perkapita : $54.596
Produksi Anggur : 6.206.228 metrik ton
Keterangan : Anggur diproduksi di semua negara bagian Amerika, dengan produksi terbanyak di negara bagian pantai barat, yaitu California, Oregon dan Washington. Namun dalam dekade terakhir, Virginia di wilayah pantai timur juga telah menjadi produsen anggur. Dengan banyaknya lahan pertanian yang kaya akan sinar matahari dan hujan pada bulan-bulan di musim panas, para pecinta anggur mulai melirik Virginia.
[/su_spoiler] [su_spoiler title="4. Prancis" icon="folder-1"]
Negara : Perancis
Luas area : 640.679 km2
Penduduk : 67.012.000 orang (2015)
PDB Nominal : $2.847 triliun
PDB perkapita : $44.538
Produksi Anggur : 6.740.004 metrik ton
Keterangan : Anggur merupakan komoditas ekspor utama Prancis pada sektor pertanian. Terdapat sedikitnya 110.000 vineyard (perkebunan anggur) seluas 920.000 hektar yang tersebar di seluruh wilayah Prancis ini, menjadikannya sebagai salah satu negara penghasil wine terbesar di dunia. Tanaman anggur ini dibawa pertama kali oleh bangsa Romawi pada abad ke-6 sebelum Masehi ke tanah Galia (Prancis). Pada awal perkembangannya, anggur mulai ditanam di wilayah selatan dan tenggara Prancis, yakni Bordeaux, Rhône, dan Languedoc. Kemudian terus berkembang hingga mencapai wilayah Paris.
[/su_spoiler] [su_spoiler title="5. Italia" icon="folder-1"]
Negara : Italia
Luas area : 301.338 km2
Penduduk : 60.788.845 jiwa (2015)
PDB Nominal : US$ 1.843 triliun
PDB perkapita : US$ 30.594
Produksi Anggur : 8.307.514 metrik ton
Keterangan : Italia adalah rumah bagi lebih dari 1 juta kebun anggur yang ada di hampir setiap wilayah Italia. Orang italia sudah memproduksi anggur sejak ribuan tahun lalu. Dimulai pada abad ke dua sebelum masehi, orang-orang Romawi memelopori teknik produksi anggur berskala besar dan mengembangkan solusi penyimpanan yang inovatif, baik untuk pembuatan maupun pembotolan.
[/su_spoiler]

Kapankah Negara Kita akan masuk urutan 5 terbesar ? … Mari semangat menanam


TMAGROUP

sumber -> kontan

  • Catatan & Spesifikasi Anggur Red Globe

    Jenis anggur Red Globe memang sudah sangat familiar dan tidak asing ditelinga kita, ketika musim panen anggur tiba, supermarket lokal sudah pasti dibanjiri jenis hasil import. Meski sudah banyak yang sudah merasakan buah anggur red globe, tapi untuk pemerhati/pecinta masih sangat sedikit yang tertarik menanamnya.

    Berikut sekilas informasi tentang red globe, semoga menjadi bahan pertimbangan bagi yang berniat menanamnya.

    – Nama Varietas: Red Globe
    – Country of origin: USA
    – Masa Pematangan buah: 110-120 HSP
    – Ujicoba Penanaman: 600-800 mdpl
    – Bentuk buah: Bulat/Globe
    – Rasa: Manis
    – Diameter Buah: Koin 500
    – Warna: Merah kalau sudah kematangan menjadi agak gelap.
    – Aroma: Biasa Normal
    – Daging Buah: Padat
    – Brix: minimum 15-17.5° brix.
    – Seedless/seeded: Berniji keras.
    – Resistance terhadap jamur/air: Sensitivity terhadap fungi dan powdery mildew, rawan busuk buah.
    – GA3 treatment: Yes, 40 ppm (pase 6-8 mm timing berry) tapi banyak referensi yang tidak merekomendasikanya.
    – Bud break pasca pruning: Early
    – Jenis Rootstock: no (ownroot)
    – Dormex pasca pruning: yes 2 hsp
    – Tingkat adaptasi: Cukup adaptasi dengan baik terutama untuk dataran rendah
    – Teknik pruning: kolaborasi cane + spur (2-10 bud )

    Keterangan diatas adalah hasil pengamatan & pengalaman , jadi pasti ada banyak ketidak sesuaian dengan deskripsi hasil penanaman dinegara lain (iklim subtropika) terutama untuk brix dan size berry. Namun dengan hasil sekarang meski hanya koleksi 2 induk karna 1 mati mendadak hasilnya lumayan memuaskan.

    Semua kembali kepada tratment & pemeliharaan.

    TMAGROUP

  • Gejala unsur hara pada anggur

    Mungpung malam minggu jadi lumayan hasil ngeranda, opss ngeronda sambil nyari referensi.

    Kadang indikasi nampaknya kekurangan unsur hara sudah terindikasi tapi kadang Kita bingung termasuk kedalam kategori yang mana dan
    bagaimana cara menanggulanginya. ah lieur…to the point ae.!
    1. Nitrogen

    Unsur Nitrogen sangat diperlukan dari mulai masa vegetatif, fruit bud formation, fruit set, size, kwalitas produksi.
    maka cara paling mudah Mengenal tanaman anggur yang kekurangan nitrogen adalah dari daun.

    a. Indikasi kekurangan:

    – Pertumbuhan stagnan ( kurang ceria alias cahuleun:D)
    – Warna hijau daun pucat dan kekuningan. ( Bukan pucat muka dimalam minggu karna dompet tipis pastinya :D).
    – Tunas muda, tangkai daun dan cluster cendrung pink bahkan kemerahan.
    – Tunas/shoots kurang semangat tumbuh.
    – Lebih exstrim bisa kering dan rontok.

    b. indikasi kelebihan

    – Ruas ranting/dahan ( internodes) pertumbuhanya cepat memanjang dan besar.
    – Literal shoots atau tunas akan tumbuh berkembang secara berlebihan.
    – warna daun cendrung hijau tua gelap ( bukan tua keladi :D)
    – set buat anggur lemah dari masa bloom (mekar) sampai pematangan akan lambat.
    – proses pematangan ranting lama, wuihh gak matang2 kapan pruningnya ya…hiii

    Catatan# Pemberian nitrogen sangat dianjurkan secara proporsional dan sesuai ketentuan yang direkomendasikan
    setelah analisis gejala dan hindari penggunaan unsur N ketika masa akhir pematangan buah karna bisa memperlambat proses pematangan.

    2. Potassium/Kalium
    Disamping baik untuk merangsang proses pembungaan, unsur kalium sangat penting untuk set warna buah, tahan rotok, pertumbuhan pohon dan tahan terhadap penyakit.

    a. Indikasi kekurangan & kelebihan

    – Daun tua cendrung purple-keunguan, tulang daun agak hijau gelap, margin daun tidak normal, ceking alias begang, mengering dari ujung dan mungkin menggulung kebagian bawah atau atas.
    – lebih exstrim dapat mempengaruhi ketahanan pohon anggur dan kwalitas pembuahan menurun.
    – Gejala kelebihan unsur K biasanya terjadi setelah pohon anggur melalui masa pembuahan yang akan ditandai dengan daun berwarna coklat kehitaman.

    Catatan# terkena gejala kekurangan unsur kalium Karena kekurangan biasanya diakibatkan tergangguna proses penyerapan, entah dengan genangan air, media tanah padat dan kering. dan tingginya kandungan kalsium, magnesium, natrium dan nitrogen bisa mempengaruhi proses penyerapan.
    tips: – perbaikan tanah
    – perbaikan drainese/saluran pembuangan air.
    – pemberian pupuk K dengan semprot.

    3. Boron
    Boron memainkan peran penting dalam struktur dinding sel dan set buah karna merupakan komponen protein dan metabolisme karbohidrat.

    a. indikasi pada ranting:
    – Shoots atau ranting muda dan cluster layu bahkan bisa mati.

    b. indikasi pada daun

    – Daun berwarna lebih gelap dibanding daun normal.
    – small size alias kerdil dan mengkerut
    – Ujung daun kuning dan mengalami nekrosis

    c. Indikasi pada buah
    – dari 1 tandan hanya beberapa biji yang bisa selamat.
    – small size dan tidak normal bentuk.

    Catatan# kekurangan boron dapat diamati pada tanah yang basa/Ph tinggi,
    Tips: Pengukuran ph tanah sebelum menanam atau netralisir dengan dolomit adalah anjuran untuk mengkonfirmasi tinggkat kandungan bioron dalam tanah.
    bisa semprotkan gandasil D/nutrisi daun kandungan boron.

    4. Iron/zat besi (fe)
    Zat besi dibutuhkan untuk pembentukan klorofil, respirasi tanaman dan pembentukan beberapa protein.

    indikasi gejala:

    – Daun menguning diantara bagian urat daun.
    – Daun muda tampak putih karena kurang klorofil.
    – Daun bisa kering dan rontok.
    – Tunas yang mulai tumbuh bisa meti dampak dari kekurangan yang tidak diantisipasi.
    – adapun kelebihan zat besi bisa mengakibatkan bintik hitam pada daun.

    Catatan# tips: karna faktor kekurangan zat besi lebih dominan dipengaruhi ph tanah tinggi, kandungan magnesium, boron dll. maka dianjurkan perbaikan
    tanah terutama dengan memberikan bahan2 organik yang cukup dapat membantu stabilisasi kandungan zat besi dalam tanah.
    – Penyemprotan daun sesuai anjuran atau dosis.

    5. Magnesium
    Magnesium merupakan bagian penting dari klorofil dan membantu dalam pembentukan gula, minyak dan lemak. Analisis daun merupakan cara terbaik untuk mengevaluasi kebutuhan magnesium

    indikasi kekurangan:

    – daun tua cendrung pucat yang pada awalnya bintik coklat kecil dekat tulang daun dan menyebar.
    – selanjutnya garis kuning akan terbentuk dari mulai tepi daun sampai membentang ke bagian tengan berbentuk garis.
    – kemudian dibagian tengah akan terdapat garis hijau akhirnya menggulung dan kering rontok.
    – Proses pematangan buah bakal early/prematur dan mempunyai warna kontras.

    tips: – Aplikasi/pemberian kalium tinggi dapat menyebabkan gejala defisiensi magnesium pada tanah.
    – Penyemprotam daun dapat digunakan tetapi tergantung pada keparahan kekurangan.

    6. Mangan
    Mangan terlibat dalam fotosintesis dan klorofil karna membantu mengaktifkan enzim dalam distribusi pengatur tumbuh.
    Meski tidak dibutuhkan dalam jumlah banyak tetapi tetap sangat diurgen bagi tanaman anggur.

    Indikasi/gejala:

    – Gejala awal biasa nampak pada daun muda.
    – Ketika masuk kemarau biasanya daun mulai pucat dan terkena bintik kuning kemudian
    menyebar dibagian tepi daun.
    – Size daun dan bentuk biasanya normal akan tetapi bintik kuning akan terus menyebar.
    – Jika dibiarkan berkepanjangan akan berakibat pada petumbuhan tunas, buah dan pematangan ranting lambat.

    Catatan# Kekurangan mangan dapat muncul di awal dalam kondisi kelembaban yang berlebihan dan lebih umum terjadi ketika pH tanah tinggi.
    Tips: – Aplikasi tinggi magnesium atau fosfour dapat menyebabkan gejala defisiensi mangan pada tanah.
    jadi gunakan pupuk secara proporsional setelah melihat indikasinya.

    7. Zink
    Zinc sangat penting dalam pertumbuhan tanaman awal dan dalam pembentukan biji. Ini juga memainkan peran dalam klorofil dan karbohidrat produksi.

    Indikasi pada daun:

    – Gejala akan muncul di ujung tunas muda.
    – daun kerdil dan mengkerut ( kayak kerupuk kehujanan :D)kadang menggulung akhirnya kering dan rontok.
    – ujung daun berubah menjadi hijau muda kekunigan kadang merah sementara urat daun terlihat jelas dengan sekatan corak hijau.

    indikasi pada berry

    – size small, cilik.
    – warna buah kuning pucat
    – dalam satu tandan becorak ceria ada yg kecil dan besar dan sama2 abnormal :D, haha
    – bentuk buah tidak karuan, yang seharusnya termasuk varian lonjong jadi bentuk benjol gak tentu.
    Tips: – aplikasi pemberian fosfour berlebih dapat membuat ketersediaan unsur zink berkurang.
    – seperti biasa lakukan penyemprotan daun sesuai anjuran. Jangan tanya merk ntr disangka promosi :D, tanya saja sama ahli pupuk.

    segitu dulu lah capek nyari referensinya apalagi khusus anggur kudu rajin nanya2 om google baru dapat.

    kekurangan bisa ditambahkan dikolom komentar buat dokumentasi biar kedepan kalau ada kawan yang membutuhkan tidak repot nyari.
    ————————————
    SUMBER: MINISTRY OF AGRICULTURE

    TMA-GROUP.

  • Syarat & Ketentuan LGT-1

  • Catatan & Spesifikasi Tentang Anggur B-2

    Catatan Tentang Anggur B-2

    Ini dia varietas anggur yang wajib om/tant tambahkan ke etalase koleksi anggur yaitu  jenis B-2 yang  berhasil berbuah di 1700 mdpl, saya kira jika dilihat dari bentuk buah, warna dan daging siapapun akan tergodanya. Saya punya feeling  sepertinya tidak akan lama lagi bakal ada kiriman 1 dompol buat testy :D.

    Berikut deskripsi made in ukraina:

    – Country Of Origin: Ukraina
    – Variety Name: B-2
    – Parentage: Zaporozhye Gift” x “Viking
    – Ripening Period: 125-135 days
    – Bushes: very strong variety.
    – Pollination Requirements: Yes, Female Flower
    – Color of berry skin: Blue
    – Berry weight: 18×45 mm in length, up to 16 g.
    – Taste Berries: Harmonious taste with good sugar accumulation
    – seedless
    – Resistance to: mildew, oidium 3 points. Frost resistance -22C.

    Deskripsi made in INDONESIA

    by: Om Ale Suryadi
    – Nama Varietas: B-2
    – Masa Pematangan buah: 120 hsp
    – Ujicoba Penanaman: 1700 m dpl
    – Bentuk buah: oval lonjong.
    – Daging: crisp
    – Rasa : manis
    – Warna: blue kehitaman
    – Aroma: sedap
    – Kulit Buah: Tipis
    – Brix: Tidak sempat diuji (perkiraan 17 up)
    – Seedless : Tanpa biji
    – Resistance terhadap jamur: Baik terhadap mildew
    – GA3 treatment: No
    – Dormex pasca pruning: No
    – Tingkat adaptasi: baik
    – Teknik polinasi: Alami karna ditanam berbarengan dengan jenis lain.
    – Teknik pruning: –

    Semua varietas & spesifikasi yang dipublikasikan adalah hasil dokumentasi kawan-kawan sebagai bahan informasi untuk memudahkan pencarian bagi yang membutuhkan. Untuk optimalisasi dan pemantapan silahkan Om/Tante bisa mencoba menanamnya sendiri.

Leave a Reply