Penanganan “Jamur Powdery Mildew/Embun Tepung ” pada tanaman anggur

Embun Tepung (Powdery Mildew) adalah jamur fungus
(Micrsphaera diffusa) yang sering sekali menyerang tanaman

anggur. Jamur ini mudah menyebar dilokasi lembab dengan sirkulasi udara buruk terutama pada musim hujan.

Awal infeksi tumbuh berbentuk bercak putih lalu keabu-abuan dan
meluas kemudian daun mengering & berguguran, dampak terparah ketika menyerang diwaktu pembuahaan.

Memang tidak begitu berbahaya namun jika tidak segera ditangani
baik secara mekanik & kimia akan berdampak negatif terhadap
pertumbuhan pohon terutama pada saat pembuahan karena akan menyebabkan pada bunga rontok. Buah yang terjangkit jamur ini permukaanya akan diselimuti bercak putih dan tidak akan matang sempurna.

Dua hal yang harus dilakukan yaitu penanganan secara mekanik dengan cara membuang semua daun yang terinfeksi dan kemudian dibuang jauh dari area pohon atau dibakar.

Jika pohon sudah terinfeksi berat terpaksa harus penanganan kimia disemprot rutin.1 minggu 1x, bisa aplikasi “Fungisida Amistartop, Dithane atau Antrol” Dosis 4 gram/mili per liter air.

Lihat video lengkapnya di youtube -> disini

TMaGroup.

  • Tips & Teknik Grafting Anggur
    Dalam dunia sambung menyambung ada istilah scions ( entres atau batang atas yang dipakai buat sambungan) dan stock atau rootstock ( batang bawah buat nempelin entres). Tujuan dilakukanya okulasi adalah: 1. Memperoleh bibit atau pohon anggur hasil sambungan yang Kita harapkan lebih baik sesuai label varietasnya. 2. Menjadikan pohon anggur yang lebih vigor dan cepat berproduksi. 3. Membuat pohon anggur lebih kokoh dan tahan terhadap serangan hama sesuai dengan spesifikasi dan ketahanan rootstock yang digunakan. 4. Memperbaiki jenis tanaman yang telah tumbuh dengan jenis yang diharapkan. 5. Menghasilkan pohon anggur dengan berbagai macam jenis varietas bermacam-macam. Sebanarnya kalau melihat referensi, batang bawah yang biasa dijadikan rootstock hanya dari varietas tertentu yang spesifikasinya sudah memenuhi standar untuk dijadikan batang bawah dan dari vitis rupertis X riparia atau berlandieri X riparia seperti jenis SO4, Richter, 5BB, 5C, Freedom, Paulsen dll, yang mana sudah diuji karakternya terhadap serangan nematoda, phylloxera dan beradaptasi tinggi terhadap lingkungan setempat. Akan tetepi karna jenis diatas sangat sulit didapatkan bahkan mungkin saja belum ada yang punya atau masih disembunyikan :D, maka kita berbondong-bondong mencari solusi penggantinya dan ditemukanlah jenis bandel, kecut, tahan banting, tidak manja, termasuk miss primadona dan rajin berbuah adalah Isabella dari vitis labrusca yang menurut jumhur peng-anggur-an cukup baik digunakan. Ngikut ae lah, heuheuh. Back to grafting… Pada praktek sambung batang anggur ini bisa dilakukan dengan berbagai metode dan variasi. Edisi kali ini akan diambil 2 teknik yang lazim dan tidak begitu sulit dilakukan ” menurut saya” :D Sebelumnya persiapkan terlebih dahulu entres dan rootstocknya, untuk entres bisa diambil dari batang muda atau tua tidak masalah dan untuk stock bisa yang sudah berakar (Rootstock), masih cutting/stek atau sudah berupa pohon, yang terpenting usahakan keduanya berdiameter sama atau mendekati. Kodenya seperti ini: —> Entres batang muda VS Rootstock (Bareroot) Entres batang muda VS Pohon (ditempel) Entres batang muda VS Cutting Hijau ( Don’t try bisa lembek :D) Entres batang tua VS Rootstock Entres batang tua VS pohon (ditempel) Entres batang tua VS Cutting Tua kedua yang harus dipersiapkan adalah pisau tajam/silet/cutter/ golok boleh :D dan tape grafting atau tali plastik buat mengikat. Semua harus bersih dan steril untuk menghindari infeksi bakteri. Praktek—> 1. Model Cleft Graft / V graft – Bagian Scions/entres dipotong miring kiri kanan membentuk hurup V – Bagian stock dibelah tengah – Tempel dan ikat kencang dengan tape grape – Done. 2. Model Whip Graft – Bagian sction dipotong miring satu arah – Bagian stock dipotong miring satu arah – Tempel dan ikat kencang jangan sampai air masuk atau angin :D – Done.
    TMA Group
  • Catatan & Deskripsi Anggur Manicure Finger

    Sayang sekali jika Anda sebagai pecinta anggur belum memiliki dan menanam jenis Manicure Finger. Jenis ini termasuk favorit dan banyak dicari, lhoo kenapa? ya pertama karna bentuk buah lonjong dan diameter buah diatas rata2 akan memberikan kepuasan tersendiri bagi pemiliknya.

    Bisa dikatakan hampir 99% sudah dimiliki para pecinta anggur diberbagai daerah dan hampir sudah bisa nikmati buahnya.

    Jenis ini juga termasuk jenis yang biasanya masuk etalase rekomended untuk para pemula diberbagai group anggur.

    Ayo tunggu apa lagi segera hunting bibitnya dan hiasi pekarangan rumah Anda dengan anggur jenis ini.

    Berikut deskripsinya:

    Nama Varietas: Manicure Finger
    Persilangan: Unicorn x Baladi2
    Warna buah: merah/violet bercorak kuning jika belum 100% matang
    Bentuk: Oval
    Rasa: manis
    Berat butiran: 13-20gram
    Diameter rata2 buah: P 46mm, L21mm
    Pematangan: 110-120 hari
    Tingkat adptasi: sangat baik & vigor (rekomended)

    Lihat videonya di YOUTUBE

    Lihat varietas buah lainya dara koleksi warga tma disini

    TMAgroup

  • Manfaat Giberrelin GA3 Untuk Anggur.
    Aplikasi Giberrelin GA3 Pada Anggur. klik gambar untuk zoom Asam Gibberellic (GA3) adalah senyawa alami/hormon tanaman yang disebut gib-berellins. Ada 2 respont pasca aplikasi GA3 pada cluster yaitu: Respon Positif: a. Biasanya anggur kategory seedless (tanpa biji) memiliki ukuran diameter standar secara alami, namun setelah aplikasi gibrelin sering kali secara dramatis meningkatkan size berry. kenapa ? presumably because they partially substitute for the natural production of gibberellins from seeds. b. Aplikasi GA3 pertama pada waktu midbloom/timing bloom tidak hanya bisa meningkatkan ukuran berry namun pada beberapa varietas tertentu bisa mengurangi jumlah butiran buah per/cluster. Waktu optimum untuk aplikasi dalam upaya meningkatkan ukuran buah sering dilakukan pada timing berry berdiameter 4 sampai 12 mm, dengan 1 atau 2 kali semprot/celup. c. Aplikasi percobaan GA3 untuk varietas tanpa biji yang sebelumnya belum pernah dilakukan treatment GA3 dengan konsentrasi 40-50 ppm hasilnya cukup efektif, namun kadang hanya 25 ppm yang harus digunakan pada jenis tertentu seperti ‘venesa dan hanya 5 ppm yang dianggap optimal untuk beberapa varietas lainya. Respon Negatif: a. Aplikasi GA3 juga memiliki efek negatif pada buah anggur, pengaruh terhadap rasa buah, penuruan ketahanan pada musim dingin dan penurunan tingkat kesuburan. Jadi gunakanlah dengan bijaksana dan sesuai aturan. b. Regulator pertumbuhan tanaman (PGRs), seperti GA3, diklasifikasikan sebagai pestisida dan mungkin disebagian wilayah tertentu penggunaanya tidak direkomendasikan untuk anggur atau untuk kultivar tertentu. c. Memiliki efek pada homeostasis redoks, yang berpotensi menyebabkan kerusakan sel (we found that GA3 application had an effect on redox homeostasis, which could potentially cause cell damage and subsequent seed abortion.) Pertanyaanya adalah Kenapa cluster/tandan buah yang terlalu bergerombol sering kali bermasalah dan membuat buah tidak optimal..? Karna pada beberapa varietas anggur, ketika set buah yang berlebihan dapat menyebabkan terlalu berdesakan yang berdampak pada buah rentan membusuk dan size tidak serempak. Dengan demikian, kita sering melakukan penjarangan jumlah buah dalam 1 tandan, terutama pada categori table grape. Maka dari itu, penjarangan buah dan aplikasi asam giberelat (GA3), dapat menjadi solusi terbaik untuk mengatasi hal diatas. Aplikasi & Dosis: Jumlah GA3 yang dibutuhkan untuk optimalisasi size berry tergantung pada varietas dan beberapa faktor lainnya, namun 10 sampai 60 g /H adalah termasuk tingkat dosis pada umumnya. GA3 juga dapat diterapkan 1x atau beberapa kali pada varietas tertentu. Waktu aplikasi sangat penting dan juga bervariasi , bagi banyak varietas, aplikasi pertama dilakukan pada awal ketika kondisi bunga mekar (Timing bloom) 50%-90%,  selanjutnya pada timing  size berry, atau ketika diameter buah mencapai sekitar 3-5 mm,6-7mm,4-5mm,8-10mm dan 12-15mm. Telat Aplikasi akan berdampak pada waktu pematangan buah terlambat dan bisa menghambat terhadap penyempurnaan set warna buah. Pada Anggur seeded(Berbiji) umumnya aplikasi dengan GA3 sekitar tiga minggu sebelum mekar dengan larutan yang mengandung 1 sampai 10 mg/L, hanya hasilnya akan kurang responsif terhadap perlakuan GA3 dibandingkan varietas seedless. Maka dari itu, penggunaan GA3 terhadap jenis anggur berbiji dengan tujuan untuk meningkatkan ukuran/size buah tidak terlalu banyak dilakukan. Adapun untuk anggur seedless (Tanpa biji) pada umumnya berlaku antara 0,5 sampai 20 g / hektar dan jenis seedless lebih toleran terhadap GA3 daripada anggur seeded. Berikut table hasil percobaan terhadap anggur jenis  Berbiji jenis Khoyo-Red Globe-Thomson Seedless Karna artikel ini hasil terjemahan sealakadarnya dari beberapa sumber, jadi jika ada kesalahan terjemah yang kurang sesuai atau informasi yang terlampir kurang tepat dan tidak sama dengan referensi yang om/tante temukan diartikel berbeda, mohon dikoreksi dan diluruskan. NEXT Article: -> PGR for improving grape berry color -> Forchlorfenuron (CPPU), a synthetic cytokinin TMAGROUP
  • DAFTAR PESERTA LGT 1
    DAFTAR PESERTA LGT-1 =================== 1. Adji -> Update 2. Abdul -> Update 3. Ayu -> Update 4. Achmad -> Update 5. Arifin -> Update 6. Andi -> Update 7. Adi RACHMAN -> Update 8. Agus Purwanto -> Update 9. Alfa Alfaris -> diskualifikasi 10. Arya Nareswara -> Update 11. S Hadi -> diskualifikasi 12. Asgar Ikamaja -> diskualifikasi 13. sam -> Update 14. Budiyanto -> Update 15. Badrudin -> diskualifikasi 16. cholis -> Update 17. cornelia -> diskualifikasi 18. Chandra -> Update 19. Dadan -> Update 20. Dodo suhanda -> Update 21. Domex -> Update 22. Yuyun -> update 23. Dewi -> diskualifikasi 24. Diny -> Update 25. Eri Permadi -> Update 26. Edy kusnanto -> Update 27. Anwar -> Update 28. Glondo Wiharto -> Update 29. Hadian -> Update 30. Hendry -> Update 31. Hendri Tan -> Update 32. Husain -> Update 33. Haris Athok -> Update 34. Hairul -> Update 35. Indra -> Update 36. Iwan Setiawan -> diskualifikasi 37. wahyu -> Update 38. Ina YATI -> diskualifikasi 39. Isnaeni -> diskualifikasi 40. IHSAN -> Update 41. Jarwanto -> Update 42. Khurmen -> Update 43. liza -> Update 44. Mara Bunta -> Update 45. Marles -> Update 46. Mey Ridwan -> Update 47. Mulyadi -> Update 48. Mustakwa -> diskualifikasi 49. MUhsoni -> Update 50. M aries -> Update 51. M aslam -> kick 52. Maulana widagdo -> update 53. M Azhar -> Update 54. Nurdin -> Update 55. Nur Kholis -> diskualifikasi 56. Nur Ali -> Update 57. Kang puguh -> diskualifikasi 58. Robi Obink -> diskualifikasi 59. Rini syarif -> Update 60. Romi Ardiansyah -> Update 61 Rapso-kick 62 Resnu Aldin -> diskualifikasi 63 Rahmat -> Update 64 M sodiq -> Update 65 Rustaman -> Update 66 Rosyid -> Update 67 Rio Aditya -> Update 68 Ridwan Thea -> Update 69 Rizky Eka -> Update 70 Siti Alfiyah -> Update 71 Syamsudin -> Update 72 Sugianto -> diskualifikasi 73 Sigit- -> Update 74 Suparjan- -> Update 75. Suntoro -> diskualifikasi 76 Setyo Wibowo -> Update 77 Syarif Pavin -> Update 78 Samirzon -> Update 79 Sonny -> Update 80 Taufik Hidayat -> Update 81 Teguh Riyanto -> Update 82 Tri Wahyuni -> Update 83 Tarjo -> Update 84 Tutut Setiyani -> diskualifikasi 85 Uwes Hujjatul -> diskualifikasi 86 Vitri Anggriani -> Update 87 Wisbar -> Update 88 Kang Yadi -> Update 89 Yudi Hariyanto -> Update 90 M.Ardan -> Update 91. yuliastuti -> Update 92. Yusa -> Update 93. Yadi -> Update 94. Yunus -> Update 95. Yudhi -> Update 96. Tutin sitianah -> Update 97. Ahmad jauhari -> Update 98. Uli bebek -> diskualifikasi 99. Kang warso -> Update 100. Lutfhi Alphonso -> Update 101. Yudhi karawang -> update 102. cipto -> Update 103. Agus susanto -> Update 104. Markus -> Update 105. Nikki Zaen -> Update 106. Wahid -> diskualifikasi 107. M yusuf -> Update 108. Arifin arzi -> diskualifikasi 109. Dedi heryanto -> Update 110. supri handoko -> Update 111. dian triadi -> Update 112. M alatsari -> Update 113. Rini Djauhari -> Update 114. Febriyanto -> Update 115. Heriyansyah -> Update 116. setiadi -> Update 117. saiful anwar -> Update 118. Nurmiati -> diskualifikasi 119. Wibisini bgm -> Update 120. Bambang dwi -> Update 121. Arisun -> Update 122. Aryo -> Update 123. Eko yulianto -> Update 124. Mansyur -> Update 125. Agus prawijaya -> Update 126. Ade umy -> Update 127. Taroni -> Update 128. Windy dw -> Update 129. Ardiansyah -> Update 130. Kaerudin -> Update 131. ANANG -> diskualifikasi 132. Sasa -> Update 133. Ibad -> diskualifikasi 134. I made sutarma -> Update 135. Tini Suwartini -> Update 136. Yusep -> Update 137. Dyah layung -> Update 138. Catur pamungkas -> Update 139. Buyung kurbua -> Update 140. Rahmad HN -> Update 141. Muslehadi -> Update 142. M mursyid -> Update 143. HAEDAR IN -> diskualifikasi 144. Dwi martawi -> Update 145. Ridwan Effd -> Update 146. Ludiono -> Update 147. Tony -> Update 148. Agus suntoro -> Update 149. Setia bangun -> diskualifikasi 150. Openg -> Update 152. Tjom Kaswrin -> Update CATATAN: 1. Laporan ini terhitung mulai dari kedatangan stek yang dilaprkan dikolom ID lama dan baru. 2. Setelah laporan ini dipublikasikan, kolom update SAH selanjutnya adalah stikerbaru dan jikalau masih kosong akan dikick dari lomba part1. jadi silahkan kalau memrlukan informasi link tanyakan kepada pengurus Group atau lihat di file group. 3. Data ini masih terfokus pada laporan update peserta “hidup dan tidaknya stek belum menjadi prioritas, jadi ada kemungkinan besar dilaporan Panitia selanjutnya hanya 50% peserta tersisa. 4. Jikalau ada peserta yang sudah berstatus DISKUALIFIKASI karna kesalahan penulisan atau memundurkan diri karna sudah menyerah, silahkan untuk segera melapor. Informasi: -> Link ketentuan lomba, kriteria dan hadiah LGT Part1 disini > http://tma-group.net/2017/syarat-ketentuan/ LAPORAN INI AKAN DIPUBLIKASIKAN SETIAP AWAL BULAN. LGT-1 ——— TMA-GROUP

Leave a Reply