Penanganan “Jamur Powdery Mildew/Embun Tepung ” pada tanaman anggur

Embun Tepung (Powdery Mildew) adalah jamur fungus
(Micrsphaera diffusa) yang sering sekali menyerang tanaman

anggur. Jamur ini mudah menyebar dilokasi lembab dengan sirkulasi udara buruk terutama pada musim hujan.

Awal infeksi tumbuh berbentuk bercak putih lalu keabu-abuan dan
meluas kemudian daun mengering & berguguran, dampak terparah ketika menyerang diwaktu pembuahaan.

Memang tidak begitu berbahaya namun jika tidak segera ditangani
baik secara mekanik & kimia akan berdampak negatif terhadap
pertumbuhan pohon terutama pada saat pembuahan karena akan menyebabkan pada bunga rontok. Buah yang terjangkit jamur ini permukaanya akan diselimuti bercak putih dan tidak akan matang sempurna.

Dua hal yang harus dilakukan yaitu penanganan secara mekanik dengan cara membuang semua daun yang terinfeksi dan kemudian dibuang jauh dari area pohon atau dibakar.

Jika pohon sudah terinfeksi berat terpaksa harus penanganan kimia disemprot rutin.1 minggu 1x, bisa aplikasi “Fungisida Amistartop, Dithane atau Antrol” Dosis 4 gram/mili per liter air.

Lihat video lengkapnya di youtube -> disini

TMaGroup.

  • Peraturan Lomba Grafting Anggur
    KOLOM PENDAFTARAN LOMBA GRAFTING BAREROOT VS SCION (PERORANGAN) ============================= Terbuka untuk semua warga. Seperti yang sudah dibahas beberapa hari kebelakang melalui group TMA Tips Menanam Anggur, Bahwa dalam rangka menyambut tahun baru 2018 Kita akan mengadakan edukasi grafting bersama yang dikemas dalam bentuk perlombaan.
    #KETENTUAN:

    1. Media lomba batang bawah/rootstock menggunakan bareroot/rootstock dipolibag yang sudah berakar maksimal umur 6 bulan. 2. Penanaman dalam pot/planterbag minimal diameter 25 cm (wajib ditandai nama EDUKASI GRAFTING 2018). Penyemaian sementara pasca grafting boleh dipolybag kemudian jika sudah kuat dipindah tempat. 3. Peserta terdaftar wajib memiliki bahan roostock/bareroot sendiri. 4. Jenis Rootstock bebas 5. Jenis scion bebas dengan syarat menyebutkan diawal perlombaan. jika tidak tersidia ada alternatif Jenis Scion menggunakan Transfiguran/luchisty/Jupiter/Bogatyanovsky dari panitia. 6. Setiap calon peserta wajib mencantumkan photo rootstock yang akan diikutsertakan dikolom komentar ketika pendaftaran untuk dilihat kelayakanya. 7. Wajib update laporan dikolom yang akan disediakan dengan catatan setiap pengambilan photo wajib dilokasi yang sama dan dari arah yang sama.

    #TEKNIS:
    1. Model/cara grafting bebas. 2. Grafting dibagian batang tua (Hardwood) 3. Scion hanya 1 bud/mata Detail bisa dilihat disini
    #KRITERIA_PENILAIAN:
    1. Bibit paling tinggi & subur 2. Bibit tidak terindikasi hama/penyakit 3. Diambil 5 besar lalu polling. 4. Pemenang hanya 3 orang 1.2.3.
    #HADIAH:
    Akan diinformasikan setelah melihat dana dari jumlah peserta. -> Pembukaan dimulai dari sekarang sampai 25 desember. -> Dana registrasi wajib Rp.25.000/peserta. -> Setiap peserta terdaftar akan terus diupdate dikolom komentar ini. -> Ketentuan yang dianggap perlu akan diupdate kemudian. -> Durasi 3 bulan minggu pertama januari – april 2018
    Link pendaftaran melalui -> DAFTAR ‘Jangan merasa bosan untuk belajar’ ————— TTD Panitia cc: All pengurus
  • Tips Membuahkan Pohon Angur Supaya Lebat
    Tips Pembuahan Ada dua teori penting yang perlu diperhatikan tentang pembuahan pohon anggur.
    • Pembungaan / pembuahan tidak akan optimal kecuali dirangsang (diinduksi).
    • Tidak terjadi pembungaan dikarenakan kondisi cuaca tidak sesuai dan adanya kandungan zat atau jaringan penghambat dalam pohon yang mesti Kita cegah.
      Dari kedua teori diatas bisa simpulkan bahwa untuk membuat pohon anggur keluar bunga ada beberapa tips yang perlu diperhatikan.
    1. Stres air ( tidak disiram selama beberapa waktu kalau terkendala hujan bisa direkayasa dengan penutupan bagian perakaran dengan mulsa perak dan memperbaiki drainese.  Stres air sangat penting karna kondisi kering memacu pertumbuhan generatif jadi untuk mengoptimalkan induksi pembungaan, pertumbuham vegetatif harus ditekan semaksimal mungkin.
    2. Mengatur suhu udara, dalam hal ini bisa dilakukan dengan pemasangam green house.
    3. Stabilisasi Ph tanah supaya tetap diantara 6-7 (pemberian dolomit rutin)
    4. Pemberian nutrisi pupuk makro dan mikro (N,P,K,CA,BORON,ZINC,CU,FE dll.) Saya sendiri aplikasi pakai NPK, kalium Nitrat (kno3), gandasil D&B. Kcl atau mkp.
    5. Penyemprotan zpt. Hal yang mungkin dilakukan untuk merangsang pembungaan adalah dengan penyemprotan ZPT tujuanya untuk menurunkan enzim proteolitik dan meningkatkan protein yang menunjang terjadinya pembungaan. biasanya saya menggunakan pupuk hantu atau pilih apa saja yang ada ditoko.
    6. Aplikasi teknik girdling. Girdling adalah proses menguliti kulit pohon atau cabang yang akan diinduksi pembungaanya selebar 2.5mm tergantung diameter pohonya.Keberhasilan girdling dipengaruhi beberapa faktor diantaranya kodisi tanaman, waktu yang tepat saat diaplikasikan & prosedur atau tekniknya.Tingkat keberhasilan gridling yaitu pada saat kambium literal aktif dan ketika kulit mudah dikuliti. (sebelum kemarau tiba). Sehinga pemberesihan floem & xilem mudah dilakukan tanpa melukai bagian dalam batang.Ketika Xilem yang berfungsi untuk mengangkut bahan fotosintesis yang berupa mineral dan air dan floem yang berfungsi untuk mengangkut hasil dari fotosintesis berupa nutrsisi makanan dari daun menuju ke seluruh bagian tumbuhan dihambat dengan proses gridling, maka semua nutrisi akan terfokus dibagian atas pohon anggur karena pertumbuhan vegetatif dan akumulasi karbohidrat dibagian atas akan meningkat. Efeknya dapat merangsang dan mempercepat proses pembungaan. Disamping itu untuk mengoptimalkan berry size, tingkat brix dan color.Untuk memastikan proses pembersihanjaringan floem sempurna, bisa ditunggu sekitar 30 menit kalau masih tersisa segera dibersihkan. Setelah proses selesai biasanya jaringan——–
    TMA-Group
  • Cara Pangkas Anggur (FOUNDATION PRUNING/BACK PRUNING)

    FOUNDATION PRUNING/BACK PRUNING

    Penterjemah: Dodik Novie Purwanto Mumpung lagi LGT6, berikut beberapa tips dari NRC India. Mari kita belajar sama-sama, mohon koreksi dan reviewnya, sehingga bisa ditambahkan info2 lainnya). FOUNDATION PRUNING/BACK PRUNING (APRIL PRUNING) Back pruning atau disebut juga sebagai Foundation Pruning adalah pruning dasar untuk persiapan pembuahan berikutnya yang dilakukan dengan cara menyiapkan cane yang subur dan juga menyiapkan pasokan nutrisinya. Sekitar 80% potensi produksi berikutnya dipengaruhi fase ini. Sehingga, perawatan perlu dilakukan pada tahapan berikut: 1. Pre-pruning 2. Pruning dan pertumbuhan tunas

    a. Pengembangan arsitektur canopy b. Fruit bud differentiation

    3. Penuaan/pematangan Cane (cane maturity)

    a. Fruit bud development b. Penyimpanan nutrisi

    I. PRE-PRUNING

    a. Masa istirahat sekitar 25-30 hari diperlukan anggur untuk recovery dari panen sebelumnya. b. Pemupukan segera untuk perkembangan akar setelah panen, sekitar 10% dari total pemupukan setahun. c. Penyiraman dilanjutkan sampai pruning sekitar 4000 l/acre/hari (rata-rata penguapan sekitar 7.14 mm). Kira-kira sekitar 9880 l/ha/hari (0.988 l/m2/hari atau 1 l/m2/hari). d. Pemberian pupuk kandang 10 ton + single super fosfat 500 kg tiap acre, 10 hari sebelum pruning (sekitar 25 ton pupuk kandang + 1235 kg SSP per hektar, atau 2.5 kg pupuk kandang + SSP 125 gr per m2).

    II. PRUNING DAN PERTUMBUHAN TUNAS

    1) PRUNING a. Pruning anggur dengan hanya menyisakan 1-2 bud per cane b. Batang/cabang kayu yang mati dibuang. Renovasi cordon jika diperlukan. c. Taruh hasil pruning di pit yang nantinya bisa dimanfaatkan sebagai kompos. Musnahkan yang terinfeksi dengan cara dibakar. d. Aplikasikan Hidrogen Sianamida (dormex) 1.5% (1 mL/33 mL atau 3 mL/100 mL atau 30 ml/L untuk kandungan Dormex 50%) untuk anggur dari grafting dan 1% (1 mL/50 mL atau 2mL/100 mL atau 20 ml/L) untuk anggur ownroot. Beri pewarna sebagai indicator. e. Semprot Bordeaux mixture 1% (Copper Sulphate 1 kg + kapur (lime) 0.6 – 0.8 kg per 100 L air) dalam waktu 48 jam setelah pruning (Copper Sulphate 10 gr + lime 6 – 8 gr per 1 L air). f. Pemberian Urea 80 kg + Magnesium Sulphat (MgSO4) 8 kg per acre setelah pruning (sekitar 200 kg urea + 20 kg MgSO4 per hektar atau sekitar 20 gr urea + 2 gr MgSO4 per m2) g. Penyiraman sekitar 12650 L/acre/hari (rata-rata penguapan 7.53 mm). Sekitar 31235 L/ha/hari atau 3.1 L/m2/hari). 2) BUD SPROUTING a. Bud mulai sprout dalam waktu 8 hari (ownroot) atau 15 hari (grafted) setelah pruning (Note : waktu yang dibutuhkan untuk sprout dipengaruhi beberapa hal misalnya stress akibat panen sebelumnya, masa istirahat, kondisi tanah (pengairan, kelembaban, kadar garam) dll) b. Serangan kutu Flea umumnya terjadi pada periode ini akibat iklim yang panas. Semprot dengan Carbaryl @ 2g/l atau Imidacloprid @ 0.4 ml/l atau Lambda Cyalothrin @ 0.5 ml/l). (Note : bisa menggunakan produk Sevin 85SP, Demolish 18EC,atau Avidor 25WP). Contoh kutu Flea 3) TAHAPAN 5 DAUN (7 hari setelah sprout) a. Setelah sprout, tunas tumbuh sangat cepat dan bias tumbuh 5 daun dalam 7 hari. b. Semprot CCC @ 500 ppm untuk mengontrol vigour. c. Penjarangan tunas dilakukan dengan menyisakan 1 tunas per 1.5 – 2 Sq.ft yang merata di cordon (1 tunas per 1.7 – 2.2 m2). 4) TAHAPAN 9 DAUN (10-12 hari setelah sprout). a. Potes pucuk hingga menyisakan 7 mata tunas untuk menginisiasi sub cane. b. Pemupukan dengan DAP (18:46:0) @180 kg/acre (sekitar 444 kg/ha atau 44 gr/m2) c. Penyiraman sekitar 12650 L/acre/hari (rata-rata penguapan 7.53 mm). Sekitar 31235 L/ha/hari atau 3.1 L/m2/hari). Teknik SUB CANE adalah metode “Stop & Go” pengembangan tunas yang menjamin perkembangan fruitful bud/mata tunas buah dengan pengalihan sementara nutrisi ke mata tunas yang diinginkan. 5) PERTUMBUHAN SUB CANE (30-50 setelah sprout) a. Pada tahapan 7+5 daun SUB CANE, atau 12 daun straight cane, semprot dengan CCC @ 500-750 ppm untuk mengontrol pertumbuhan lebih lanjut. b. Pemupukan dengan Sulphate of Potash/Potasium sulphate/ZK @ 87 kg/acre (21.5 gr/m2) pada 30-35 hari setelah sprout dan MgSO4 8 kg/acre (sekitar 2 gr/m2) 8-10 hari setelah pemupukan ZK c. Pada tahapan ini, differensiasi terjadi pada bud untuk membentuk “inflorescence primordia”. d. Semprot 6-BA @ 10 ppm pada hari ke 40 dan 50 dan Uracil @ 50 ppm pada hari ke 45. e. Penyiraman 2650 liter/acre/hari (sekitar 6543 L/ha/hari atau 0.65 l/m2/hari) untuk lahan dengan penguapan rata-rata 4.72 mm. f. Pertumbuhan tunas dicontrol pada tahapan 7+5+3 daun atau 15 daun dengan memotes tunas apical (pucuk). Pertumbuhan tunas ditahan dengan potes pucuk dan semprot CCC @ 500 -1000 ppm sesuai dengan kondisi tunas dan cuaca.

    III. PENUAAN/PEMATANGAN CANE/CANE MATURITY

    1) FRUIT BUD DEVELOPMENT (51-80 hari setelah sprout) a. Setelah pembentukan “inflorescence primordia”, perkembangannya selanjutnya terjadi di dalam “dormant bud”. b. Pemupukan ZK @87 kg/acre 60 hari setelah sprout untuk perkembangan bunch dan MgSO4 12 kg/acre pada hari ke 80 (ZK @ 215 kg/ha dan MgSO4 @ 30 kg/ha atau ZK @ 22 gr/m2 dan MgSO4 @3 gr/m2). c. Penyiraman @ 1820 L/acre/day (@4493 L/ha/hari atau 0.45 L/m2/hari) untuk penguapan rata-rata 3.25 mm. Bila curah hujan melebihi 4-5 mm/hari, penyiraman tidak diperlukan. 2) PENYIMPANAN NUTRISI ANGGUR (81-110 hari setelah sprout) a. Tidak boleh ada tunas muda muncul dan jaga daun agar kondisinya sehat. b. Penyiraman @ 1380 L/acre/hari (@ 3407 L/ha/hari atau 0.34 L/m2/hari) selama tidak ada hujan. c. Sebagai bagian dari IPM (Integrated Pest Management) untuk kutu Mealy Bug (kutu putih), lakukan tindakan sbb selama periode ini:

    1. Singkirkan populasinya dengan menguas tanaman dengan Dichlorvos 2 ml/l + Neem oil 5 ml/l + Fish oil 2 ml/l.

    2. Buang kulit kayu dan pasang “gum banding” to menghindari semut dan rayap.

    3. Beri insektisida sekitar pohon dengan diameter 3” – 4” menggunakan Malathion atau Chlorpyriphos @25 kg/ha (2.5 gr/m2)

    4. Semprot dengan fungisida sulfur @ 2 gr/l air untuk mengontrol Powdery Mildew selama penuaan cane.

    5. Semprot dengan Carbendazim @ 1 gr/l air untuk mengontrol Anthracnose dan juga buang tunas-tunas baru.

    Note: Irigasi/penyiraman pada masing-masing tahapan tergantung kondisi tanah dan cuaca/iklim setempat. Note: – Pemupukan tergantung kondisi tanah setempat. – Terjemahan bebas dari “Some Tips On Cultural Practices After April Pruning” by ICAR National Research Centre For Grape – India (dan beberapa penjelasan tambahan) – Info tentang kandungan pestisida/fungisida yang beredar di Indonesia, bisa dilihat disini  Penterjemah: Dodik Novie Purwanto Link Posting via Group Facebook TMAGroup.
  • 11 Kunci Sukses Budidaya Anggur
    11 Kunci Sukses Budidaya Anggur
     
    1. Niat
    Ingat-ingat, tidak ada sebab akibat tanpa niat, maka tanamkanlah niat, dan luruskanlah :D
     
    2. Modal
    Niat menanam anggur sudah bulat tapi dompet kempes, BLT pun tak kunjung datang, hasilnya null.
     
    3. Bibit
    Tak ada bibit anggur ya beli atau ikut program LGT, pohon beringin mustahil berbuah anggur :D
     
    4. Praktek
    Teori tanpa praktek kadang membuat kepala botak :D bijaklah dalam penggunaan minyak rambut, :D
     
    5. lahan
    Gak mungkinlah panci dapur habis dan beralih fungsi, kecuali ricecooker kosong dan piring melayang :D
     
    6. Pengetahuan
    Jika berjalan malam biasakan bawa senter/obor, mungkin saja PLN gangguan.
     
    7. Yakin
    Make today amazing, tegap memandang hari esok yang lama biarlah berlalu.
     
    8. Berdo’a
    Penting! untuk melucuti kesombongan dalam diri
     
    9. Tawakkal
    tanam dan lupakan :D
     
    10. Memetik hasil
    hihi panen panen…
     
    11. Bersyukur
    Kontrol diri, kritik, intropeksi & beramal niscaya barokah dan anggurnya tambah subur.
    TAMAT.

Leave a Reply