Pengendalian Busuk Akar Pada Anggur

Pengendalian Busuk Akar Pada Anggur


Jangan heran ketika tanaman anggur kita tiba-tiba layu atau mati mendadak, kemungkinan terbesar yang terjadi adalah disebabkan busuk akar dimana hal tersebut disebabkan kedua faktor berikut:

1. Busuk akar bisa terjadi akibat infeksi patogen jamur seperti fusarium solani, Rhizoctonia solani dkk yang menyerang area perakara tanaman anggur kita. Indikasi awal ditandai dengan daun menguning-mengering-berguguran sampai ranting gosong yang mengakibatkan pertumbuhan terhambat dan menyebabkan kematian.

2. Busuk akar akibat kadar air tanah berlebih. Bukan rahasiah lagi bahwa disamping berkahnya musim penghujan tiba, adakalanya menjadi momok menyeramkan bagi kita selalu pecinta anggur, ya karna dampak dari air berlebih bisa mengancam keselamatan anggur kesayangan.

Gejala:

a. Tanaman anggur yang terkena busuk akar biasanya kerdil dan pertumbuhan stagnan karena terhambat.
b. Tanaman anggur kurang kokoh dan ketika tanaman dicabut akar melepuh busuk.
c. selain kedua point diatas juga dapat ditemukan benang (hifa) berwarna putih beraroma bau busuk.
d. Gejala dini bisa dilihat dari daun yang dihasilkan tidak normal atau kecil dibandingkan dengan tanaman sehat seusianya.

Pengendalian mekanis dan kimia:

1. Selalu memperhatikan dan memperbaikin drainese aliran air sehingga media tanam atau seputar tanaman anggur kita tidak tergenang.
2. Mengurangi penggunaan pupuk berunsur Nitrogen tinggi dan mulai aplikasi pupuk berkalium untum memperkokoh bagian perakaran.
3. Menaburkan kapur pertanian (dolomit) seputar tanaman.
4. Memperhatikan & menjaga supaya jangan sampai perakaran terkena luka atau goresan benda tajam.
5. Pemberian trichoderma dan PGPR dengan terget meminimalisir serangan patogen jahat.
6. Siapkan fungisida antracol/dithane dan sejenisnya kemudian dikocor pada bagian perakaran anggur.

Semoga Bermanfaat.

TMAGROUP

  • Cara Menanam Anggur (TMA)

    Step Pertama: Pembibitan

    Pengadaan benih terbaik direkomendasikan secara vegetatif yaitu perbanyakan stek/cutting dengan panjang standar sekitar 25 cm (3 ruas mata tunas), berwarna coklat matang, berdiameter 1 cm (pensil) yang diambil dari pohon induk berumur di atas satu tahun.

    Metode pembibitan dilakukan dengan cara mencelupkan bagian bawah stek kedalam zat perangsang tumbuh (Rooting Up) kemudian disemai dalam polybag hitam berukuran 30 yang diletakan didalam green house selama enam bulan dan bibit siap dipindahkan kelapangan.

    a. Persiapan metan
    – Tanah gembur/berpasir
    – Sekam bakar
    – NPK
    – Dolomit
    – Pupuk kandang terfrementasi
    – Polybag warna hitam
    – Perbandingan Tanah 2: Sekam1: Pukam1: npk 1 sendok teh: puradan 1 sendok teh (untuk setiap polybag)
    – Aduk semua media tanam dan sementara simpan selama minimal 1 minggu sebelum cutting ditancapkan.

    b. Lokasi penyimpanan.
    Setelah cutting ditanam sebaiknya ditempatkan ditempat yang terkena matahari tidak langsung/ terhalang plastik dengan tetap memperhatikan sirkulasi udarasupaya tunas yang sprout selalu sehat.
    Hindari penanaman cutting ditempat teduh atau bahkan tidak terjangkau sinar matahari karna akan mengundang jamur & tunas tidak sehat dan cepat layu.

    c. Penyiraman
    Penyiraman bisa dikondisikan dengan suhu setempat. Untuk anggur tidak mesti disiram setiap hari karna kalau terlalu becek akan berakibat akar busuk dan tunas layu, cukup masukan telunjuk kedalam polybag kalau masih terasa lembab tidak mesti disiram.
    Yang saya lakukan idealnya 3x1minggu dimusim hujan.

    Penyemprotan insektisida pembasmi hama juga harus diperhatikan sebelum terserang meskipun dalam ruangan semut/serangga pemakan daun selalu ada.

    d. Penambahan nutrisi
    Nutrisi daun bisa disemprotkan setelah cuting tumbuh daun beberapa helai. Bisa menggunakan POC atau apa saja yang terpenting ada asupan zat/unsur nutrisi yang dibutuhkan. Pemberian NPK bisa dilakukan 3 minggu 1x (1 sendok teh disetiap bagian pinggir polybag).
    Setelah umur bibit minimal 6 bulan bisa dipindahkan ketempat yang lebih besar atau ditanam ditanah langsung.

    Step Kedua: Grounding

    Setelah umur bibit cukup kuat antara 4-6 bulan, bibit siap dipindahkan ketanah.

    a. Masa pertumbuhan

    -> Biarkan pohon anggur tumbuh lurus keatas mengikuti tiang ajir untuk membentuk batang primernya, kemudian etelah tingginya 3 m atau diameter sebesar pensil harus segera dipotong diketinggian sama dengan tinggi tiang.
    -> Pemotongan bertujuan untuk membentuk cabang sekunder yang nantinya ketika sudah dipotong akan keluar dari bud/mata tunas batang utama.
    -> Ketika masa pertumbuhan diatas, cabang yang keluar dari ketiak daun akan selalu dibuang supaya pertumbuhanya cepat. Banyaknya cabang sekunder yang dipelihara idealnya tidak lebih dari 4 cabang atau minimal 2 cabang (cordon) Pengaturan cabang sekunder/kedua diarahkan kearah berbeda dan diikat rapi.
    -> Setelah cabang sekunder memiliki diameter pensil harus dipotong untuk merangsang pertumbuhan cabang ketiga/tersier.
    -> Perlakuan ketika memelihara sekunder sama dengan ketika pemeliharaan primer yaitu setiap cabang yang keluar dari ketiak selalu dibuang.
    -> Selanjutnya ketika sekunder sudah dipotong nanti akan keluar tersier dari setiap bud/mata tunas sekunder dan siap dipelihara.
    -> Setelah tersier berdiameter pensil harus dipotong untuk dilakukan ketahap pembuahan dengan perpaduan metode spur & cane.
    -> Jarak setiap cabang tersier tidak terlalu rapat sekitar 1 jengkal.

    b. Perawatan sebelum pangkas dan ketika pembuahan

    -> Pemberian kapur dolomit 2 sendok/pohon untuk stabilisasi ph tanah,
    -> pemberian pupuk SP 36 atau MKP 2 sendok/pohon dan KCL 1 sendok/pohon kemudian dilakukan pengairan.
    -> Stres Air ( selama 2 minggu total tidak dilakukan pengairan dan -+ 1 bulan setelahnya pengairan secara priodik 2 hari 1 x.
    -> Kemudian ketika pohon anggur ditandai dengan daun menguning, ranting berubah warna kecoklatan, pohon anggur sudah siap dipruning/pangkas.
    -> Setelah pemangkasan dilakukan, penyemprotan ZPT/Dormex kemudian tambahkan NPK dan MKP dosis 2 sendok/pohon merata seputar perakaran.
    -> Tunas-tunas baru setelah tumbuh pasca pemangkasan disemprot cairan pupuk kandungan unsur hara mikro
    -> Penyemprotan GA3 bagi yang melakukanya.

    c: Pasca panen
    -> Setelah masa panen segera tambahkan Sp36 dan NPK.
    -> Biarkan pohon induk melalui masa istirahat minimal 1-2 bulan sampai siap dilakukan pemangkasan kembali

    Step ketiga: Tips Pembuahan

    Ada dua teori penting yang perlu diperhatikan tentang pembuahan pohon anggur.

    -> Pembungaan / pembuahan tidak akan optimal kecuali dirangsang (diinduksi).
    -> Tidak terjadi pembungaan dikarenakan kondisi cuaca tidak sesuai dan adanya kandungan zat atau jaringan penghambat dalam pohon yang mesti Kita cegah.

    Dari kedua teori diatas bisa simpulkan bahwa untuk membuat pohon anggur keluar bunga ada beberapa tips yang perlu diperhatikan.

    -> Stres air ( tidak disiram selama beberapa waktu kalau terkendala hujan bisa direkayasa dengan penutupan bagian perakaran dengan mulsa perak dan memperbaiki drainese. Stres air sangat penting karna kondisi kering memacu pertumbuhan generatif jadi untuk mengoptimalkan induksi pembungaan, pertumbuham vegetatif harus ditekan semaksimal mungkin.
    -> Mengatur suhu udara, dalam hal ini bisa dilakukan dengan pemasangam green house.
    -> Stabilisasi Ph tanah supaya tetap diantara 6-7 (pemberian dolomit rutin)
    -> Pemberian nutrisi pupuk makro dan mikro (N,P,K,CA,BORON,ZINC,CU,FE dll.)
    -> Saya sendiri aplikasi pakai NPK, kalium Nitrat (kno3), gandasil D&B. Kcl atau mkp.
    -> Penyemprotan zpt. Hal yang mungkin dilakukan untuk merangsang pembungaan adalah dengan penyemprotan ZPT tujuanya untuk menurunkan enzim proteolitik dan meningkatkan protein yang menunjang terjadinya pembungaan. biasanya saya menggunakan pupuk hantu atau pilih apa saja yang ada ditoko.
    -> Aplikasi teknik girdling.

    Girdling adalah proses menguliti kulit pohon atau cabang yang akan diinduksi pembungaanya selebar 2.5mm tergantung diameter pohonya.
    Keberhasilan girdling dipengaruhi beberapa faktor diantaranya kodisi tanaman, waktu yang tepat saat diaplikasikan & prosedur atau tekniknya.
    Tingkat keberhasilan gridling yaitu pada saat kambium literal aktif dan ketika kulit mudah dikuliti. (sebelum kemarau tiba).

    Sehinga pemberesihan floem & xilem mudah dilakukan tanpa melukai bagian dalam batang.
    Ketika Xilem yang berfungsi untuk mengangkut bahan fotosintesis yang berupa mineral dan air dan floem yang berfungsi untuk mengangkut hasil dari fotosintesis berupa nutrsisi makanan dari daun menuju ke seluruh bagian tumbuhan dihambat dengan proses gridling, maka semua nutrisi akan terfokus dibagian atas pohon anggur karena pertumbuhan vegetatif dan akumulasi karbohidrat dibagian atas akan meningkat.
    Efeknya dapat merangsang dan mempercepat proses pembungaan.

    Disamping itu untuk mengoptimalkan berry size, tingkat brix dan color.
    Untuk memastikan proses pembersihanjaringan floem sempurna, bisa ditunggu sekitar 30 menit kalau masih tersisa segera dibersihkan.
    =================>
    Artikel ini hasil percobaan sendiri dan masih banyak kekurangan, lain waktu akan dishare kembali versi lainya.

    TMA GROUP
    Kang Yadi
    www.tma-group.net

  • Penanganan “Jamur Powdery Mildew/Embun Tepung ” pada tanaman anggur

    Embun Tepung (Powdery Mildew) adalah jamur fungus
    (Micrsphaera diffusa) yang sering sekali menyerang tanaman

    anggur. Jamur ini mudah menyebar dilokasi lembab dengan sirkulasi udara buruk terutama pada musim hujan.

    Awal infeksi tumbuh berbentuk bercak putih lalu keabu-abuan dan
    meluas kemudian daun mengering & berguguran, dampak terparah ketika menyerang diwaktu pembuahaan.

    Memang tidak begitu berbahaya namun jika tidak segera ditangani
    baik secara mekanik & kimia akan berdampak negatif terhadap
    pertumbuhan pohon terutama pada saat pembuahan karena akan menyebabkan pada bunga rontok. Buah yang terjangkit jamur ini permukaanya akan diselimuti bercak putih dan tidak akan matang sempurna.

    Dua hal yang harus dilakukan yaitu penanganan secara mekanik dengan cara membuang semua daun yang terinfeksi dan kemudian dibuang jauh dari area pohon atau dibakar.

    Jika pohon sudah terinfeksi berat terpaksa harus penanganan kimia disemprot rutin.1 minggu 1x, bisa aplikasi “Fungisida Amistartop, Dithane atau Antrol” Dosis 4 gram/mili per liter air.

    Lihat video lengkapnya di youtube -> disini

    TMaGroup.

  • Tips Membuahkan Pohon Angur Supaya Lebat

    Tips Pembuahan
    Ada dua teori penting yang perlu diperhatikan tentang pembuahan pohon anggur.

    • Pembungaan / pembuahan tidak akan optimal kecuali dirangsang (diinduksi).
    • Tidak terjadi pembungaan dikarenakan kondisi cuaca tidak sesuai dan adanya kandungan zat atau jaringan penghambat dalam pohon yang mesti Kita cegah.

     

    Dari kedua teori diatas bisa simpulkan bahwa untuk membuat pohon anggur keluar bunga ada beberapa tips yang perlu diperhatikan.

    1. Stres air ( tidak disiram selama beberapa waktu kalau terkendala hujan bisa direkayasa dengan penutupan bagian perakaran dengan mulsa perak dan memperbaiki drainese.  Stres air sangat penting karna kondisi kering memacu pertumbuhan generatif jadi untuk mengoptimalkan induksi pembungaan, pertumbuham vegetatif harus ditekan semaksimal mungkin.
    2. Mengatur suhu udara, dalam hal ini bisa dilakukan dengan pemasangam green house.
    3. Stabilisasi Ph tanah supaya tetap diantara 6-7 (pemberian dolomit rutin)
    4. Pemberian nutrisi pupuk makro dan mikro (N,P,K,CA,BORON,ZINC,CU,FE dll.)
      Saya sendiri aplikasi pakai NPK, kalium Nitrat (kno3), gandasil D&B. Kcl atau mkp.
    5. Penyemprotan zpt. Hal yang mungkin dilakukan untuk merangsang pembungaan adalah dengan penyemprotan ZPT tujuanya untuk menurunkan enzim proteolitik dan meningkatkan protein yang menunjang terjadinya pembungaan. biasanya saya menggunakan pupuk hantu atau pilih apa saja yang ada ditoko.
    6. Aplikasi teknik girdling.
      Girdling adalah proses menguliti kulit pohon atau cabang yang akan diinduksi pembungaanya selebar 2.5mm tergantung diameter pohonya.Keberhasilan girdling dipengaruhi beberapa faktor diantaranya kodisi tanaman, waktu yang tepat saat diaplikasikan & prosedur atau tekniknya.Tingkat keberhasilan gridling yaitu pada saat kambium literal aktif dan ketika kulit mudah dikuliti. (sebelum kemarau tiba). Sehinga pemberesihan floem & xilem mudah dilakukan tanpa melukai bagian dalam batang.Ketika Xilem yang berfungsi untuk mengangkut bahan fotosintesis yang berupa mineral dan air dan floem yang berfungsi untuk mengangkut hasil dari fotosintesis berupa nutrsisi makanan dari daun menuju ke seluruh bagian tumbuhan dihambat dengan proses gridling, maka semua nutrisi akan terfokus dibagian atas pohon anggur karena pertumbuhan vegetatif dan akumulasi karbohidrat dibagian atas akan meningkat. Efeknya dapat merangsang dan mempercepat proses pembungaan. Disamping itu untuk mengoptimalkan berry size, tingkat brix dan color.Untuk memastikan proses pembersihanjaringan floem sempurna, bisa ditunggu sekitar 30 menit kalau masih tersisa segera dibersihkan. Setelah proses selesai biasanya jaringan——–

    TMA-Group

  • Catatan & Spesifikasi Anggur Red Globe

    Jenis anggur Red Globe memang sudah sangat familiar dan tidak asing ditelinga kita, ketika musim panen anggur tiba, supermarket lokal sudah pasti dibanjiri jenis hasil import. Meski sudah banyak yang sudah merasakan buah anggur red globe, tapi untuk pemerhati/pecinta masih sangat sedikit yang tertarik menanamnya.

    Berikut sekilas informasi tentang red globe, semoga menjadi bahan pertimbangan bagi yang berniat menanamnya.

    – Nama Varietas: Red Globe
    – Country of origin: USA
    – Masa Pematangan buah: 110-120 HSP
    – Ujicoba Penanaman: 600-800 mdpl
    – Bentuk buah: Bulat/Globe
    – Rasa: Manis
    – Diameter Buah: Koin 500
    – Warna: Merah kalau sudah kematangan menjadi agak gelap.
    – Aroma: Biasa Normal
    – Daging Buah: Padat
    – Brix: minimum 15-17.5° brix.
    – Seedless/seeded: Berniji keras.
    – Resistance terhadap jamur/air: Sensitivity terhadap fungi dan powdery mildew, rawan busuk buah.
    – GA3 treatment: Yes, 40 ppm (pase 6-8 mm timing berry) tapi banyak referensi yang tidak merekomendasikanya.
    – Bud break pasca pruning: Early
    – Jenis Rootstock: no (ownroot)
    – Dormex pasca pruning: yes 2 hsp
    – Tingkat adaptasi: Cukup adaptasi dengan baik terutama untuk dataran rendah
    – Teknik pruning: kolaborasi cane + spur (2-10 bud )

    Keterangan diatas adalah hasil pengamatan & pengalaman , jadi pasti ada banyak ketidak sesuaian dengan deskripsi hasil penanaman dinegara lain (iklim subtropika) terutama untuk brix dan size berry. Namun dengan hasil sekarang meski hanya koleksi 2 induk karna 1 mati mendadak hasilnya lumayan memuaskan.

    Semua kembali kepada tratment & pemeliharaan.

    TMAGROUP

Leave a Reply