Peserta LGT-1 November

Berikut daftar peserta lomba LGT-1 yang masih bertahan sampai batas waktu penutupan bulan desember.

Total peserta tersisa 14 orang

[table id=4 /]

Klik untuk memperbesar gambar.

[su_custom_gallery source="media: 3407,3408,3409,3410,3411,3412,3413,3414,3415,3416,3417,3418,3419,3420" limit="24" link="lightbox" width="50" height="50" title="never"]

  • Lomba Grafting Anggur Korda

    LOMBA GRAFTING ANTAR KORDA (Hardwood Vs Hardwood)

    #SYARAT & KETENTUAN:
    ————————————->
    1. Durasi lomba 2 bulan terhitung dari awal september – awal november 2017
    2. Pendaftaran hanya diajukan oleh ketua korda.
    3. Stek calon rootstock berjumlah 8 cutting dan calon scion berjumlah 10-12 bud/mata tunas. Kedua varietas tersebut rahasiah hanya panitia yang tahu.
    4. Setiap stek calon rootstock hanya boleh disambung dengan 1 bud, untuk lebihnya yaitu 2 bud/mata tunas boleh buat cadangan.
    5. Teknik sambung dibebaskan sesuai keahlian masing-masing. Silahkan dimusyawarahkan melalui forum kordanya.
    6. Peralatan grafting dibebaskan, pisau, grafting tool, plastik es, wrap, parafilm dll.
    7. Setelah proses sambung selesai, wajib ditancap langsung dipolybag warna hitam dengan media tanam bebas.
    8. Wajib dokumentasi mulai stek diterima sampai perlombaaan selesai.
    9. Konstribusi wajib Rp.100.000/korda (untuk packing, ongkos kirim dan sisanya buat tambahan hadiah)
    10. Pengiriman bahan lomba hanya melalui alamat ketua korda atau jika dalam suatu korda terkendala dengan jarak tempuh, boleh dikirim langsung ke masing2 anggotanya yang ditunjuk untuk mewakili dengan syarat ongkir diluar biaya diatas dan dokumentasi tetap melalui ketuanya.

    #KRITERIA JUARA.
    —————————>
    1. Prioritas bagi yang ke-10 grafting hidup, jika tidak ada akan diambil terbanyak.
    2. Berdasarkan tinggi bibit (diphoto menggunakan meteran).
    3. Berdaun paling banyak/rimbun.

    #HADIAH.
    ======
    1. Uang tunai senilai Rp. 500.000
    2. Piala
    3. Sumbangan bibit dari donatur (jika ada)

    BATAS AKHIR PENDAFTARAN DAN PELUNASAN ADMINISTRASI SAMPAI TANGGAL 30 AGUSTUS.

    -> Dana bisa ditransfer ke rekening bendahara TMA
    a.n Yuli widi hastuti
    BRI No.6912-01-025971-53-8

    Informasi link korda melalui -> KLIK DISINI

    #KET:
    -> Jika dalam perlombaan melanggar point 4,7 & 8, maka akan dianggap gugur.

    -> Jika peserta yang daftar hanya sedikit, akan dialihkan ke perorangan.
    ——————
    TMA GROUP
    cc: Yuliastuti, Raspo, Ridwan Ijan Thea, Romi Ardiansyah, Aanwar, Hen Bobon, Ahmad Syafei, W Bayu G Murti, Hasan, Nooray Ali, Ecko Famika, Windy DeWe.

  • Catatan & Spesifikasi Tentang Anggur B-2

    Catatan Tentang Anggur B-2

    Ini dia varietas anggur yang wajib om/tant tambahkan ke etalase koleksi anggur yaitu  jenis B-2 yang  berhasil berbuah di 1700 mdpl, saya kira jika dilihat dari bentuk buah, warna dan daging siapapun akan tergodanya. Saya punya feeling  sepertinya tidak akan lama lagi bakal ada kiriman 1 dompol buat testy :D.

    Berikut deskripsi made in ukraina:

    – Country Of Origin: Ukraina
    – Variety Name: B-2
    – Parentage: Zaporozhye Gift” x “Viking
    – Ripening Period: 125-135 days
    – Bushes: very strong variety.
    – Pollination Requirements: Yes, Female Flower
    – Color of berry skin: Blue
    – Berry weight: 18×45 mm in length, up to 16 g.
    – Taste Berries: Harmonious taste with good sugar accumulation
    – seedless
    – Resistance to: mildew, oidium 3 points. Frost resistance -22C.

    Deskripsi made in INDONESIA

    by: Om Ale Suryadi
    – Nama Varietas: B-2
    – Masa Pematangan buah: 120 hsp
    – Ujicoba Penanaman: 1700 m dpl
    – Bentuk buah: oval lonjong.
    – Daging: crisp
    – Rasa : manis
    – Warna: blue kehitaman
    – Aroma: sedap
    – Kulit Buah: Tipis
    – Brix: Tidak sempat diuji (perkiraan 17 up)
    – Seedless : Tanpa biji
    – Resistance terhadap jamur: Baik terhadap mildew
    – GA3 treatment: No
    – Dormex pasca pruning: No
    – Tingkat adaptasi: baik
    – Teknik polinasi: Alami karna ditanam berbarengan dengan jenis lain.
    – Teknik pruning: –

    Semua varietas & spesifikasi yang dipublikasikan adalah hasil dokumentasi kawan-kawan sebagai bahan informasi untuk memudahkan pencarian bagi yang membutuhkan. Untuk optimalisasi dan pemantapan silahkan Om/Tante bisa mencoba menanamnya sendiri.

  • Catatan & Deskripsi Anggur Romeo

    Ternyata sosok “Romeo” bukan hanya berada dalam kisah cinta Juliet karya Wiliam Shakerspeare bahkan dalam kisah pengANGGURan juga ikut eksis.

    Hasil jelajah digroup anggur, ada postingan buah jenis romeo dari Om Tonnie Wong Juniarto. Buahnya cukup lebat dan membuat semangat kawan2. Warna buah menggiurkan dengan bentuk lonjong meski tanpa perlakuan ga3.

    Setelah scroll kebawah ternyata banyak juga yang posting buah anggur jenis romeo ini, tentunya ditanam didaerah berbeda dan dengan perlakuan bervariatif.

    Bisa disimpulkan bahwa jenis ini sudah adaptasi dan wajib dikoleksi. Ayo tunggu apa lagi segera hunting bibitnya dan hiasi pekarangan rumah Anda dengan anggur jenis ini.

    Berikut deskripsinya:

    Nama Varietas: Romeo
    Warna buah: merah
    Bentuk: Oval
    Rasa: manis
    Berat butiran: 9-10gram
    Berat tandan: 500-800gram
    Brix: 19-22%
    Pematangan: 120-130 hari
    Tingkat adptasi: sangat baik & vigor (rekomended)

    Lihat videonya di YOUTUBE

  • 3 cara memangkas anggur.

    Untuk menjadikan suatu varietas yang kita tanam supaya memberikan hasil produksi baik tidak semudah membalikan telapak tangan. Tahap pemeliharaan dan persentase adaptasi suatu jenis diwilayah tertentu akan sangat menentukan nasibnya. Jenis A ditanam didaerah A belum tentu sama dengan jenis A yang ditanam didaerah B. Maka dari itu perlu adanya uji coba menanam berbagai varietas dibeberapa daerah yang alhamdulillah sampai sekarang hal itu sudah terealisasi.

    Langkah selanjutnya yaitu bagaimana Kita mengumpulkan data dari hasil uji coba didaerahnya masing-masing dengan basis penanganan & pengaruh lingkungan adaptasi berbeda yang kemudian kita rangkum dan simpulkan sebagai bahan rekomendasi kepada kawan yang serius mengembangkanya tanpa harus menghabiskan energy dalam mencari referensi sistem pruning yang baik dan uji coba pemangkasan yang cocok untuk jenis yang ditanamnya.

    Basis Pruning types.

    1. High cultivars menggunakan Short spurs (2 buds)
    2. Medium cultivars Half-long/short canes (5-8 buds)
    3. Low cultivarsCanes menyisakan (10-14 buds)

    Sebab tidak semua cultivars hasil riset orang bule bisa kita ketahui lewat internet, jadi menurut saya kita harus lebih giat lagi mencoba dalam menentukan pemangkasan mana yang cocok untuk jenis yang kita tanam.

    Urgensitas mengetaahui Bud position and fruitfulness, saya kira tidak bisa kita diremehkan meski hal tersebut sangat sulit karna dipengaruhi intensitas cahaya, suhu setempat bahkan mungkin pemupukan.

    Jika pada kenyataanya kita sekarang hanya menggunakan pemangkasan bebas tanpa didasari niat menjadikan suatu varietas yang kita tanam benar2 menjadi andalan dengan spesifikasi dari hasil uji coba kita sendiri.

    Mulai saat ini, Saya berharap kawan-kawan yang sudah menanamnya dan berbuah untuk bisa sharing setidaknya sebagai acuan pertama untuk lebih baik kedepan. Menurut hemat saya untuk antisipasi mendapatkan potensi fruitful ada dibagian ujung ranting, sebaiknya kita mencoba dari cane-long-pruned, baru setelah karakternya kita pahami sedikit demi sedikit kita kurangi sampai pada batas kecocokan jenis tersebut.

    Data berikut adalah teknik pruning sebagian varietas yang direkomendasikan dinegara luar tapi bukan berarti akan cocok kita adopsi karna dengan berbagai alasan diatas.

    Untuk lebih memahami teknik pruning diatas lihat ilustrasi dilink berikut KLIK

    KLIK UNTUK FULL PICTURE

    TMA GROUP

Leave a Reply