Hama & Penyakit Tanaman Anggur

Sahabat TMA yang baik hati & tidak sombong :D. Semoga beneran.Amin

Dalam budidaya tanaman tidak terkecuali anggur, pasti Kita dihadapkan dengan berbagai kendala entah serangan hama atau infeksi penyakit yang kadang sulit mencari sulusinya. Liku perjuangan dari mulai menanam cutting/stek tidak sedikit menyita pikiran dan tenaga. Tapi tetap semangat dan berdoa meski hasilnya kadang keluar dari jalur yang diinginkan.

Edisi kali ini Kita akan sedikit mengenal beberapa penyakit dan hama yang menjadi musuh bubuyutan tanaman anggur.

Sebelumnya seperti biasa siapkan alat perang, eh tulis, kopi pahit, padud, terutama cemilan jangan terlewatkan :D.

Back to point…

  • HAMA

1. Phylloxera Vitifolia
Hama ini menyerang tanaman anggur di semua umur baik tanaman yang masih bibit maupun yang sudah tua, dan akibat yang ditimbulkannya adalah kering dan mati. Infeksi bagian tanaman yang diserang adalah daun dan akar tanaman secara langsung. Gejala umum yaitu daun terbentuk bisul-bisul kecil sedangkan akar tanamannya membengkak seperti kutil. Letak hama Phylloxera Vitifolia menetap di bawah kulit batang yang terkelupas dan dalam jaringan akar.

2. Kumbang Apogonia destructor
Berbentuk kumbang kecil dan warnanya hitam mengkilat. Bagian yang diserang adalah daun anggur saat waktu malam hari dan karakteristik kumbang Apogonia destructor adalah mudah tertarik oleh sinar lampu.

3. Wereng Daun
Akibat yang ditimbulkan dari serangan wereng ini adalah menyebabkan daun anggur berbintik putih, kemudian menjadi kuning coklat kemudian gugur.

4. Kutu Putih
Akibat yang terlihat dari serangan kutu putih ini adalah dapat menyebabkan pucuk/tunas menjadi kerdil.

5. Ulat Daun
Sesuai dengan namanya bagian yang diserang adalah bagian daun yang menjadikan daun anggur sebagai makanannya.

6. Rayap
Akibat yang terlihat jika serangan rayap datang saat menggerogoti akar tanaman yang masih muda sehingga membuat jadi layu yang akhirnya akhirnya mati.

Penanggulangan yaitu dengan menyemprotkan insektisida pada bagian yang terkena hama yang dilakukan secara rutin. Tanya tukang obat :D ‘ sesuai hama yang mau dibasmi.

  • PENYAKIT

A. (Die-back) adalah terjadinya kematian ranting atau cabang pada tanaman anggur dari bagian ujung atas kemudian meluas kebagian bawah akibat serangan patogen tanaman “Eutypa armeniacae” yang mengakibatkan terjadinya perubahan seperti pada bentuk cabang, ukuran, warna, tekstur dan kwalitas buah. Juga merupakan akibat kandungan air dalam tanah yang tinggi dan miskin unsur Cu (logam)

Gejala:

  • Terjadi perubahan bentuk dan warna cabang/ranting tidak normal disebabkan etioplas (kurangnya cahaya sinar matahari)mulanya ditandai dengan munculnya getah berwarna kuning mengkilap diujung cabang kemudian keropos, mengering.
  • Curl/keriting, menguning dan kerdil dibagian daun dari cabang yang terinfeksi.
  • Pertumbuhan cabang pembuahan tidak sempurna dan mengakibatkan bunga berguguran atau buah tidak matang dan kurang berkwalitas.

B. Lichen/lumut kerak sebagai dua organisme komposit yang terdiri dari alga biru/hijau dengan jamur jenis Ascomycotina atau Basidiomycotina yang bisa kita temukan pada kulit, cabang/ ranting pohon anggur,terutama sering terjadi dibeberapa lingkungan yang memiliki cuaca panas extrim,tidak terkecuali Indonesia kalau datang musim kemarau bisa mudah terinfeksi.

C. Downy Mildew (Jamur)
Gejalanya fisik yang kelihatan adalah daun kelihatan kuning, di bagian bawah terlihat ada tepung warna putih-kuning. Daun, bunga maupun tandan muda bisa mati bila terkena penyakit ini terutama saat musim penghujan atau kelembaban yang tinggi.

D. Powdery Mildew

Gejala fisik yang terlihat adalah pada permukaan daun terdapat bedak tipis putih kelabu. Bagian yang diserang pada tanaman anggur adalah bagian pucuk, bunga dan buah muda bahkan dapat merusak ranting sehingga jadi kerdil dan rusak.

E. Penyakit busuk hitam

Akibat yang ditimbulkan dari penyakit busuk hitam ini adalah buah anggur menjadi keriput, busuk dan gugur.

F. Phakospora Vitis
Ciri fisik yang terlihat adalah daun bagian bawah tertutup tepung berwarna orange (massa sporanya).

G. Peronospora

Bagian yang diserang adalah bagian daun anggur. Jika keadaan udara terlalu lembab, maka jamur ini menyerang daun anggur dan dapat dikenali karena spora berwarna kuning di bawah daun.

Penanggulangan penyakit secara mekanis dan kimia

  • Menata dan merapihkan ranting tanaman anggur dengan selalu diikat pada kawat rambatan.
  • Menjaga kelembaban sekitar tanaman anggur
  • Membuang ranting tidak produktif dan ranting terinfeksi yang kemudian membakarnya diluar area perkebunan.
  • Penyemprotan pestisida dengan bahan aktif tembaga oksiklorida, (28,5%) /100 liter air dengan jarak semprot 250cm dari tanaman.
  • Penyemprotan fungisida dengan bahan aktif tembaga hidroksida 250 g / 100 liter air.
  • Penyemprotan pestisida dengan bahan aktif Tembaga oksi sulfat (10%) atau belerang dengan kadar 125 g/100liter air.
  • Selalu menjaga kadar air tanah jangan sampai perakaran tanaman anggur tergenang air.
  • Menambahkan sedikit pupuk berunsur Cu (logam) bertujuan untuk pembentukan enzim-enzim dan pemulihan hijau daun (khlorofil)

Sumber artikel: Kumpulan hasil searcing Mbah Google.

TMA-Group

 

  • Panduan Menanam Anggur Dalam Pot (TMA).

    Panduan Menanam Anggur Dalam Pot (TMA).

    Siapa tidak tergiur dengan pemandangan tabulampot anggur yang sedang berbuah, semua orang pasti ingin memilikinya.
    Nah berikut tips cara membuat tabulampot anggur (versi TMA)
    sebelumnya baca mengenai cara membibitkan anggur.

    Persiapan:
    1. Siapkan bibit yang sudah melalui proses pembibitan.
    2. Siapkan pot minimal berdiameter 25 cm.
    3. Pasang 3 tiang penyangga berikut 2 lingkaran kawat atas dan tengah untuk rambatan.

    Pemeliharaan:
    1. Setelah bibit ditanam, pelihara 1 batang utama lalu rambatkan lurus mengikuti tiang samai batas ketinggian maksimal.
    2. Potong bagain ujung batang utama supaya pertumbuhanya terhenti sampai batas yang kita potong.
    3. Setelah keluar cabang kedua dari batang utama tersebut, rambatkan menelusuri kawat yang posisinya ditengah.
    4. Setelah cabang kedua panjang, wajib dipotong kembali seperti batang utama.
    5. Nah sekarang kita fokus dicabang ke 3 (tersier pembawa buah) yang akan dirambatkan dikawat paling atas sehingga hasilnya nanti buah bergelantung pas diposisi tengah.

    Pemupukan:
    1, Dari awal penanaman bisa mencampur media tanam dengan kohe kambing terfrementasi.
    2. Masa pertumbuhan cukup menambahkan NPK 16:16:16 atau 19:19:19
    3. Untuk melaju ketahap selanjutnya yaitu setelah cabang kedua (skunder) dipotong bisa tambahkan MKP atau KNO3 secara teratur.

    Tips Penempatan & Penyiraman:
    1. Tempatkan tabulampot diarea yang terkena matahari supaya sehat.
    2. Penyiraman dikondisikan sesuai media yang dipakai, cara termudah mendeteksi tanaman anggur memerlukan penyiraman adalah dengan mamasukan telunjuk kedalam media, jika terasa masih lembab jangan terburu-buru disiram.

    Selamat berkarya dan jangan lupa berdo’a.
    TMAGROUP.

  • Tips dan Cara Pembibitan Anggur

    Pengadaan benih terbaik direkomendasikan secara vegetatif yaitu perbanyakan stek/cutting dengan panjang standar sekitar 25 cm (3 ruas mata tunas), berwarna coklat matang, berdiameter 1 cm (pensil) yang diambil dari pohon induk berumur di atas satu

    tahun. Metode pembibitan dilakukan dengan cara mencelupkan bagian bawah stek kedalam zat perangsang tumbuh (Rooting Up) kemudian disemai dalam polybag hitam berukuran 30 yang diletakan didalam green house selama enam bulan dan bibit siap dipindahkan kelapangan.

    1. Persiapan metan:
       Tanah gembur/berpasir
       Sekam bakar
       NPK
       Dolomit
       Pupuk kandang terfrementasi
       Polybag warna hitam
       Perbandingan Tanah 2: Sekam1: Pukam1: npk 1 sendok teh: puradan 1 sendok teh (untuk setiap polybag)
    2. Aduk semua media tanam dan sementara simpan selama minimal 1 minggu sebelum cutting ditancapkan.
    3. Setelah cutting ditanam sebaiknya ditempatkan ditempat yang terkena matahari tidak langsung/ terhalang plastik dengan tetap memperhatikan sirkulasi udarasupaya tunas yang sprout selalu sehat. Hindari penanaman cutting ditempat teduh atau bahkan tidak terjangkau sinar matahari karna akan mengundang jamur & tunas tidak sehat dan cepat layu.
    4. Penyiraman bisa dikondisikan dengan suhu setempat. Untuk anggur tidak mesti disiram setiap hari karna kalau terlalu becek akan berakibat akar busuk dan tunas layu, cukup masukan telunjuk kedalam polybag kalau masih terasa lembab tidak mesti disiram. Yang saya lakukan idealnya 3x1minggu dimusim hujan.
    5. Penyemprotan insektisida pembasmi hama juga harus diperhatikan sebelum terserang meskipun dalam ruangan semut/serangga pemakan daun selalu ada.
    6. Nutrisi daun bisa disemprotkan setelah cuting tumbuh daun beberapa helai. Bisa menggunakan POC atau apa saja yang terpenting ada asupan zat/unsur nutrisi yang dibutuhkan.
    7. Pemberian NPK bisa dilakukan 3 minggu 1x (1 sendok teh disetiap bagian pinggir polybag).
    8. Setelah umur bibit minimal 6 bulan bisa dipindahkan ketempat yang lebih besar atau ditanam ditanah langsung.

    TMA

  • Catatan & Spesifikasi Anggur Prabu Bestari
    1. Jenis Anggur Prabu Bestari (Table Grape)

    Klik dibagian gambar untuk memperbesar.

    Varietas anggur Prabu Bestar/ Redprince dengan kode aksesi BS89 sudah sejak lama dibudidayakan dikebun display balijestro yang berlokasi di Kp, Banjarsari-Probolinggo-JATIM. Berikut hasil rangkuman dari berbagi sumber tentang spesifikasi jenis prabu bestari

    – Nama Varietas: Redprince / Prabu bestari
    – Kebun Display: Kp, Banjarsari-Probolinggo
    – Pendaftaran Varietas No. 29/PPVHP/2008
    – Kode aksesi: BS89
    – Masa Pematangan buah: 120-135 HSP
    – Penanaman: 300 mdpl
    – Bentuk buah: Bulat Telur
    – Rasa: Manis
    – Warna: Merah
    – Aroma: alami
    – Daya simpan buah anggur ini mencapai 7-14 hari pada suhu ruangan.
    – Brix: 18 – 20 brix
    – Seedless atau seeded: seeded
    – Rootstock: Isabela
    – Resistance terhadap hama dan ketahanan akar cukup kuat  (ownroot), namun jika kawan2 ingin memakai batang bawah bisa diperaktikan seperti contoh pohon yang ada digambar.
    – GA3 treatment: No
    – Dormex: No
    – Tingkat Adaptasi: Beradaptasi dengan baik disemua wilayah.
    – Training System: Para-para
    – Teknik Pruning: CANE 5-9 bud dengan potensi bud fruitful  berada diurutan mata tunas ke 5 up, bukan berarti urutan 5 kebawah tidak akan membawa cluster buah, namun lebih dominan diangka tersebut. Jadi jika menggunakan teknik cane pruning akan lebih optimal karna kemungkinanya tinggi.

    Demikian sekilas tentang anggur jenis prabu bestari, apakah om/tante tertarik untuk menanamnya..?

    TMAGROUP

  • Pengendalian Busuk Akar Pada Anggur

    Pengendalian Busuk Akar Pada Anggur


    Jangan heran ketika tanaman anggur kita tiba-tiba layu atau mati mendadak, kemungkinan terbesar yang terjadi adalah disebabkan busuk akar dimana hal tersebut disebabkan kedua faktor berikut:

    1. Busuk akar bisa terjadi akibat infeksi patogen jamur seperti fusarium solani, Rhizoctonia solani dkk yang menyerang area perakara tanaman anggur kita. Indikasi awal ditandai dengan daun menguning-mengering-berguguran sampai ranting gosong yang mengakibatkan pertumbuhan terhambat dan menyebabkan kematian.

    2. Busuk akar akibat kadar air tanah berlebih. Bukan rahasiah lagi bahwa disamping berkahnya musim penghujan tiba, adakalanya menjadi momok menyeramkan bagi kita selalu pecinta anggur, ya karna dampak dari air berlebih bisa mengancam keselamatan anggur kesayangan.

    Gejala:

    a. Tanaman anggur yang terkena busuk akar biasanya kerdil dan pertumbuhan stagnan karena terhambat.
    b. Tanaman anggur kurang kokoh dan ketika tanaman dicabut akar melepuh busuk.
    c. selain kedua point diatas juga dapat ditemukan benang (hifa) berwarna putih beraroma bau busuk.
    d. Gejala dini bisa dilihat dari daun yang dihasilkan tidak normal atau kecil dibandingkan dengan tanaman sehat seusianya.

    Pengendalian mekanis dan kimia:

    1. Selalu memperhatikan dan memperbaikin drainese aliran air sehingga media tanam atau seputar tanaman anggur kita tidak tergenang.
    2. Mengurangi penggunaan pupuk berunsur Nitrogen tinggi dan mulai aplikasi pupuk berkalium untum memperkokoh bagian perakaran.
    3. Menaburkan kapur pertanian (dolomit) seputar tanaman.
    4. Memperhatikan & menjaga supaya jangan sampai perakaran terkena luka atau goresan benda tajam.
    5. Pemberian trichoderma dan PGPR dengan terget meminimalisir serangan patogen jahat.
    6. Siapkan fungisida antracol/dithane dan sejenisnya kemudian dikocor pada bagian perakaran anggur.

    Semoga Bermanfaat.

    TMAGROUP

One thought on “Hama & Penyakit Tanaman Anggur

Leave a Reply