Tips & Teknik Grafting Anggur

Dalam dunia sambung menyambung ada istilah scions ( entres atau batang atas yang dipakai buat sambungan) dan stock atau rootstock ( batang bawah buat nempelin entres).

Tujuan dilakukanya okulasi adalah:

1. Memperoleh bibit atau pohon anggur hasil sambungan yang Kita harapkan lebih baik sesuai label varietasnya.
2. Menjadikan pohon anggur yang lebih vigor dan cepat berproduksi.
3. Membuat pohon anggur lebih kokoh dan tahan terhadap serangan hama sesuai dengan spesifikasi dan ketahanan rootstock yang digunakan.
4. Memperbaiki jenis tanaman yang telah tumbuh dengan jenis yang diharapkan.
5. Menghasilkan pohon anggur dengan berbagai macam jenis varietas bermacam-macam.

Sebanarnya kalau melihat referensi, batang bawah yang biasa dijadikan rootstock hanya dari varietas tertentu yang spesifikasinya sudah memenuhi standar untuk dijadikan batang bawah dan dari vitis rupertis X riparia atau berlandieri X riparia seperti jenis SO4, Richter, 5BB, 5C, Freedom, Paulsen dll, yang mana sudah diuji karakternya terhadap serangan nematoda, phylloxera dan beradaptasi tinggi terhadap lingkungan setempat.

Akan tetepi karna jenis diatas sangat sulit didapatkan bahkan mungkin saja belum ada yang punya atau masih disembunyikan :D, maka kita berbondong-bondong mencari solusi penggantinya dan ditemukanlah jenis bandel, kecut, tahan banting, tidak manja, termasuk miss primadona dan rajin berbuah adalah Isabella dari vitis labrusca yang menurut jumhur peng-anggur-an cukup baik digunakan. Ngikut ae lah, heuheuh.

Back to grafting

Pada praktek sambung batang anggur ini bisa dilakukan dengan berbagai metode dan variasi. Edisi kali ini akan diambil 2 teknik yang lazim dan tidak begitu sulit dilakukan ” menurut saya” :D

Sebelumnya persiapkan terlebih dahulu entres dan rootstocknya, untuk entres bisa diambil dari batang muda atau tua tidak masalah dan untuk stock bisa yang sudah berakar (Rootstock), masih cutting/stek atau sudah berupa pohon, yang terpenting usahakan keduanya berdiameter sama atau mendekati.

Kodenya seperti ini: —>
Entres batang muda VS Rootstock (Bareroot)
Entres batang muda VS Pohon (ditempel)
Entres batang muda VS Cutting Hijau ( Don’t try bisa lembek :D)
Entres batang tua VS Rootstock
Entres batang tua VS pohon (ditempel)
Entres batang tua VS Cutting Tua

kedua yang harus dipersiapkan adalah pisau tajam/silet/cutter/ golok boleh :D dan tape grafting atau tali plastik buat mengikat. Semua harus bersih dan steril untuk menghindari infeksi bakteri.

Praktek—>

1. Model Cleft Graft / V graft
– Bagian Scions/entres dipotong miring kiri kanan membentuk hurup V
– Bagian stock dibelah tengah
– Tempel dan ikat kencang dengan tape grape
– Done.


2. Model Whip Graft
– Bagian sction dipotong miring satu arah
– Bagian stock dipotong miring satu arah
– Tempel dan ikat kencang jangan sampai air masuk atau angin :D
– Done.


TMA Group

  • Cara Menanam Anggur (TMA)

    Step Pertama: Pembibitan

    Pengadaan benih terbaik direkomendasikan secara vegetatif yaitu perbanyakan stek/cutting dengan panjang standar sekitar 25 cm (3 ruas mata tunas), berwarna coklat matang, berdiameter 1 cm (pensil) yang diambil dari pohon induk berumur di atas satu tahun.

    Metode pembibitan dilakukan dengan cara mencelupkan bagian bawah stek kedalam zat perangsang tumbuh (Rooting Up) kemudian disemai dalam polybag hitam berukuran 30 yang diletakan didalam green house selama enam bulan dan bibit siap dipindahkan kelapangan.

    a. Persiapan metan
    – Tanah gembur/berpasir
    – Sekam bakar
    – NPK
    – Dolomit
    – Pupuk kandang terfrementasi
    – Polybag warna hitam
    – Perbandingan Tanah 2: Sekam1: Pukam1: npk 1 sendok teh: puradan 1 sendok teh (untuk setiap polybag)
    – Aduk semua media tanam dan sementara simpan selama minimal 1 minggu sebelum cutting ditancapkan.

    b. Lokasi penyimpanan.
    Setelah cutting ditanam sebaiknya ditempatkan ditempat yang terkena matahari tidak langsung/ terhalang plastik dengan tetap memperhatikan sirkulasi udarasupaya tunas yang sprout selalu sehat.
    Hindari penanaman cutting ditempat teduh atau bahkan tidak terjangkau sinar matahari karna akan mengundang jamur & tunas tidak sehat dan cepat layu.

    c. Penyiraman
    Penyiraman bisa dikondisikan dengan suhu setempat. Untuk anggur tidak mesti disiram setiap hari karna kalau terlalu becek akan berakibat akar busuk dan tunas layu, cukup masukan telunjuk kedalam polybag kalau masih terasa lembab tidak mesti disiram.
    Yang saya lakukan idealnya 3x1minggu dimusim hujan.

    Penyemprotan insektisida pembasmi hama juga harus diperhatikan sebelum terserang meskipun dalam ruangan semut/serangga pemakan daun selalu ada.

    d. Penambahan nutrisi
    Nutrisi daun bisa disemprotkan setelah cuting tumbuh daun beberapa helai. Bisa menggunakan POC atau apa saja yang terpenting ada asupan zat/unsur nutrisi yang dibutuhkan. Pemberian NPK bisa dilakukan 3 minggu 1x (1 sendok teh disetiap bagian pinggir polybag).
    Setelah umur bibit minimal 6 bulan bisa dipindahkan ketempat yang lebih besar atau ditanam ditanah langsung.

    Step Kedua: Grounding

    Setelah umur bibit cukup kuat antara 4-6 bulan, bibit siap dipindahkan ketanah.

    a. Masa pertumbuhan

    -> Biarkan pohon anggur tumbuh lurus keatas mengikuti tiang ajir untuk membentuk batang primernya, kemudian etelah tingginya 3 m atau diameter sebesar pensil harus segera dipotong diketinggian sama dengan tinggi tiang.
    -> Pemotongan bertujuan untuk membentuk cabang sekunder yang nantinya ketika sudah dipotong akan keluar dari bud/mata tunas batang utama.
    -> Ketika masa pertumbuhan diatas, cabang yang keluar dari ketiak daun akan selalu dibuang supaya pertumbuhanya cepat. Banyaknya cabang sekunder yang dipelihara idealnya tidak lebih dari 4 cabang atau minimal 2 cabang (cordon) Pengaturan cabang sekunder/kedua diarahkan kearah berbeda dan diikat rapi.
    -> Setelah cabang sekunder memiliki diameter pensil harus dipotong untuk merangsang pertumbuhan cabang ketiga/tersier.
    -> Perlakuan ketika memelihara sekunder sama dengan ketika pemeliharaan primer yaitu setiap cabang yang keluar dari ketiak selalu dibuang.
    -> Selanjutnya ketika sekunder sudah dipotong nanti akan keluar tersier dari setiap bud/mata tunas sekunder dan siap dipelihara.
    -> Setelah tersier berdiameter pensil harus dipotong untuk dilakukan ketahap pembuahan dengan perpaduan metode spur & cane.
    -> Jarak setiap cabang tersier tidak terlalu rapat sekitar 1 jengkal.

    b. Perawatan sebelum pangkas dan ketika pembuahan

    -> Pemberian kapur dolomit 2 sendok/pohon untuk stabilisasi ph tanah,
    -> pemberian pupuk SP 36 atau MKP 2 sendok/pohon dan KCL 1 sendok/pohon kemudian dilakukan pengairan.
    -> Stres Air ( selama 2 minggu total tidak dilakukan pengairan dan -+ 1 bulan setelahnya pengairan secara priodik 2 hari 1 x.
    -> Kemudian ketika pohon anggur ditandai dengan daun menguning, ranting berubah warna kecoklatan, pohon anggur sudah siap dipruning/pangkas.
    -> Setelah pemangkasan dilakukan, penyemprotan ZPT/Dormex kemudian tambahkan NPK dan MKP dosis 2 sendok/pohon merata seputar perakaran.
    -> Tunas-tunas baru setelah tumbuh pasca pemangkasan disemprot cairan pupuk kandungan unsur hara mikro
    -> Penyemprotan GA3 bagi yang melakukanya.

    c: Pasca panen
    -> Setelah masa panen segera tambahkan Sp36 dan NPK.
    -> Biarkan pohon induk melalui masa istirahat minimal 1-2 bulan sampai siap dilakukan pemangkasan kembali

    Step ketiga: Tips Pembuahan

    Ada dua teori penting yang perlu diperhatikan tentang pembuahan pohon anggur.

    -> Pembungaan / pembuahan tidak akan optimal kecuali dirangsang (diinduksi).
    -> Tidak terjadi pembungaan dikarenakan kondisi cuaca tidak sesuai dan adanya kandungan zat atau jaringan penghambat dalam pohon yang mesti Kita cegah.

    Dari kedua teori diatas bisa simpulkan bahwa untuk membuat pohon anggur keluar bunga ada beberapa tips yang perlu diperhatikan.

    -> Stres air ( tidak disiram selama beberapa waktu kalau terkendala hujan bisa direkayasa dengan penutupan bagian perakaran dengan mulsa perak dan memperbaiki drainese. Stres air sangat penting karna kondisi kering memacu pertumbuhan generatif jadi untuk mengoptimalkan induksi pembungaan, pertumbuham vegetatif harus ditekan semaksimal mungkin.
    -> Mengatur suhu udara, dalam hal ini bisa dilakukan dengan pemasangam green house.
    -> Stabilisasi Ph tanah supaya tetap diantara 6-7 (pemberian dolomit rutin)
    -> Pemberian nutrisi pupuk makro dan mikro (N,P,K,CA,BORON,ZINC,CU,FE dll.)
    -> Saya sendiri aplikasi pakai NPK, kalium Nitrat (kno3), gandasil D&B. Kcl atau mkp.
    -> Penyemprotan zpt. Hal yang mungkin dilakukan untuk merangsang pembungaan adalah dengan penyemprotan ZPT tujuanya untuk menurunkan enzim proteolitik dan meningkatkan protein yang menunjang terjadinya pembungaan. biasanya saya menggunakan pupuk hantu atau pilih apa saja yang ada ditoko.
    -> Aplikasi teknik girdling.

    Girdling adalah proses menguliti kulit pohon atau cabang yang akan diinduksi pembungaanya selebar 2.5mm tergantung diameter pohonya.
    Keberhasilan girdling dipengaruhi beberapa faktor diantaranya kodisi tanaman, waktu yang tepat saat diaplikasikan & prosedur atau tekniknya.
    Tingkat keberhasilan gridling yaitu pada saat kambium literal aktif dan ketika kulit mudah dikuliti. (sebelum kemarau tiba).

    Sehinga pemberesihan floem & xilem mudah dilakukan tanpa melukai bagian dalam batang.
    Ketika Xilem yang berfungsi untuk mengangkut bahan fotosintesis yang berupa mineral dan air dan floem yang berfungsi untuk mengangkut hasil dari fotosintesis berupa nutrsisi makanan dari daun menuju ke seluruh bagian tumbuhan dihambat dengan proses gridling, maka semua nutrisi akan terfokus dibagian atas pohon anggur karena pertumbuhan vegetatif dan akumulasi karbohidrat dibagian atas akan meningkat.
    Efeknya dapat merangsang dan mempercepat proses pembungaan.

    Disamping itu untuk mengoptimalkan berry size, tingkat brix dan color.
    Untuk memastikan proses pembersihanjaringan floem sempurna, bisa ditunggu sekitar 30 menit kalau masih tersisa segera dibersihkan.
    =================>
    Artikel ini hasil percobaan sendiri dan masih banyak kekurangan, lain waktu akan dishare kembali versi lainya.

    TMA GROUP
    Kang Yadi
    www.tma-group.net

  • 3 Penyebab Gagal Menanam Anggur

    1. Pesimistis
    Tidak sedikit kawan-kawan yang baru mengenal tanaman anggur merasa putus asa dan hilang semangat ketika pohon anggur kesayanganya tidak sesuai harapan. Proses dari menumbuhkan stek sampai pohon dewasa tidak semudah membalikan telapak tangan, bahkan mulai memelihara dari yang sudah hidup juga pasti banyak kendala.

    Kita semua mungkin berpotensi dihadapkan rasa pesimistis dan tidak lagi memiliki semangat menanam anggur. Ya, itu manusiawi dan wajar. Untuk selalu konsisten dan mempunyai jiwa pengANGGURan sejati, ada beberapa tips yang akan membantu motivasi ketika semangat mulai kendor.

    1.) Silaturahmi antar pengANGGURan. Tips ini sangat jitu dan bermanfaat karna mengandung nilai positif dan bisa merangsang kembal semangat menanam.
    interaksi dan saling memotivasi secara langsung akan lebih baik untuk menumbuhkan kembali gairah yang sempat hilang.

    2.) Aktif diberbagai group tanaman anggur. Ini penting karena disamping saling berbagi tips dan wadah berdiskusi, group juga sebagai sarana informasi.

    2. Tidak ada kemauan
    ‘Where there is a will there is a way’. Kenapa kita menanam anggur? karna kita ingin semua orang tahu bahwa anggur bisa berbuah, karna kita suka buah anggur,
    karna untuk peneduh pekarangan, karna kita suka koleksi anggur, atau mungkin karna kita mau membuka agrowisata anggur.

    “well, semua orang pasti punya alasan masing-masing. Intinya ada kemauan yang terus dipupuk apapun tujuanya.

    3. Minim Informasi
    Kurangnya informasi dan pengetahuan mengenai jenis anggur yang kita tanam, terutama bagi yang baru mulai terjun dan mengenal anggur bisa berpotensi menjadikan seseorang pensiun dini.

    Bagaimana tidak, sudah menanam bertahun-tahun ternyata rasa buahnya kecut tidak enak dikonsumsi. Pada akhirnya ditebang dan tidak mau lagi menanam karna trauma. Apalagi ketika awal membeli bibit tersebut diimingi dengan rasa buah manis, genjah dan memiliki warna nan elok.

    Untuk itu sangatlah perlu untuk menggali informasi dan menambah wawasan terkait jenis anggur yang kita tanam sebelum menyesal dikemudian.

    Grape For All

    TMAGROUP

  • Catatan & Spesifikasi Anggur Jupiter

    Catatan Tentang Anggur Jupiter

    Varietas anggur Jupiter seedless (tanpa biji)pertama kali dikembangkan dan dipatenkan oleh University of Arkansas pada tahun 1998. Jenis ini sangat direkomendasikan karna bisa produktif dan beradaptasi dengan baik diberbagai darah dengan suhu berbeda, hasil produksi/H berpotensi mencapai 13 ton, pencapaian diangka tersebut cukup baik untuk mendorong pelaku usaha perkebunan anggur komersial dalam pengembanganya.

    Berikut deskripsinya:

    Grape Color: Blue, Black
    Primary Use: Table
    The variety can attain: 21 Brix
    Berry weight : 4 to 5 g in Arkansas
    Resistance to : fungal diseases
    Wine Color: Not Applicable
    Variety Origin: University of Arkansas
    Parents: Arkansas 1258 x Arkansas 1762
    Pseudonym (Tested As): ARK 1985
    Year Released: 1998
    Harvest Season: Early Season
    USDA Hardiness Zone: 5
    Sulfur Sensitivity: Not susceptible
    Vine Vigor: Medium Vigor
    Growth Habit: Trailing
    Suggested Distance Between Vines: 6 ft – 8 ft
    Vine Training System: Modified Munson
    Bud Break: Mid-Season with Concord

    Percobaan penanaman dinegri kita, ternyata jenis ini tidak begitu jauh dengan deskripsi aslinya, sangat mudah beradaptasi, tahan jamur dan tidak terlalu sulit dibuahkan. Untuk pengembangan dan pemantapan, silahkan Om/Tante bisa mencoba menanamnya sendiri.

    By Tant Ina Ramdhani
    Nama Varietas: Jupiter Seedless
    – Country of origin: USA
    – Masa Pematangan buah: 100-110 HSP
    – Ujicoba Penanaman mdpl: 20mdpl
    – Bentuk buah: Oval
    – Rasa: Harmonis (harum manis)
    – Warna: Merah tua to blue and black
    – Aroma: Kuat
    – Brix: –
    – Seedless atau seeded: seeded
    – Resistance: Sangat Baik terhadap jamur
    – GA3 treatment: tidak pakai
    – Tingkat adaptasi: Sangat Baik
    – Perlakuan Teknik pruning: 4-9 bud
    – Pengamatan Potensi bud fruitful : 7 up
    – Lain-lain: foto buah 85 hsp, tanam 1-2-2017 ‘belum matang 100% jadi diphoto masih kelihatan berwarna merah’

    Seperti biasa bahwa semua varietas & spesifikasi yang dipublikasikan adalah hasil dokumentasi kawan-kawan sebagai bahan informasi untuk memudahkan pencarian bagi yang membutuhkan

  • Catatan & Spesifikasi Anggur Beauty

    Catatan Anggur Jenis Beauty

    Klik bagian gambar untuk zoom
    Kabar baik bagi pecinta anggur bahwa daftar jenis anggur yang berhasil dibuahkan sudah bertambah banyak, Meskipun masih hanya sebatas koleksi dan belum dibudidayakan secara masal, namun cukup menjadikan informasi awal bagi yang serius mengadopsinya.

    Berikut spesifikasi jenis anggur beauty yang wajib Om/Tante miliki:

    By: Ale Suryadi Saleh

    – Nama Varietas: Beauty
    – Country of origin: Rusia/Ukraina
    – Masa Pematangan buah: 100-110 HSP
    – Ujicoba Penanaman: 1500-1700 mdpl
    – Bentuk buah: oval
    – Rasa: Manis
    – Diameter Buah: Ukuran koin 500/±3 cm
    – Warna: Merah Marun / Merah Gradasi Ungu
    – Aroma: dominan ( sangat terasa )
    – Daging Buah: Crunchy
    – Berat Tandan: Rata-rata 387gram
    – Berat Butiran: Rata-rata 7 gram.
    – Brix: 17-20
    – Seedless/seeded: Seeded(berbiji), 1-4 biji untuk ukuran besar dan seedless untuk buah ukuran kecil
    – Resistance: Sangat baik dengan menggunakan ownroot (tanpa grafting) & Cukup tahan terhadap serangan jamur.
    – GA3 treatment: No
    – Dormex pasca pruning: No
    – Tingkat adaptasi: Mudah beradaptasi ditanam diberbagai daerah.
    – Teknik pruning: spur (2-4 bud )Potensi pembuahan keluar dari tunas 2-4, namun jika berniat mencoba dengan teknik cane (diatas 6 bud/tersier) bisa dicoba untuk melihat hasilnya.

    Note : Recomended untuk ditanam dan dibudidayakan skala kebun.

    Hasil data ini sewaktu-waktu bisa berubah berdasarkan hasil percobaan disetiap daerah dengan suhu berbeda. Namun setidaknya jenis ini sudah beradaptasi dengan baik untuk daerah dengan ketinggian 1700 mdpl, jadi bisa disimpulkan ketika ditanam didataran rendah kurang dari 300 mdpl dengan suhu panas hasilnya akan semakin optimal.

    TMAGROUP

11 thoughts on “Tips & Teknik Grafting Anggur

Leave a Reply